Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio Perusahaan LQ 45

Judul Skripsi: Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio Perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Jakarta

 

A.Latar Belakang

Price Earning Ratio (PER) digunakan untuk mengukur nilai perusahaan pada saat tertentu berdasar laba yang dicapainya yang dihitung dengan membagi harga saham di pasar dengan labanya. Dengan mengetahui PER suatu perusahaan diketahui posisi saham relatif terhadap saham-saham lainnya. (Surono Subekti, 2002: 35) Secara umum dikatakan bahwa PER yang rendah mengindikasikan murahnya harga saham, sehingga layak untuk dibeli. Namun demikian, ada kalanya investor tetap membeli saham yang memiliki PER tinggi kalau investor tersebut percaya pada potensi perkembangan beberapa tahun kemudian. (Jaka E Cahyono, 2000: 153)

Dalam menilai saham dengan PER, pemodal dan analis sekuritas diharapkan memahami faktor fundamental perusahaan sebagai pedoman untuk menilai PER sehingga kewajaran harga saham dapat dinilai juga. Sesuai dengan pandangan bahwa harga saham mencerminkan harapan para investor atau pasar terhadap prospek suatu perusahaan, maka faktor-faktor yang mempengaruhi harga pasar saham, juga akan berpengaruh terhadap PER. Maka pendekatan lain dalam menilai harga saham adalah dengan mencari faktor-faktor yang mempengaruhi PER secara nyata, kemudian dibuat suatu model untuk menilai PER perusahaan dimasa yang akan datang, sehingga dapat dinilai pula kewajaran harga suatu saham perusahaan. (Winto Praditya, 2004:8)

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

  • Apakah variabel Growth (tingkat pertumbuhan laba) secara signifikan mempengaruhi PER?
  • Apakah variabel Sd Growth (standar deviasi tingkat pertumbuhan laba) secara signifikan mempengaruhi PER?
  • Apakah variabel ROI (Return on Investment) secara signifikan mempengaruhi PER?

 

C. Landasan Teori

Tingkat Keuntungan Investasi Sekuritas

Motif pemodal atau investor menanamkan dananya pada sekuritas adalah mendapatkan return (tingkat pengembalian) yang maksimal dengan risiko tertentu atau memperoleh return tertentu pada risiko yang minimal. Return atas investasi sekuritas khususnya saham dapat diperoleh dalam dua bentuk yaitu dividen dan capital gain. (Siti Resmi, 2002, 276)

Pendekatan Penilaian Harga Saham

Secara umum pendekatan dalam analisis dan penilaian saham ada dua, yaitu analisis sekuritas fundamental (fundamental security analysis) atau analisis perusahaan (company analysis) dan analisis teknis (technical analysis). (Jogiyanto, 1998: 88)

Keterkaitan Nilai Intrinsik dan Keputusan Pembelian Saham

Berdasarkan Random-walk theory (Francis, 1986) bahwa harga saham akan berubah-ubah mendekati nilai intrinsiknya. Informasi yang terus berkembang setiap hari, menyebabkan analis mengestimasi kembali nilai saham sehingga harga saham terkoreksi menuju nilai intrinsiknya. Nilai intrinsik merupakan nilai sebenarnya dari saham. (Siti Resmi, 2002: 276) Meskipun dalam jangka pendek pergerakan harga saham sukar untuk diterka secara pasti, namun dalam jangka panjang pergerakan harga saham dan kinerja perusahaan emiten umumnya bergerak searah. Namun demikian tidak ada bursa yang terus-menerus naik atau turun. (Sawidji Widoatmojo, 2004: 14)

 

D. Metode Penelitian

Sampel dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang masuk dalam perhitungan Indeks LQ 45 tahun 2002-2004, dan memenuhi kriteria pemilihan sample dan diperoleh sampel sebanyak 45 perusahaan.

Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan masing-masing perusahaan yang diambil dari ICMD (Indonesian Capital Market Directory) 2003- 2005.

Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda, pengujian dilakukan dengan Uji F dan Uji t dan Uji R2 (Koefisien Determinan). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 11.0 for Windows.

Jenis data yang digunakan adalah data sekunder (archival) yang terdiri dari data laporan keuangan perusahaan LQ 45.

 

E. Kesimpulan

Hasil Pengujian Hipotesis secara Parsial

Hasil Uji t menunjukkan secara partial hanya variabel Sd Growth (deviasi standar pertumbuhan laba) yang tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap PER. Variabel Growth (tingkat pertumbuhan laba), ROI (Return on Investment), dan ROE (Return on Equity) berpengaruh signifikan terhadap variabel PER pada derajat kepercayaan 5% (α = 0.05) sedangkan variabel FLEV (Financial Leverage) signifikan pada derajat kepercayaan 10% (α = 0.10).

Hasil Pengujian Secara Serempak (uji F)

Dari Tabel ANOVA. Dari hasil penggunaan analisis varian didapat p-value nilai F (Sig. F: 0.000) < α (α = 0.05), sehingga H0 di tolak yang berarti secara nyata seluruh variabel independen dalam model tersebut secara bersama-sama dapat menjelaskan variabel dependen-nya

Hasil Pengujian R2 (Koefisien Determinan)

Dari Tabel Model Summary diperoleh nilai Adjusted R2-nya sebesar 0.172 berarti variabel independen yang digunakan dalam penelitian mampu menjelaskan variasi total variabel dependen-nya sebesar 17.2 %. Rendahnya nilai Adjusted R2 memberi petunjuk bahwa masih banyak variabel-variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian yang mempengaruhi PER.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Pengaruh Penanaman Modal Asing dan Ekspor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Negara
  2. Pengaruh Tenaga Kerja, Ekspor dan Inflasi terhadap Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Propinsi
  3. Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Bagi Hasil terhadap Deposito Mudharabah ( Bank Syariah Mandiri )
  4. Analisis Biaya – Volume – Laba Sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba
  5. Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Dividen Kas di Bursa Efek Jakarta