Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Manajemen: Network Produk Kursi Jati pd PT ART FURNITURE di Boyolali

Judul Skripsi : Analisis Network Produk Kursi Jati pada PT ART FURNITURE di Boyolali

 

A. Latar Belakang

Agar pelaksanaan proses produksi dapat selesai tepat pada waktunya, perlu ditentukan urutan kegiatan dan waktu penyelesaian kegiatan. Bila proses produksi mengalami keterlambatan maka mengakibatkan bertambahnya waktu dan biaya. Untuk itu agar proses produksi dapat selesai tepat pada waktunya, maka perusahaan perlu menyusun suatu jadwal dan dalam penyusunan ditentukan suatu waktu standar sebagai acuan. Oleh karena itu agar proses produksi bisa berjalan sesuai dengan rencana dan tidak mengalami keterlambatan diperlukan alat untuk menganalisanya, yaitu dengan menggunakan Analisis Network.

PT Art Furniture adalah anak cabang dari PT Rakabu Furniture yang bergerak dibidang Furniture (mebel). PT Art Furniture ini focus pada proses produksi saja, dikarenakan semua peralatan produksi mebel ada diperusahaan ini. Pada intinya perusahaan ini adalah membuat berbagai macam produk meubeler untuk dikirim ke luar negeri (export) yang kebanyakan dibuat atas pesanan buyer / konsumen, maka perusahaan ini harus selalu menjaga kualitas produknya agar selalu diminati oleh konsumen luar negeri. Apalagi di tengah kondisi perekonomian dunia yang sedang jatuh seperti sekarang ini, maka perusahaan mau tidak mau dituntut untuk semakin meningkatkan pengawasan terhadap produksi pesanan buyer dari luar negeri.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana analisis Network diterapkan dalam proses produksi dengan urutan logis agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu?
  2. Bagaimana jalur kritis untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan waktu yang paling efisien?

 

C. Tinjauan Pustaka

Proses Produksi

Bagian terpenting dari suatu aktivitas perusahaan dalam nenciptakan suatu barang atau jasa adalah proses produksi. Proses produksi merupakan penerapan dari perencanaan dan pengawasan produksi, dimana apa yang telah direncanakan dan dalam pelaksanaan tersebut memerlukan suatu kontrol agar tetap berjalan pada arah yang telah ditetapkan.

Perencanaan

Perencanaan merupakan suatu hal yang penting dalam manajemen agar faktor-faktor produksi dapat diarahkan secara optimal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Menurut Gitosudarmo dan Mulyono (1996 : 71), perencanaan merupakan spesifikasi dari tujuan perusahaan yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.

Pengawasan

Pengawasan tidak dapat dilakukan tanpa adanya perencanaan terlebih dahulu, sebaliknya perencanaan dapat dilakukan tanpa adanya pengawasan. Hanya saja pelaksanaan dan perencanaan yang telah digariskan sebelumnya tidak dapat dijamin. Pengawasan berusaha untuk memberikan jaminan agar tujuan-tujuan organisasi dari manajemen tercapai. Pengawasan adalah suatu kegiatan untuk mengkoordinir aktivitas-aktivitas pengerjaan atau pengolahan agar waktu penyelesaian yang telah ditentukan terlebih dahulu dapat dicapai dengan efektif dan efisien (Assauri, 1999:148).

 

D. Metode Penelitian

Penulis melakukan penelitian pada PT Art Furniture untuk jenis barang produksi yaitu Kursi Jati.

Data yang dikumpulkan adalah urutan proses produksi, waktu proses produksi, gambaran umum perusahaan, lokasi perusahaan, struktur organisasi, dan jenis pekerjaan yang ada di perusahaan.

Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara melakukan pengamatan dan praktek lapangan, melakukan pengamatan secara menyeluruh pada bagian produksi, melakukan wawancara langsung dengan karyawan dan pihak perusahaan terkait serta dengan studi pustaka.

 

E. Kesimpulan

  1. Dengan analis network yang menggunakan metode PERT dan CPM dapat diketahui urutan kegiatan, expected time, dan jalur kritis yang dapat memudahkan perusahaan dalam melakukan perencanaan proses produksi kursi untuk memperoleh waktu produksi yang efisien.
  2. Urutan pekerjaan dalam pembuatan Kursi Jati yaitu: QC mentah (A); Pengovenan (B); Pemotongan komponen kayu (C); Pembuatan mal bengkok (D), Membuat purus (E); Membuat dudukan (F); Membuat purus (G); Pengamplasan (H); Perakitan (I); Shanding (J); Pengobatan (K); Diamplas (L); Woodfiller (M); Spray Shanding seller (N); Shanding warna (O); Top cut (P); Check QC buyer (Q); Packing (R); Kontainer (S).

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia
  2. Analisis Network Produk Kursi Jati pada PT ART FURNITURE di Boyolali
  3. Prosedur Surat – Menyurat pada Bagian Sekretariat di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta
  4. Penerapan Saluran Distribusi Orangin pada Perusahaan Jamu PT Air Mancur Karanganyar
  5. Penentuan Strategi Bauran Pemasaran yang diterapkan pada PT. Kharisma Rotan Mandiri