Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Manajemen: Analisis Sikap Konsumen terhadap Produk Distribution Outlet

Judul: Analisis Sikap Konsumen terhadap Produk Distribution Outlet di Kota Yogyakarta

 

 A. Latar Belakang

Manajemen pemasaran merupakan analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan (Kotler dan Amstrong,2001 : 18). Banyak orang beranggapan bahwa manajemen pemasaran adalah mencari pelanggan yang cukup banyak untuk output perusahaan saat itu, namun pandangan itu terlalu sempit. Manusia memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka dengan produk dan jasa. Sebuah produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan.

Dengan alasan tersebut maka perlu diketahui betapa pentingnya faktor yang berpengaruh dalam keputusan membeli sebuah pakaian dari seorang konsumen khususnya dalam penelitian ini produk-produk dari distribution outlet sehingga nantinya dapat ditentukan strategi pemasaran yang lebih tepat. Maka dalam hal ini penulis sangat terdorong untuk mengangkat permasalahan mengenai “ Analisis Sikap Konsumen terhadap Produk Distribution Outlet di Kota Yogyakarta “.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana sikap konsumen terhadap produk distribution outlet di kota Yogyakarta ?
  2. Apakah terdapat perbedaan sikap yang signifikan terhadap produk distribution outlet di Kota Yogyakarta berdasarkan karakteristik konsumen ?

 

C. Landasan Teori

Pemasaran

Menurut William J. Stanton (Basu Swastha dan Irawan, 2003 : 5) Pemasaran dapat diartikan sebagai suatu sistem keseluruhan dari kegiatankegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.”

 

Pengertian Manajemen Pemasaran

Kotler menyatakan pengertian manajemen pemasaran sebagai berikut Manajemen pemasaran (marketing management) sebagai analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan (Kotler dan Amstrong,2001 : 18).

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen (Kotler dan Amstrong,2001 : 197).

1. Faktor-faktor Budaya

Faktor-faktor budaya memberikan pengaruh paling luas pada keinginan dan perilaku konsumen. Orang pemasaran perlu memahami peranan dari budaya, subbudaya, dan kelas sosial pembeli.

2. Faktor-faktor Sosial

Perilaku konsumen sangat dipengaruhi oleh faktor sosial yang timbul diberbagai lapisan masyarakat dimana ia dilahirkan dan dibesarkan, sehingga konsumen yang berasal dari lingkungan yang berbeda akan mempunyai penilaian, kebutuhan, pendapat, sikap dan selera yang berbeda-beda pula.

3. Faktor-faktor Pribadi

Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur, tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri.

4. Faktor-faktor Psikologis

Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh empat faktor psikologis yang penting, yaitu : motivasi, persepsi, pengetahuan, serta keyakian dan sikap.

 

Fungsi-fungsi Sikap

1. Fungsi Utiliarian

Fungsi yang berhubungan dengan prinsip-prinsip dasar imbalan dan hukuman. Disisni konsumen mengembangkan beberapa sikap terhadap produk atas dasar apakah produk memberikan kepuasan ataupun kekecewaan.

2. Fungsi Ekspresi Nilai

Konsumen mengembangkan sikap terhadap suatu merek produk, bukan didasarkan atas manfaat produk itu, tetapi lebih didasarkan atas kemampuan merek produk itu mengekspresikan nilai-nilai yang ada pada produk yang di kehendaki konsumen.

3. Fungsi Mempertahankan Ego

Sikap yang dikembangkan oleh konsumen cenderung untuk melindungi dari tantangan eksternal maupun internal, sehingga membentuk fungsi mempertahankan ego.

4. Fungsi Pengetahuan

Sikap membentuk konsumen mengorganisasikan informasi yang begitu banyak yang setiap hari di paparkan pada dirinya. Fungsi pengetahuan dapat memilah-milah informasi yang relevan dan tidak relevan dengan kebutuhannya (Setiadi,2003 : 217).

 

D. Metode Penelitian

Variabel penelitian dengan karakteristik konsumen yaitu jenis kelamin terdiri dari laki-laki dan perempuan. Usia responden, terdiri dari kurang dari 18 tahun, 18 tahun s/d 22 tahun, lebih dari 22 tahun.

