Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Faktor – Faktor yg Mempengaruhi Inflasi di Indonesia

Judul Skripsi: Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Inflasi  di Indonesia Tahun  1990 – 2005

 

A. Latar Belakang

Akibat buruk inflasi pada perekonomian yang oleh sebagian ahli ekonomi berpendapat bahwa inflasi yang sangat lambat berlakunya dipandang sebagai stimulator bagi pertumbuhan ekonomi. Kenaikan harga tersebut tidak secepatnya diikuti oleh kenaikan upah pekerja, maka keuntungan akan bertambah. Pertambahan keuntungan akan menggalakkan investasi di masa akan datang dan ini akan menyebabkan percepatan dalam pertumbuhan ekonomi. Tetapi jika inflasi lebih serius keadaannya perekonomian tidak akan berkembang seperti yang diinginkan. Pengalaman beberapa Negara yang pernah mengalami hiperinflasi menunjukkan bahwa inflasi yang buruk akan menimbulkan ketidakstabilan social dan politik, dan tidak mewujudkan pertumbuhan ekonomi (Sukirno, 2004).

Baru – baru ini pada Agustus 2007 tingkat inflasi di indonesia mencapai 0,75 persen telah melampaui ekspektasi atau kenaikan harga – harga. Tingkat inflasi Agustus 2007 dibanding bulan juli yang sama tahun lalu hanya 0,33 persen. Sedangkan inflasi year on year (Agustus 2007 terhadap Agustus 2006) mencapai 6,51 persen. Inflasi year on year tersebut juga lebih tinggi dari bulan lalu yang mencapai 6,06 persen (Sri Mulyani, 2007).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah Jumlah uang beredar (M2) berpengaruh terhadap inflasi?
  2. Apakah produk domestik bruto berpengaruh terhadap inflasi?
  3. Apakah tingkat suku bunga berpengaruh terhadap inflasi?

 

C. Landasan Teori

Inflasi

Inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk naik secara umum dan terus menerus. Akan tetapi bila kenaikan harga hanya dari satu atau dua barang saja tidak disebut inflasi, kecuali bila kenaikan tersebut meluas atau menyebabkan kenaikan sebagian besar dari harga barang-barang lain. (Boediono, 1985:161). Kenaikan harga-harga barang itu tidaklah harus dengan persentase yang sama. Bahkan mungkin dapat terjadi kenaikan tersebut tidak bersamaan.

 

Tingkat Suku Bunga

Menurut Noprin (1996) suku bunga adalah biaya yang harus di bayar oleh pemimjam atas pinjaman yang diterima dan merupakan imbalan bagi pembari pinjaman atas investasinya. Suku bunga mempengaruhi keputusan individu terhadap pilihan membelanjakan uang lebih banyak atau menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan. Suku bunga juga merupakan sebuah harga yang menghubungkan masa kini dengan masa depan, sebagaimana harga lainnya maka tingkat suku bunga ditentukan oleh interaksi antara permintaan dan penawaran (suhedi, 2000).

Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar Rupiah atau disebut juga kurs Rupiah adalah perbandingan nilai atau harga mata uang Rupiah dengan mata uang lain. Perdagangan antar negara dimana masing-masing negara mempunyai alat tukarnya sendiri mengharuskan adanya angka perbandingan nilai suatu mata uang dengan mata uang lainnya, yang disebut kurs valuta asing atau kurs (Salvatore,1998:8).

 

D. Metode Penelitian

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari lembaga-lembaga atau instansi-instansi antara lain Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif.

Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan data runtut waktu (time series).

 

E. Kesimpulan

  1. Variabel penjelas yang terdiri Jumlah uang beredar, Tingkat suku bunga, Kurs US terhadap rupiah, menunjukkan hubungan yang signifikan dengan variabel dependen dan cukup mampu untuk menjelaskan pengaruh yang terjadi pada tingkat inflasi antara tahun 1990.1 sampai tahun 2005.4. Sedangkan produk domestic bruto tidak berpengaruh signifikan dengan variabel dependen.
  2. Variabel PDB tidak berpengaruh signifikan karena dalam periode 1998 – 1999 ekspektasi masyarakat sangat tinggi dan mengakibatkan kenaikan jumlah uang beredar. Besarnya produk domestik bruto dinyatakan dalam satuan uang namun nilai satuan berubah sepanjang waktu. Perubahan nilai produksi total dipengaruhi kuantitas output yang diproduksi maupun tingkat harga. Nilai produk domestik bruto tidak dipengaruhi oleh harga barang-barang.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. S Ok. Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 1990.1 – 2005.4
  2. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Perbankan pada Bank
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Alokasi KUK pada Bank-Bank Umum di Indonesia
  4. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Indonesia (Tahun 1988-2005)
  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Konsumen terhadap Listrik PAD