Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Faktor Pengaruh Permintaan Kredit Perbankan pd Bank Umum

Judul Skripsi : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Perbankan pada Bank Umum di Propinsi Jawa Tengah (Periode 1990 – 2005)

 

A. Latar Belakang

Pelaksanaan program pembangunan nasional selama ini tetap bertumpu pada Trilogi pembangunan, yaitu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Untuk itu Bank Indonesia sebagai otoritas moneter berperan aktif dalam mendukung terciptanya iklim berusaha yang kondusif terhadap peningkatan investasi, melalui pengendalian laju inflasi, nilai tukar rupiah yang realistis, kondisi neraca pembayaran yang mantap serta berupaya mempengaruhi perkembangan suku bunga dalam batas-batas yang wajar agar mendorong kegiatan investasi yang efisien.

Dalam suatu pembangunan sudah pasti diharapkan terjadinya pertumbuhan. Untuk mencapai sasaran tersebut, diperlukan sarana dan prasara, terutama dukungan dana yang memadai. Disinilah perbankan mempunyai peran yang cukup penting karena sesuai dengan fungsinya perbankan Indonesia adalah penghimpun dan penyalur dana dalam masyarakat sedangkan tujuannya adalah untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah PDRB riil berpengaruh terhadap permintaan kredit perbankan pada bank umum di Propinsi Jawa Tengah?
  2. Apakah suku bunga riil kredit perbankan berpengaruh terhadap permintaan kredit perbankan pada bank umum di Propinsi Jawa Tengah?
  3. Apakah inflasi berpengaruh terhadap permintaan kredit perbankan pada bank umum di Propinsi Jawa Tengah?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Kredit

Pengertian kredit itu sendiri mempunyai dimensi yang beraneka ragam, dimulai dari arti “kredit” yang berasal dari bahasa Yunani “credere” yang berarti “kepercayaan” karena itu dasar kredit adalah kepercayaan. Dengan demikian seseorang memperoleh kredit pada dasarnya adalah memperoleh kepercayaan. Kredit dalam bahasa latin adalah “creditum” yang berarti kepercayaan akan kebenaran, dalam praktek sehari-hari pengertian ini selanjutnya berkembang lebih luas lagi antara lain: (Muljono, 1993).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Sama halnya dengan PDB, PDRB adalah sebutan untuk menyatakan besarnya pendapatan suatu perekonomian daerah. Sedangkan Produk Domestik Bruto (PDB) adalah nilai total atas segenap output akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian baik yang dilakukan oleh penduduk domestik maupun penduduk asing maupun orang-orang dari negara lain yang berrnukim di negara yang bersangkutan. Produk domestik bruto merupakan ukuran terbaik dari kinerja perekonomian karena tujuan PDB adalah meringkas aktivitas ekonomi dalam nilai uang tunggal dalam periode waktu tertentu (Mankiw, 1999).

Teori Klasik tentang tingkat suku bunga

Menurut teori Klasik tabungan merupakan fungsi dari tingkat suku bunga. Makin tinggi tingkat suku bunga, maka makin tinggi pula keinginan masyarakat untuk menabung. Artinya pada tingkat suku bunga yang lebih tinggi masyarakat terdorong untuk mengorbankan atau mengurangi pengeluaran untuk konsumsi guna menambah tabungan. Investasi juga merupakan fungsi dari tingkat suku bunga.

 

D. Metode Penelitian

Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari satu variabel terikat yaitu permintaan kredit perbankan pada bank umum di Propinsi Jawa Tengah dan tiga variabel bebas yaitu PDRB, suku bunga riil kredit dan inflasi serta variabel dummy krisis ekonomi.

Data sekunder ini bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia.

Analisis data yang dilakukan dengan Metode Regresi Kuadrat Terkecil/OLS (ordinary least square).

Pemilihan model regresi ini menggunakan uji Mackinnon, White and Davidson (MWD) yang bertujuan untuk menentukan apakah model yang akan di gunakan berbentuk linier atau log linier.

 

E. Kesimpulan

  1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif terhadap permintaan kredit perbankan pada bank umum di Propinsi Jawa Tengah.
  2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga riil kredit perbankan berpengaruh negatif terhadap permintaan kredit perbankan pada bank umum di Propinsi Jawa Tengah.
  3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis ekonomi berpengaruh positif terhadap permintaan kredit perbankan pada bank umum di Propinsi Jawa Tengah.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisa Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia (Metode Stochastic Frontier Approach Sfa)
  2. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 1990.1 – 2005
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Perbankan Pada Bank
  4. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alokasi Kuk pada Bank-Bank Umum di Indonesia
  5. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Indonesia (Tahun 1988-2005)