Atibut yang digunakan dalam penelitian ini yaitu harga, kualitas produk, brand image, model produk, keawetan produk, desain produk, ekslusive, ukuran yang disediakan produk, product catalog, kelengkapan produk.

Data dan teknik pengumpulan data menggunakan uji validitas korelasi product moment dengan taraf signifikasi 5% dan uji reliabilitas dengan cronbach’s alpha coefficient 0,60.

Data yang digunakan adalah data primer dengan metode pengumpulan data kuesioner.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode non probability sampling model accidental sampling, atau sering disebut pula dengan opportunite sampling atau “sampel asal nemu” dengan jumlah responden 96 orang.

Analisis yang digunakan untuk menetapkan sikap konsumen dengan menggunakan metode Fishbein sedangkan untuk perbedaan sikap berdasarkan karakteristik konsumen menggunakan uji beda Kruskal-Wallis dibantu dengan menggunakan program SPSS 16.0.

 

E. Kesimpulan

  • Berdasarkan analisis Fishbein, bahwa :
    1. Sikap konsumen terhadap atribut produk distribution outlet di kota Yogyakarta adalah positif, artinya konsumen telah memberikan penilaian terhadap variabel keyakian maupun variabel evaluasi terhadap produk distribution outlet di kota Yogyakarta adalah baik.
    2. Sedangkan sikap konsumen terhadap atribut desain produk merupakan sikap paling tinggi dan secara berurutan atribut yang dinilai positif oleh konsumen adalah eksklusif, harga, keawetan, brand image (kekuatan merek), model produk, kualitas produk, ukuran, kelengkapan, product catalog.
  • Berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis, bahwa :
    1. Pada atribut harga dari hasil uji Kruskal-Wallis berdasarkan jenis kelamin responden menunjukkan terdapat perbedaan sikap konsumen pada produk distribution outlet di kota Yogyakarta. Hal ini berarti juga bahwa konsumen laki-laki memberikan sikap yang berbeda dengan konsumen perempuan pada atribut harga, hal ini disebabkan karena konsumen perempuan lebih selektif dalam hal fashion, dan harga yang ditawakan oleh produk distro masih terlalu tinggi bagi konsumen perempuan yang tingkat kebutuhan fashionnya lebih banyak dibandingkan konsumen laki-laki sehingga mereka menginginkan harga yang murah dan terjangkau.
    2. Pada atribut ukuran yang ditawarkan oleh produk distribution outlet di kota Yogyakarta dari hasil uji kruskal-Wallis berdasarkan jenis kelamin responden menunjukkan terdapat perbedaan sikap konsumen. Hal ini disebabkan oleh perbedaan fisik antara konsumen laki-laki dan perempuan, yang pada kenyataannya konsumen perempuan jarang menemukan ukuran yang pas, sehingga mereka memberikan penilaian yang berbeda dengan konsumen laki-laki pada atribut ukuran.
    3. Pada atribut model dari hasil uji kruskal-Wallis berdasarkan usia responden menunjukkan terdapat perbedaan sikap konsumen pada produk distribution outlet di kota Yogyakarta. Hal ini disebabkan karena pada produk yang target market-nya konsumen berusia 22 tahun keatas modelnya kurang begitu up to date & fresh dibandingkan dengan produk yang yang di targetkan untuk kelompok usia di bawah 22 tahun yang selalu up to date & fresh.
    4. Pada atribut desain dari hasil uji kruskal-Wallis berdasarkan usia responden menunjukkan terdapat perbedaan sikap konsumen pada produk distribution outlet di kota Yogyakarta. Hal ini disebabkan karena perbedaan umur seseorang akan mempengaruhi karakter mereka dalam hal memilih fashion.

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Analisis Dampak Jangka Panjang Merger dan Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakusisi dan Perusahaan Diakuisisi di Bursa Efek Jakarta (BEJ)
  2. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta
  3. Analisis Perpindahan Konsumen pada Penyedia Jasa Telepon Selular dari Provider Lain Menuju Exelcomindo
  4. Analisis Sikap Konsumen terhadap Produk Distribution Outlet di Kota Yogyakarta
  5. Daya Tarik Iklan Produk Rokok Gudang Garam Merah di Media Televisi

 

 

Incoming search terms: