Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Analisis Faktor-Faktor yg Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Indonesia

Judul Skripsi : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Indonesia (Tahun 1988-2005)

 

A. Latar Belakang

Pada tahun 2000 sampai 2002, inflasi sempat mengalami kenaikan yang bersumber dari nilai tukar yang bergejolak karena berbagai perubahan kondisi sosial politik yang terjadi serta meningkatnya harga BBM dan barangbarang yang dikendalikan oleh pemerintah sehubungan dengan dikuranginya subsidi. Suku bunga mengalami kenaikan dan penurunan setiap tahunnya. Akibat dari meningkatnya harga BBM, harga-harga kebutuhan pokok masyarakat juga ikut naik. Pada tahun 2003 sampai tahun 2005 perekonomian indonesia mulai membaik dengan penurunan inflasi dan tingkat suku bunga sehingga pengeluaran konsumsi masyarakat mulai menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ekonomi saat ini bertumpu pada konsumsi karena peranan sektor investasi dan ekspor mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bertitik tolak pada latar belakang masalah yang dipaparkan sebelumnya, maka penyusun skripsi akan meneliti dan menganalisis faktorfaktor yang dapat mempengaruhi konsumsi masyarakat di Indonesia. Faktorfaktor yang di teliti antara lain : pendapatan nasional riil, inflasi, suku bunga deposito riil, serta jumlah uang beredar. Berdasarkan permasalahan di atas, maka penulis mengambil judul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Indonesia Tahun 1988 – 2005”.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah variabel pendapatan nasional riil berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia ?
  2. Apakah variabel inflasi berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia ?
  3. Apakah variabel suku bunga deposito riil berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Konsumsi

Konsep konsumsi, yang merupakan konsep yang di Indonesiakan dari bahasa inggris ”Consumtion”. Konsumsi adalah pembelanjaan atas barangbarang dan jasa-jasa yang dilakukan oleh rumah tangga dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dari orang yang melakukan pembelanjaan tersebut. Pembelanjaan masyarakat atas makanan, pakaian, dan barang-barang kebutuhan mereka yang lain digolongkan pembelanjaan atau konsumsi. Barang-barang yang di produksi untuk digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya dinamakan barang konsumsi.(Dumairy, 1996)

Pendapatan Nasional

Pendapatan nasional adalah jumlah dari pendapatan faktorfaktor produksi yang digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa oleh suatu negara dalam tahun tertentu. Pendapatan nasional dapat dibedakan menjadi dua yaitu Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan Pendapatan Nasional Bruto (PNB). Pendapatan domestik bruto adalah nilai barang-barang dan jasa-jasa yang diproduksikan di dalam Negara tersebut dalam suatu tahun tertentu. Sedangkan pendapatan nasional bruto adalah nilai dari semua barang jadi dan jasa yang diproduksi oleh faktor-faktor produksi domestik dalam negeri dalam suatu periode tertentu.

 

Inflasi

Inflasi merupakan kecenderungan naiknya harga barang dan jasa secara terus-menerus, ini menunjukkan bahwa terlalu banyak uang yang mengejar barang yang terbatas jumlahnya. (Boediono, 1990).

 

D. Metode Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode destkriptif dan kuantitatif, yaitu mendiskripsikan suatu permasalahan dengan menganalisis data dan hal-hal yang berhubungan dengan angka-angka atau rumus-rumus perhitungan yang digunakan untuk menganalisis masalah yang sedang diteliti. Adapun metode analisis yang digunakan peneliti yaitu dengan metode ECM (Error Correction Model).

 

E. Kesimpulan Skripsi

  1. Besarnya pengaruh variabel pendapatan nasional, inflasi, suku bunga deposito riil dan jumlah uang beredar terhadap pengeluaran konsumsi di Indonesia dalam jangka pendek yaitu 75,12 % ditunjukkan dari variasi variabel independent mampu pengaruhi variasi dependent sebesar 0,751190 sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model regresi yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dalam jangka panjang variasi variabel independent mampu pengaruhi variasi dependent sebesar 0,984057 menunjukkan bahwa variable independent lebih mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 98,40% dan sisanya dijelaskan oleh variabele lain diluar model yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
  2. Variabel pendapatan nasional pada jangka pendek dan jangka panjang secara statistik positif dan signifikan, berarti pendapatan nasional berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat di Indonesia periode 1988-2005. Hal ini disebabkan karena kuatnya kinerja ekspor dan peran investasi yang meningkat dalam pembentukan PDB. Dengan dorongan permintaan baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri, sektor industri pengolahan, sector perdagangan dan sektor pengangkutan menjadi motor pertumbuhan dengan sumbangan terhadap pertumbuhan PDB. Pada kondisi jangka panjang dan jangka pendek ketika pertumbuhan ekonomi suatu negara mengalami peningkatan maka hal tersebut berdampak pada kenaikan pendapatan nasional yang pada akhirnya mempengaruhi masyarakat dalam mengambil keputusan untuk berkonsumsi. Pendapatan nasional semakin meningkat maka semakin besar pengeluaran konsumsi masyarakat dan sebaliknya.
  3. Variabel tingkat inflasi pada jangka pendek secara statistik tidak signifikan, berarti tingkat inflasi tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat di Indonesia periode 1988-2005. Hal ini karena masyarakat telah menyesuaikan menurutpendapatannya untuk melakukan konsumsi. Kenaikan harga-harga yang terus meningkat dirasa sebagai masalah bagi masyarakat tetapi untuk memenuhi kebutuhan maka masyarakat mengambil keputusan untuk berkonsumsi walaupun harga-harga naik. Sedangkan secara jangka panjang tingkat inflasi tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi di indonesia. saat inflasi yang terus meningkat menyebabkan kenaikan harga-harga barang dan jasa. Dalam jangka panjang inflasi tidak berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat karena masyarakat telah menyesuaikan menurut pendapatannya untuk melakukan konsumsi. Kenaikan harga-harga yang terus meningkat dirasa sebagai masalah bagi masyarakat tetapi untuk memenuhi kebutuhan maka masyarakat mengambil keputusan untuk berkonsumsi walaupun harga-harga naik.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisa Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia (Metode Stochastic Frontier Approach SFA)
  2. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 1990.1 – 2005
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Perbankan Pada Bank
  4. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alokasi Kuk pada Bank-Bank Umum di Indonesia
  5. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Indonesia (Tahun 1988-2005)

 

 

Incoming search terms: