Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Reaksi Pasar Modal trhdp Peristiwa Peledakan Bom

Judul Skripsi : Reaksi Pasar Modal terhadap Peristiwa Peledakan Bom di Hotel J.W. Marriot Pada Tanggal 5 Agustus 2003

 

A. Latar Belakang

Pasar modal di era globalisasi ini semakin banyak mendapat perhatian baik dari kalangan investor, emiten, maupun pemerintah karena perannya yang sangat mendukung bagi perekonomian. Pasar modal merupakan salah satu sarana yang efektif untuk memobilitasi dana jangka panjang yang dimiliki oleh masyarakat untuk disalurkan pada sektor-sektor yang produktif. Perusahaan dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi modal dalam kegiatan operasionalnya yang sekaligus mengurangi ketergantungan sumber pembiayaan baik dari hutang komersial luar negeri maupun dalam negeri, selain karena alas an tersebut dana-dana yang dipinjamkan oleh perbankan biasanya bersifat jangka pendek dengan tingkat suku bunga yang relatif tinggi sehingga memperberat beban perusahaan apabila perusahaan ingin memperluas usahanya.

Salah satu surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal Indonesia adalah saham, selain merupakan tanda bukti kepemilikan sebagian kekayaan perusahaan yang menerbitkan saham tersebut, melalui pembelian saham seseorang mengharapkan untuk memperoleh dividen atau capital gain. Para pemodal selanjutnya sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham sangat memerlukan informasi. Informasi yang diperlukan berupa informasi tentang kondisi lingkungan mikro dan kondisi lingkungan makro. Kondisi lingkungan mikro meliputi: kinerja perusahaan, pembagian dividen, dan sebagainya, sedangkan kondisi lingkungan makro meliputi: keadaan politik, kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan sebagainya.

 

B. Perumusan Masalah

Apakah terdapat abnormal return yang signifikan yang diraih para investor dalam kurun waktu sekitar peristiwa peledakan bom di Hotel J.W. Marriot pada tanggal 5 Agustus 2003 ?

 

C. Landasan Teori

Pasar Modal

Pasar Modal merupakan suatu kegiatan yang berkenaan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek (Undang-undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995).

 

Studi Peristiwa (Event Study)

Studi peristiwa (event study) merupakan studi yang mempelajari reaksi pasar terhadap suatu peristiwa (event) yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu pengumuman (Hartono, 2000:392), sedangkan menurut Kritzman (1994) event study bertujuan mengukur hubungan antara suatu peristiwa dengan tingkat pengembalian (return) dari suatu surat berharga. Event study juga dapat digunakan untuk mengukur dampak suatu peristiwa ekonomi terhadap nilai perusahaan (Mackinlay, 1997).

RETURN TIDAK NORMAL (ABNORMAL RETURN)

Event study menganalisis abnormal return dari sekuritas yang mungkin terjadi di sekitar pengumuman suatu peristiwa (Hartono, 1998). Abnormal return atau excess return merupakan kelebihan dari return yang sesungguhnya terjadi (actual return) terhadap return normal. Return normal merupakan return ekspektasi (return yang diharapkan akan diperoleh oleh investor di masa mendatang), dengan demikian return tidak normal (abnormal return) adalah selisih antara return yang sesungguhnya terjadi (actual return) dengan return ekspektasi atau dihitung dengan rumus (ARit = Rit – E(Rit)).

 

D. Metode Penelitian Skripsi

Periode waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah selama 111 hari bursa yang terdiri dari 2 periode, yaitu periode estimasi (estimation period) dan periode peristiwa (event period).

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang  terdaftar di Bursa Efek Jakarta sampai dengan bulan Agustus 2003 yang mencapai 338 emiten.

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal Indonesia (Bursa Efek Jakarta) terhadap peristiwa politik dalam negeri, yaitu peristiwa peledakan bom di Hotel J.W. Marriot pada tanggal 5 Agustus 2003 melalui parameter abnormal return yang diterima oleh investor pada kurun waktu sekitar terjadinya peristiwa tersebut.

 

E. Kesimpulan

  1. Peristiwa peledakan bom di Hotel J.W. Marriot pada tanggal 5 Agustus 2003 memberikan abnormal return yang signifikan bagi investor, yaitu pada hari peristiwa (hari ke-0), dan hari (+1) sesudah event date. Pada hari peristiwa (hari ke-0) terjadi rata-rata abnormal return yang negatif bagi para investor, yaitu berupa penurunan harga saham, sedangkan pada hari (+1) sesudah event date terjadi rata-rata abnormal return yang positif bagi para investor, yaitu berupa kenaikan harga saham.
  2. Hasil pengujian signifikansi abnormal return tersebut membuktikan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) tidak dapat ditolak (diterima).
  3. Hasil temuan dalam penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia (Bursa Efek Jakarta) semakin sensitif terhadap munculnya berbagai informasi yang relevan, termasuk berbagai peristiwa non-ekonomi seperti sosial-politik.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Faktorfaktor yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah
  2. Reaksi Pasar Modal Terhadap Peristiwa Peledakan Bom di Hotel J.W. Marriot pada Tanggal 5 Agustus 2003
  3. Peran Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dalam Mengembangkan Produktifitas
  4. Analisis Permintaan Jepang terhadap Komoditas Udang Indonesia Tahun 1978-2003
  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impor Gula Pripinsi Jawa Tengah Periode 1984-2003