Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Konsumsi Pasca Bencana Gempa Bumi dn Strategi-Strategi yg Diterapkan

Judul Skripsi : Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Bencana Gempa Bumi dan Strategi-Strategi yang Diterapkan dalam Menghadapi Peristiwa tersebut (Studi Kasus pada Kabupaten Klaten)

 

A. Latar Belakang Skripsi

Bencana gempa bumi yang terjadi kali ini mengakibatkan kerusakan dimana-mana, yang secara langsung maupun tidak langsung juga berpengaruh terhadap perubahan aspek-aspek sosial dan ekonomi yang terjadi di dalam masyarakat itu sendiri, tidak terkecuali aspek-aspek kehidupan yang lain. Misalnya dalam aspek ekonomi, terjadinya gempa bumi mengakibatkan kegiatan ekonomi masyarakat tidak dapat berjalan dengan lancar atau malah ada yang berhenti. Kegiatan ekonomi masyarakat banyak yang terhenti untuk sementara waktu, maka akan berdampak pada tingkat konsumsi masyarakat itu sendiri.

Sesudah gempa terjadi, masyarakat masih dihinggapi rasa takut dan trauma. Masyarakat mengungsi ke tempat yang aman, dan sebagian yang lain berusaha membersihkan puing-puing reruntuhan rumah, sehingga mengakibatkan kegiatan-kegiatan usaha sempat lumpuh, sehingga banyak warga yang hanya mengandalkan bantuan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, pada akhirnya konsumsi rumah tangga juga harus dibiayai oleh tabungan yang dibuat pada masa lalu. Tindakan melakukan konsumsi dengan menggunakan tabungan masa lalu ini dalam istilah ekonominya disebut dissaving atau mengeruk tabungan (Case and Fair, 1995:817).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah proporsi konsumsi rumah tangga sebelum dan sesudah bencana gempa bumi terjadi?
  2. Apakah terdapat perbebedaan pola konsumsi untuk kebutuhan pangan, sandang, perumahan, kesehatan, pendidikan serta hiburan dan sosial antara sebelum dan sesudah terjadinya gempa bumi?
  3. Bagaimanakah strategi pemenuhan konsumsi yang dilakukan oleh rumah tangga pada saat terjadinya bencana gempa bumi?

 

C. Landasan Teori

Pola Konsumsi

Pengeluaran konsumsi rumah tangga selalu menduduki tempat utama dalam penggunaan produk domestik bruto, yaitu sekitar 60% dari produk domestik bruto Indonesia setiap tahunnya. Keadaan ini umum terjadi di negara mana saja bahwa konsumsi rumah tangga selalu menduduki tempat utama dalam distribusi penggunaan produk domestic bruto.

Perilaku konsumen

Penjelasan perilaku konsumen didasarkan pada kecenderungan dan kemampuan yang dimiliki konsumen (rumah tangga) dalam memilih berbagai macam komoditas (barang dan jasa) yang memiliki utilitas maksimum. Jika harga suatu komoditas naik, maka konsumen akan menukarnya dengan barang lain yang serupa. Tindakan tersebut dilakukan agar tingkat utilitas yang diinginkan tetap tercapai walaupun menggunakan anggaran yang lebih sedikit. Peristiwa tersebut terjadi karena adanya efek substitusi. Konsumen menjadi lebih miskin dari sebelumnya ketika harga naik, sehingga dia terpaksa membatasi konsumsinya. Pembatasan ini terjadi karena adanya efek pendapatan.

Pengertian Kesejahteraan Ekonomi

Kesejahteraan ekonomi adalah bagian dari kesejahteraan sosial yang dapat dibawa secara langsung atau secara tidak langsung ke dalam sebuah hubungan yang dapat diukur dengan besarnya kekayaan (Agarwal, 1998:726). Konsep ini telah disepakati oleh beberapa ahli ekonomi seperti Bregson yang mengemukakan bahwa kesejahteraan sosial berfungsi sebagai motivasi yang kuat dari kegiatan ekonomi modern.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian survey yang bersifat komparatif.

Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat korban bencana gempa bumi yogyakarta yang diwakili oleh masyarakat Kabupaten Klaten.

Pengumpulan data yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner yang telah dibuat.

Sumber data pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.

Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis (kuesioner) kepada korban bencana gempa bumi yang memahami pola konsumsi sebelum dan sesudah terjadinya gempa bumi Yogyakarta.

 

E. Kesimpulan

  1. Berdasarkan hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terjadi perubahan konsumsi yang dilakukan masyarakat. Perubahan tersebut juga tampak pada rata-rata pengeluaran konsumsi masyarakat antara sebelum dan sesudah terjadinya gempa bumi.
  2. Pola konsumsi masyarakat sedikit berubah antara sebelum dan sesudah terjadinya bencana gempa bumi. Alokasi pengeluaran konsumsi masyarakat sesudah gempa bumi mengalami peningkatan pada kebutuhan perumahan, pendidikan serta hiburan dan sosial, sedangkan untuk kebutuhan pangan, sandang dan kesehatan mengalami penurunan.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Bencana Gempa Bumi dan Strategi-Strategi Yang Diterapkan
  2. Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Bencana Gempa Bumi Dan Strategi-Strategi Yang Diterapkan
  3. Analisis Rasio Camel terhadap Ekspansi Kredit Bank Umum Swasta Nasional Devisa dan Bank Umum
  4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Jagung di Pasar Domestik Tahun 1984-2008
  5. Evaluasi Sistem Akuntansi Pengeluaran Barang pada PT Amalia Surya Cemerlang Klaten