Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Manajemen: Analisis Brand Awareness Harian Umum Suara Merdeka di Surakarta

Judul Skripsi: Analisis Brand Awareness Harian Umum Suara Merdeka di Surakarta (Studi Kasus pada Konsumen Harian Umum di Surakarta)

 

A. Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin modern dan maju didukung dengan berkembangnya teknologi yang canggih, kehidupan dunia usaha mengalami persaingan yang ketat. Era globalisasi menjanjikan suatu peluang dan tantangan bisnis baru bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Fenomena persaingan yang ada dalam era globalisasi akan semakin mengarahkan sistem perekonomian Indonesia ke mekanisme pasar yang memposisikan pemasar untuk selalu mengembangkan dan merebut market share (pangsa pasar). Salah satu asset untuk mengembangkan dan merebut pangsa pasar adalah merek produk yang saat ini berkembang menjadi sumber asset terbesar bagi perusahaan. Pasar yang kompetitif, preferensi, dan loyalitas pelanggan adalah kunci kesuksesan di dunia usaha. Dengan demikian, pemasaran yang berkembang saat ini merupakan persepsi konsumen dan tidak lagi sekedar pertempuran produk. Membangun persepsi konsumen dapat dilakukan melalui jalur merek dan memahami perilaku merek. Merek yang prestisius memiliki ekuitas merek yang kuat. Semakin kuat ekuitas merek suatu produk, semakin kuat daya tariknya untuk memikat konsumen mengkonsumsi produk tersebut, yang selanjutnya akan menghantar perusahaan meraup keuntungan dari waktu ke waktu. Karena itu, pemahaman elemen-elemen ekuitas merek dan perilaku merek serta pengukurannya sangat diperlukan untuk menyusun langkah strategis dalam meningkatkan eksistensi merek dan selanjutnya menaklukan pasar (Durianto dkk,2001).

Menurut Durianto dkk (2001 : 1) , merek merupakan nama, istilah, tanda, simbol desain, ataupun kombinasinya yang mengidentifikasikan suatu produk / jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Brand equity adalah seperangkat asset dan liabilitas merek yang terkait dengan suatu merek, nama, simbol, yang mampu menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh sebuah produk atau jasa baik pada perusahaan maupun pada pelanggan (Durianto dkk, 2001 : 4).

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimana kesadaran merek (brand awareness) konsumen diukur berdasarkan tingkatannya seperti top of mind, brand recall, brand recognition, dan brand unaware ?

 

C. Landasan Teori

Definisi Merek

Menurut Kotler dan Armstrong (2001 : 357), merek adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semua ini yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi produk atau jasa dari satu atau kelompok penjual dan untuk membedakannya dari produk pesaing.

Peranan Merek

Bagi para pengusaha, merek bermanfaat sebagai alat penunjang promosi. Produk yang telah merebut hati pembeli mampu mempromosikan dirinya sendiri sehingga biaya promosi dapat dikurangi. Ketenaran nama merek produk tertentu juga akan menimbulkan kesetiaan pembeli kepada produk tersebut selama mutunya terpelihara (Ambadar dkk, 2007 : 58).

Brand Equity (ekuitas merek)

Brand equity adalah totalitas dari persepsi merek, mencakup kualitas relatif dari produk dan jasa, kinerja keuangan, loyalitas pelanggan, kepuasan, dan keseluruhan penghargaan terhadap merek (Knapp 2001 : 3).

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah para pembaca Harian Umum yang bertempat tinggal di Solo yang dilakukan dengan metode survey.

Jumlah sampel yang diteliti adalah 100 orang responden. Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode convenience sampling. Sumber data yang digunakan adalah primer dan sekunder.

Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan kuesioner yang diadopsi dari buku Strategi Menaklukan Pasar karangan Durianto dkk. Analisis pembahasan penelitian ini bersifat deskriptif yang berupa frekuensi dan persentase serta tabel terkait kesadaran merek (brand awareness).

 

E. Kesimpulan

  • Analisis Brand Awareness

Dari hasil perhitungan analisis elemen brand awareness dapat diketahui bahwa Harian Umum Suara Merdeka menempati tingkatan brand recall di kota Solo karena Suara Merdeka mendapatkan persentase terbanyak dalam analisis brand recall yaitu 30%. Selain itu merek Harian Umum Suara Merdeka tergolong baik di kota Solo karena semua responden mengenalinya meskipun ada 16% responden yang harus diingatkan dalam pengenalan kesadaran merek Harian Umum Suara Merdeka.

  • Sumber Informasi

Berdasarkan hasil perhitungan kuesioner, dapat diketahui bahwa mayoritas para pembaca mendapatkan informasi mengenai Harian Umum Suara Merdeka dari surat kabar (41%) itu sendiri secara langsung.

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Analisis Kebijakan Saluran Distribusi pada PT. Kharisma Rotan Mandiri
  2. Analisis Brand Awareness Harian Umum Suara Merdeka di Surakarta
  3. Prosedur Pendirian Perizinan Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum (URHU) Oleh Kantor
  4. Analisis Tingkat Efisiensi Promosi pada PT. Kharisma Rotan Mandiri
  5. Analisis Tingkat Brand Loyalty pada Toko Buku Gramedia Solo Square