Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Pendidikan: Profil Status Gizi dan Kapasitas VO2 Maks Siswa Kelas IV dan V

Judul Skripsi : Profil Status Gizi dan Kapasitas VO2 Maks Siswa Kelas IV dan V SDN I Ngemplak Kecamatan Lasem Kab Rembang Tahun Pelajaran 2006/2007

 

A. Latar Belakang

Gizi pada anak sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya sedangkan peranan kesegaran jasmani dalam olahraga adalah pembinaan mental maupun watak yang memegang penting (Pate,1993:249).

Adapun latihan pada anak sekolah dasar agar dapat menjaga kondisi fasik dan belajar dengan baik dibangku sekolah salah satunya adalah tingkat kesegaran jasmaninya. Latihan ini harus dapat dipilih dan disenangi, digemari dan bias menimbulkan kepuasan diri. Bisa berbentuk jalan cepat, jogging, bersepeda dan lain-lain. Dampak latihan fisik terhadap tubuh adalah meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru, memperkuat sendi dan otot, menurunkan tekanan darah, memperbaiki bentuk tubuh, menurunkan kadar gula, memperlancar pertukaran darah ( Suharto, 1997: 105 ).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah status gizi siswa SDN Ngemplak I kelas IV dan V di Lasem Kab. Rembang ?
  2. Bagaimanakah kapasitas VO2max maks siswa SDN Ngemplak I kelas IV dan V di Kec. Lasem Kab. Rembang ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian gizi

Gizi adalah zat makanan pokok yang diperlukan bagi tubuh yang terdiri dari karbohidrat, protein, mineral, garam-garaman, vitamin dan air yang berguna membangun , memelihara, dan memperbaiki tubuh, memeri tenaga kepada tubuh dan mengatur proses faal tubuh (Asmira Sutarto,1980:12).Sejak manusia dalam rahim ibunya, manusia tersebut sudah memerlukan makanan yang bergizi untuk pertumbuhannya, maka dari itu gizi memegang peranan yang sangat penting untuk kesehatan manusian dan untuk kelangsungan hidupnya.

Pengaruh Gizi terhadap Anak

Manusia sehat memiliki tubuh yang dapat berfungsi dengan baik, dan dalam jaringan-jaringan tubuhnya tersimpan cadangan zat-zat yang cukup untuk mrmpertahankan kesehatanya. Cadangan zat-zat gizi yangakan dipergunakan apabila kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi sehari –hari tidak terpenuhi. Sebaiknya, bila konsumsi zat-zat gizi berlebihan maka kelebihan tersebut akan ditimbun dalm jaringan jaringan tubuh dalam batas-batas tertentu. Apabiala jaringan-jaringan tubuh terlalu jenuh akan zat-zat gizi maka kelebihan zat-zat gizi tersebut tidak dapat lagi ditampung dan akan mengganggu proses dalam tubuh. Dengan demikian jelaslah bahwa kekurangan maupun kelebihan zat gizi akan dapat menyebabkan kelainan-kelainan. Keadaan semacam itu dusebut gizi salah, baik berupa guzi kurang maupun gizi lebih. Sedangkan gizi baik terletak diantaranya (Asmira,1980: 13).

Penilaian Status Gizi Secara Antropometri

Penilaian status gizi dipakai sebagai landasan untuk pengembangan program masyarakat dan nasional dalam membantu mengatasi kurang giz, menyediakan jumlah dan jenis pangan yang diperlukan dan umumnya mendukung kesehatan penduduk. Untuk menentukan atau menaksir status gizi seseorang, suatu kelompok penduduk atau masyarakat dilakukan pengukuran – pengukuran untuk menilai berbagai tingkatan kurang gizi yang ada.

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SDN I Ngemplak Lasem Rembang sebanyak 62 orang yang berusia 9-13 tahun sehingga yang digunakan adalah total sampling.

Metode pengambilan data menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran, sedangkan instrumen yang digunakan adalah pengukuran antropometri gizi dan Multistage Fitness tes.

Data dari hasil tes dan pengukuran diolah dengan metode analisis diskriptif prosentase.

 

E. Kesimpulan Skripsi

  • Status gizi siswa Kelas IV dan V SDN I Ngemplak Lasem, kab Rembang termasuk dalam kategori baik.
  • Kemampuan aerobik maksimal (VO2 mak) siswa Kelas IV dan V SDN I Ngemplak rata-rata untuk putra adalah 27,9 dan untuk siswa putri ratarata 27,2.
  • Jadi walaupun status gizinya baik belum tentu kapasitas VO2 Maksnya baik, karena kapasitas VO2 Maksnya sangat ditentukan oleh kecukupan banyaknya aktivitas fisik terutama latihan.

 

Contoh Skripsi Pendidikan

  1. Perbedaan Pengaruh Latihan Senam Aerobik Low Impack Dan Body Language
  2. Perbedaan Status Kesegaran Jasmani Antara Yang Mengikuti Ekstrakurikuler Bola Basket
  3. Perbedaan Urutan Mengajar Smash Normal Antara Awalan – Memukul Dan Memukul – Awalan
  4. Profil Status Gizi Dan Kapasitas Vo2 Maks Siswa Kelas Iv Dan V Sdn I Ngemplak
  5. Sumbangan Kekuatan Genggaman, Power Lengan, Dan Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Ketepatan Servis

 

 

Incoming search terms: