Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Manajemen: Pelaksanaan Program Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan dari AJB

Judul Skripsi : Pelaksanaan Program Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan dari Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 Kantor Cabang Asuransi Kumpulan Surakarta

 

A. Latar Belakang

Seiring waktu yang terus berjalan, kini telah hadir perusahaanperusahaan asuransi yang memiliki berbagai macam produk yang dipasarkan dan saling bersaing memperlihatkan keunggulannya masingmasing. Begitu pula halnya dengan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 Kantor Cabang Asuransi Kumpulan (ASKUM) Surakarta, yang merupakan salah satu perusahaan asuransi jiwa tertua dan telah berpengalaman selama kurang lebih 97 tahun. Dengan beraneka ragam produk yang ditawarkan, salah satunya adalah Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan atau dikenal dengan sebutan ARIP.

Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan adalah asuransi yang termasuk dalam asuransi kesehatan yang memberikan benefit kepada peserta asuransi (tertanggung) berupa penggantian biaya rawat inap dan atau pembedahan di rumah sakit karena sakit atau kecelakaan dalam masa asuransi.

 

B. Rumusan Masalah

“Bagaimana pelaksanaan Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan dari Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 Kantor Cabang ASKUM Surakarta.”

 

C. Tinjauan Pustaka Skripsi

Pengertian Pelaksanaan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah “Pelaksanaan adalah Proses, cara, perbuatan melaksanakan rancangan, keputusan, dan sebagainya.”(Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Edisi II, 1989:488).

 

Pengertian Asuransi

“Istilah aslinya dalam bahasa Belanda adalah verzekering atau assurantie. Sukardono Guru Besar Hukum Dagang menerjemahkannya dengan pertanggungan. Istilah pertanggungan ini umum dipakai dalam literature hukum dan kurikulum perguruan tinggi hukum di Indonesia, sedangkan istilah asuransi sebagai serapan dari istilah assurantie (Belanda), assurance (Inggris) banyak dipakai dalam praktik dunia usaha (business).”(Abdulkadir Muhammad, 1999:6)

 

Asuransi Jiwa

Menurut Ketentuan Pasal 1 Undang-Undang No.2 Tahun 1992: “Asuransi atau pertanggungan jiwa adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.”(abdulkadir Muhammad, 1999:168).

 

D. Metode Penelitian

Pengamatan atau Penelitian yang diterapkan adalah penelitian deskriptif dan kualitatif.

Data yang diperoleh bersifat deskriptif dan mencakup kata-kata, catatan-catatan yang didapat dari subyek yang diamati.

Dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini, lokasi pengamatan dilaksanakan di Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 Kantor Cabang Asuransi Kumpulan (ASKUM) Surakarta.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan Tugas Akhir ini antara lain yaitu metode interview, metode observasi, metode dokumentasi.

Metode pengambilan sample yang digunakan untuk penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah Metode Purposive Sampling.

Dalam menghasilkan suatu Laporan Tugas Akhir yang baik diperlukan data-data yang lengkap dan relevan. Jenis-jenis data yang data primer dan data sekunder.

 

E. Kesimpulan

Prosedur Awal

  1. Lembaga / Perusahaan (peserta asuransi sebagai tertanggung) mengisi Surat permintaan (SP).
  2. Melengkapi Daftar Peserta Asuransi.
  3. Mengisi Surat Pernyataan Kesehatan untuk peserta yang berusia 51 tahun ke atas.
  4. Membayar Premi
  5. Kasir AJB Bumiputera 1912 mendata Daftar Data Pesera ke dalam Buku Voucher.
  6. Pegawai AJB Bumiputera 1912 membuat Akseptasi (Surat Balasan).
  7. Pegawai AJB Bumiputera 1912 mengentry daftar peserta.
  8. Daftar peserta yang dientry beserta berkas-berkas dikirim ke Kantor Divisi Pusat AJB Bumiputera 1912 di Jakarta.
  9. Kantor Divisi Pusat AJB Bumiputera 1912 mencetak polis.
  10. Kantor Divisi Pusat AJB Bumiputera 1912 mengirim kembali polis ke Kantor
  11. Kantor Cabang mendaftarkan nomor polis.
  12. Polis diserahkan ke Pemegang Polis.

 

Berlakunya Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan

  1. Perjanjian asuransi ini berlaku sejak tanggal diterbitkan polis dan kewajiban membayar premi sudah dipenuhi.
  2. Semua peserta yang telah memenuhi ketentuan-ketentuan dan persyaratan yang ditentukan oleh AJB Bumiputera 1912, asuransinya berlaku sejak tanggal mulai
  3. Bagi karyawan / pegawai yang telah memenuhi syarat untuk menjadi peserta, apabila kemudian menjadi peserta, maka asuransinya berlaku sejak surat permintaan tambahan peserta disetujui oleh AJB Bumiputera 1912.
  4. Bagi calon peserta yang saat dilakukan penutupan tidak masuk bekerja karena sakit atau dalam perawatan, maka berlaku sejak yang bersangkutan aktif bekerja.
  5. Syarat Pengajuan Klaim
  6. Peserta yang dirawat inap di rumah sakit memberitahukan kepada pemegang polis dengan menyerahkan Surat Keterangan Dokter, Kwitansi rawat inap, rincian biaya dan blanko-blanko klaim.
  7. Pemegang polis mengajukan klaim kepada AJB Bumiputera 1912.
  8. Pegawai AJB Bumiputera 1912 mencatat klaim masuk dan mengecek kelengkapan
  9. Pegawai AJB Bumiputera 1912 menghitung klaim atau biaya perawatan peserta di rumah sakit.
  10. Pegawai AJB Bumiputera 1912 membuat Surat Pembayaran Klaim dan Kwitansi
  11. Surat Pembayaran Klaim dan Kwitansi Klaim diserahkan kepada pemegang polis.
  12. Pemegang polis memberikannya kepada peserta (tertanggung).

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Penerapan Analisis ABC dalam Pengendalian Persediaan Produk Furniture pada Java Furniture
  2. Pelaksanaan Program Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan dari Asuransi Jiwa Bersama (AJB)
  3. Bonus Pulsa sebagai Media Sales Promotion dalam Meningkatkan Volume Penjualan Kartu
  4. Proses Pengadaan Dan Penyimpanan Barang (Spare Part) pada PT.Coca-Cola Bottling Indonesia
  5. Prosedur Pelayanan Program Asuransi Kematian Pegawai Negeri Sipil pada PT. TASPEN