Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ilmu Sosial: Pemetaan Obyek Wisata Kawasan Candi Gedong Songo di Kecamatan Ambarawa

Judul Tesis : Pemetaan Obyek Wisata Kawasan Candi Gedong Songo di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)

 

A. Latar Belakang

Kabupaten Semarang mempunyai obyek wisata unggulan yang cukup besar. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor di bidang ekonomi yang di unggulkan, salah satunya terletak di Kecamatan Ambarawa. Kecamatan Ambarawa memiliki beberapa obyek yang letaknya tersebar dan sudah cukup terkenal sampai tingkat Nasional. Diantaranya adalah Museum Kereta Api, Monument Palagan Ambarawa, Candi Gedong Songo, Obyek Wisata Bandungan, dan lain-lain. Salah satu obyek wisata yang sering dikunjungi wisatawan adalah Candi Gedong Songo. Dengan adanya obyek wisata maka sarana dan prasarana dirasa sangatlah penting sekali berkaitan dengan pemetaan obyek wisata di kawasan obyek tersebut.

Situs arkeologi Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran. Secara administratif termasuk kedalam wilayah kelurahan candi Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang Propinsi Jawa Tengah. Untuk menuju ke lokasi kompleks Candi Gedong Songo dapat ditempuh dengan mudah melalui kota Ambarawa ke arah utara lewat jalan aspal berjarak kurang lebih 12 km, komplek Candi Gedong Songo kira-kira terletak pada ketinggian 1800 meter diatas permukaan air laut dan suhu rata -rata berkisar 19°- 27° C. Pemandangan alam yang sangat indah lengkap dengan air belerang menjadikan kawasan ini mampu menarik perhatian para wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara yang datang berkunjung. Dengan adanya peninggalan purbakala berupa candi, kawasan Candi Gedong Songo semakin berpotensi sebagai tempat rekreasi sekaligus merupakan obyek studi yang menarik bagi siapa saja yang berkunjung, terutama peminat masalah sejarah, seni dan budaya (Website, http/gedong songo.sijiwae.Net).

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis mengambil suatu permasalahan yaitu belum adanya Informasi Kepariwisataan di obyek wisata Candi Gedong Songo yang disajikan dalam peta dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG).

 

C. Landasan Teori

Pengertian Pariwisata

Pariwisata adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan obyek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha yang terkait dibidang tersebut (UU No.9 Tahun 1990). Dalam prakteknya pariwisata mempunyai kaitan erat dengan waktu senggang dan rekreasi, yang mana pariwisata termasuk salah satu bagian aktifitas rekreasi. Rekreasi dapat diartikan sebagai suatu aktifitas secara sadar dilakukan dalam waktu senggang yang memberi pengaruh bagi kondisi atau daya kreatif serta dilakukan karena keinginan sendiri tidak karena paksaan dari pihak lain (Santoso, 2002:1).

 

Pengembangan Kepariwisataan

Dalam pengembangannya kepariwisataan bukan saja ditentukan pada obyeknya, akan tetapi juga harus memperhatikan pada fasilitas pendukungnya. Menurut Spillane dalam Ruju Trisnawati, 2005:18 untuk memuaskan wisatawan ditiap obyek wisata harus memiliki lima unsur yang saling tergantung yaitu atraksi (attraction), fasilitas (facilities), infrastruktur (infrastructur), transportasi (transportation), pelayanan/akomodasi (acomodation).

 

Pengertian Peta

Peta adalah suatu representasi atau gambaran unsur-unsur atau kenampakan-kenampakan abstrak, yang dipilih dari permukaan bumi atau yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, dan umumnya digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil atau diskalakan (ICA, 1973 dalam juhadi 2001).

 

D. Metode Penelitian Tesis

Perkembangan SIG telah mengembangkan disiplin dari ilmu Geografi, Informasi dan Komputer. Perkembangan tersebut mencakup intelektualitas dan teknologi. Teknologi computer berkembang dengan pesat dan mampu menangani basis data (data base) dan menampilkan grafik yang merupakan salah satu alternative untuk penyajian suatu peta. Sistem yang dikembangkan berupa perangkat keras (hard ware) maupun perangkat lunak (soft ware) untuk kepentingan pemetaan. Agar fakta atau kondisi dari suatu wilayah dapat tersajikan dalam satu system informasi geografi (SIG). SIG selain sebagai alat atau media pemindahan peta konfensional (manual atau tradisional) ke bentuk peta digital, juga mampu sebagai pengumpul, penyimpan, pentransformasi, penampil, pemanipulasi, dan pemadu informasi dari berbagai faktor sehingga dapat menghasilkan informasi yang berharga yang diperoleh dari mengkorelasikan dan menganalisis data spasial dari fenomena geografis suatu wilayah.

 

E. Kesimpulan

  1. Kecamatan Ambarawa memiliki beberapa obyek yang letaknya tersebar dan sudah cukup terkenal sampai tingkat Nasional. Dianataranya adalah Musium Kereta Api, Monument Palagan Ambarawa, Candi Gedong Songo, Obyek Wisata Bandungan, dan lain-lain.
  2. Candi Gedong Songo terletak dilereng Gunung Ungaran. Secara Administratif termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Candi Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang Propinsi Jawa Tengah. Untuk menuju ke lokasi kompleks Candi Gedong Songo dapat ditempuh dengan mudah melalui kota Ambarawa ke arah utara lewat jalan beraspal berjarak kurang lebih 12 Km. Kompleks Candi Gedong Songo kira-kira terletak pada ketinggian 1800 meter di atas permukaan air laut dan suhu rata-rata berkisar 19°-27°C. Pemandangan alam yang sangat indah lengkap dengan air belerang menjadikan kawasan ini mampu menarik para wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara untuk datang berkunjung.
  3. Sarana dan Prasana yang ada di Candi Gedong Songo sudah cukup baik sehingga pengunjung yang datang merasa nyaman dan bisa menikmati keindahan alam dengan tenang.

 

Contoh Tesis Ilmu Sosial

  1. Pemetaan Obyek Wisata Kawasan Candi Gedong Songo di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang
  2. Pemetaan Bidang Tanah untuk Pembuatan Sertipikat Hak Atas Tanah
  3. Integrasi Penginderaan Jauh dan Teknologi Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Perubahan
  4. Pelaksanaan Pendaftaran Peralihan Hak Milik Atas Tanah Karena Warisan dikantor Pertanahan
  5. Peranan Rumah Damai dalam Menanggulangi Tindak Pidana Narkotika