Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Pendidikan: Survei Kondisi Fisik dn Keterampilan Gerak Dasar Sepak Bola Bagi Anak Usia Remaja

Judul Skripsi : Survei Kondisi Fisik dan Keterampilan Gerak Dasar Sepak Bola Bagi Anak Usia Remaja pada Klub Sepak Bola Persera di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang

 

A. Latar Belakang

Di sisi lain klub-klub atau sekolah-sekolah sepak bola masih banyak mengalami kendala terutama pendanaan dan sarana prasarana, sehingga jalannya pembinaan terhadap anak-anak usia dini sering kali berhenti, hal ini sangat disayangkan. Akibatnya klub-klub atau sekolah sepak bola yang ada kurang berjalan dengan baik, bahkan ada sebagian yang menghentikan kegiatannya.

Berdasarkan pengamatan baik dalam kompetisi maupun non kompetisi Klub PERSERA Randudongkal dari segi taktik yang terdiri dari cara bertahan, menyerang dan cara mengkoordinir antar teman di dalam permainan sudah cukup baik. Hal itu bisa dilihat di dalam setiap pertandingan-pertandingan yang telah dilakukan oleh anak-anak Klub PERSERA Randudongkal. Dengan kondisi fisik yang baik seorang pemain dalam suatu pertandingan dapat menerapkan teknik, taktik, strategi dan cara bermain sepak bola yang baik dan mampu bermain selama 2 x 45 menit. Didalam sepak bola adanya keterkaitan antara satu komponen dengan komponen yang lain sangatlah penting artinya bahwa untuk dapat bermain sepak bola dengan baik, seseorang harus dapat menguasai faktor fisik dan keterampilan dasar bermain sepak bola dan inilah yang kurang dimiliki oleh para pemain Klub PERSERA Randudongkal. Berdasarkan pengamatan dalam setiap pertandingan para pemain Klub PERSERA Randudongkal bermain cukup bagus di menit-menit awal baik dari segi teknik dan taktik yang dimiliki para pemain. Tetapi itu semua tidak didukung oleh kondisi fisik para pemainnya sehingga di menit-menit terakhir kondisi fisik para pemain banyak yang menurun dan keadaan seperti inilah yang biasanya dimanfaatkan oleh pemain lawan untuk mencetak gol.

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimanakah kondisi fisik dan keterampilan gerak dasar bermain sepak bola anak-anak remaja Klub PERSERA di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang?

 

C. Landasan Teori

Hakekat Permainan Sepak Bola

Sepak bola adalah permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu, masing-masing regu terdiri dari sebelas orang pemain termasuk penjaga gawang. Sepak bola terdiri dari 11 orang pemain (Suharsono, 1982 : 79). Hampir seluruh permainan dimainkan dengan keterampilan kaki, badan dan kepala untuk memainkan bola. Namun demikian agar dapat bermain sepak bola yang baik perlu bimbingan dan tuntunan tentang teknik dasar dan keterampilan bermain sepak bola.

 

Latihan Kondisi Fisik

Dalam latihan kondisi fisik, dapat dibedakan menjadi dua macam program latihan. Pertama, program latihan peningkatan kondisi fisik baik perkomponen maupun secara keseluruhan. Hal ini dilaksanakan bila berdasarkan tes awal pemain yang bersangkutan belum berada dalam status kondisi fisik yang diperlukan untuk pertandingan-pertandingan yang dilakukannya. Kedua, program latihan mempertahankan kondisi fisik, yaitu program latihan yang disusun sedemikian rupa sehingga dengan program tersebut diharapkan akan berada dalam status kondisi puncak sesuai dengan kondisi fisik yang dibutuhkan untuk cabang olahraga yang bersangkutan dalam suatu turnamen atau pertandingan tertentu (M. Sajoto, 1995:29).

Menendang (kicking)

Menendang bola (kicking) merupakan suatu usaha untuk memindahkan bola dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kaki atau bagian kaki. Menendang bola dapat dilakukan dengan keadaan bola diam, menggelinding, maupun melayang di udara (A. Sarumpaet dkk, 1992:20).

 

D. Metode Penelitian

Populasi yang diambil adalah anak-anak usia remaja pada Klub PERSERA Randudongkal Kabupaten Pemalang yang berjumlah 27 orang. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu semua populasi anak-anak usia remaja pada Klub PERSERA Randudongkal Kabupaten Pemalang yang berjumlah 27 orang.

Dalam penelitian yang menjadi variabel adalah kondisi fisik dan keterampilan gerak dasar bermain sepak bola. Untuk memperoleh data yang sesuai maka dalam penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik tes. Untuk kondisi fisik macam-macam tes yang digunakan adalah: lari cepat (sprint) 50 meter, angkat tubuh (pull up) 60 detik, sit-up 60 detik, loncat tegak (vertikal jumping), dan lari jarak 1000 meter. Sedangkan untuk keterampilan gerak dasar bermain sepak bola, macam-macam tes yang digunakan adalah: tes sepak dan tahan bola (passing dan stoping), tes memainkan bola dengan kepala (heading), tes menggiring bola (dribbling), dan tes menembak/menendang bola ke sasaran (shooting).

 

E. Kesimpulan Skripsi

Setelah dilakukan analisis data penelitian mengenai kondisi fisik dan keterampilan gerak dasar sepak bola pada pemain di Klub Sepak Bola PERSERA di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang maka dapat diambil beberapa kesimpulan bahwa kondisi fisik secara keseluruhan pemain di Klub Sepak Bola PERSERA di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang 63% termasuk dalam kategori sedang, 18,5% termasuk dalam kategori kurang dan sisanya 18,5% termasuk dalam kategori baik. Untuk tes keterampilan gerak dasar sepak bola diketahui bahwa 92,6% termasuk dalam kategori sedang, dan sisanya 7,4% termasuk dalam kategori baik.

 

Contoh Skripsi Pendidikan

  1. Sumbangan Kekuatan Genggaman, Power Lengan, Dan Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Ketepatan Servis
  2. Sumbangan Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Lengan Terhadap Jauhnya Lemparan Atas Dalam Permainan Softball Pada Unit Kegiatan Mahasiswa Softball Putra Unnes Tahun 2007
  3. Survei Kondisi Fisik Bagi Siswa Sekolah Sepak Bola (Ssb)
  4. Survei Kondisi Fisik Dan Keterampilan Gerak Dasar Sepak Bola Bagi Anak Usia Remaja Pada Klub Sepak Bola
  5. Survei Minat Siswa Terhadap Pelajaran Pendidikan Jasmani Pada Madrasah