Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Profesionalisme Auditor dgn Prtmbngn Tngkt Materialitas dlm Pengauditan

Judul : Analisis Hubungan Antara Profesionalisme Auditor dengan Pertimbangan Tingkat Materialitas dalam Proses Pengauditan Laporan Keuangan di Jogjakarta

 

A. Latar Belakang

Di era globalisasi sekarang ini, dimana bisnis tidak lagi mengenal batas Negara, kebutuhan akan laporan keuangan yang dapat dipercaya tidak dapat dielakkan lagi. Eksternal auditor yang independen menjadi salah satu profesi yang dicari. Profesi auditor diharapkan oleh banyak orang untuk dapat meletakkan kepercayaan pada pemeriksaan dan pendapat yang diberikan sehingga profesionalisme menjadi tuntutan utama seseorang yang bekerja sebagai auditor eksternal.

Gambaran seseorang yang profesional dalam profesi eksternal auditor dicerminkan dalam lima dimensi oleh Hall R (Syahrir, 2002 : 7), yaitu :

(1) pengabdian pada profesi,

(2) kewajiban sosial,

(3) kemandirian,

(4) kepercayaan terhadap peraturan profesi,

(5) hubungan dengan rekan seprofesi.

Eksternal auditor yang memiliki profesionalisme yang tinggi akan memberikan kontribusi yang dapat dipercaya oleh para pengambil keputusan. Untuk memenuhi perannya yang membutuhkan tanggung jawab yang besar, eksternal auditor harus mempunyai wawasan yang luas dan pengalaman yang memadai sebagai eksternal auditor.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian diatas, maka permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara profesionalisme eksternal auditor dengan pertimbangan tingkat materialitas untuk tujuan audit laporan keuangan klien ?

 

C. Kajian Pustaka

Profesionalisme Auditor

Dalam penelitian ini konsep profesionalisme yang digunakan adalah konsep untuk mengukur bagaimana para profesional memandang profesi mereka yang tercermin dalam sikap dan perilaku mereka. Dengan anggapan bahwa sikap dan perilaku mempunyai hubungan timbal balik. Perilaku profesionalisme merupakan cerminan dari sikap profesionalisme, demikian pula sebaliknya sikap profesional tercermin dari perilaku yang profesional.

 

Materialitas

Materialitas merupakan salah satu konsep baik dalam audit maupun akuntansi yang penting dan mendasar. Konsep berarti rancangan, gagasan atau rencana tindakan yang konseptual. Dalam akuntansi, materialitas dihubungkan dengan ketepatan manajemen dalam mencatat dan mengungkapkan aktivitas perusahaan dalam laporan keuangan. Dalam mempersiapkan laporan keuangan, manajemen menggunakan estimasi, konsep materialitas dalam akuntansi menyangkut kekeliruan yang timbul karena penggunaan estimasi tersebut. Materialitas sebagai konsep dalam audit mengukur lingkup audit.

 

Hubungan antara profesionalisme dengan pertimbangan tingkat materialitas

Auditor profesional, dalam melaksanakan proses audit dan penyusunan laporan keuangan, seorang auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama. Untuk dapat melaksanakan pekerjaan secara profesional maka auditor harus membuat perencanaan audit sebelum memulai proses audit. Didalam perencanaan audit, auditor diharuskan untuk menentukan tingkat materialitas awal, sehingga secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa semakin seorang auditor itu profesional maka semakin auditor tersebut tepat dalam menentukan tingkat materialitas.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini bersifat correlation study.

Populasi penelitian ini adalah akuntan atau lulusan jurusan akuntansi yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik ( KAP ) yang berada di kota Yogyakarta. Kantor Akuntan Publik yang terdapat di Yogyakarta.

Karena terbatasnya jumlah Kantor Akuntan Publik yang bersedia untuk menerima kuisioner.

Metode Pengumpulan Data pada penelitian ini yaitu data primer dan sata sekunder.

 

E. Kesimpulan

  1. Variabel profesionalisme auditor berhubungan signifikan dengan variabel pertimbangan tingkat materialitas, yang ditunjukkan oleh nilai kendall tau() τ sebesar 0,570 dengan probabilitas 0,000 ( p < 0,05).
  2. Variabel dimensi profesionalisme auditor, yaitu pengabdian terhadap profesi, kewajiban sosial, kemandirian, keyakinan terhadap profesi dan hubungan dengan sesama profesi berhubungan signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas, dengan probabilitas kurang dari 0,05.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Uang di Indonesia  Sebelum dan Setelah Krisis Moneter
  2. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi DIY Tahun 1990-2004
  3. Analisis Hubungan Antara Profesionalisme Auditor dengan Pertimbangan Tingkat Materialitas dalam proses Pengauditan Laporan Keuangan di Jogjakarta
  4. Analisis Hubungan Set Kesempatan Investasi dengan Pendanaan Perusahaan dan Kebijakan Deviden Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ
  5. Analisis Pendapatan Pengusaha Ayam Potong (Studi Kasus Kota Jakarta Selatan)