Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Ekonomi: Analisis Faktor – Faktor yg Mempengaruhi Dividen Kas di BEJ

Judul Skripsi: Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Dividen Kas di Bursa Efek Jakarta

 

A. Latar Belakang

Investor mengharapkan untuk mendapatkan tingkat kembalian (return) baik berupa dividen maupun capital gain tidak didasarkan pada kebijakan manajemen (intern) perusahaan tetapi didasarkan pada hasil atau kinerja yang telah dicapai oleh perusahaan yang tercermin dalam laporan keuangan yang dipublikasikan. Kebijakan apapun yang ditempuh oleh manajemen perusahaan, bagi investor tidak terlalu dipertimbangkan, karena kebijakan manajemen hanya dapat diketahui oleh pihak intern perusahaan. Bagi investor yang terpenting adalah melihat bagaimana perkembangan perusahaan terutama dari kinerja keuangannya.

Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa variabel-variabel yang berpengaruh terhadap kebijakan dividen terdiri dari : profitabilitas, stabilitas dividen dan earning, likuiditas, investasi, dan pembiayaan. Sementara itu berdasarkan laporan keuangan variabel tersebut diidentifikasi sebagai berikut :

(1)profitabilitas (diukur dengan laba bersih setelah pajak)

(2) likuiditas (diukur dengan cash ratio dan current ratio)

(3) investasi (diukur dari jumlah dana yang ditanamkan pada aktiva tetap operasi)

(4) pembiayaan (diukur dengan rasio leverage).

Sedangkan earning dapat dilihat dari earning per share (EPS),dan dividen (cash dividend) merupakan tujuan investor untuk memperoleh pendapatan dividen.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah ROI, Cash Ratio, Current Ratio, DTA, EPS dan Size secara parsial berpengaruh terhadap cash dividend perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta ?
  2. Apakah ROI, Cash Ratio, Current Ratio, DTA, EPS dan Size secara simultan berpengaruh terhadap cash dividend perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Akuntansi

Akuntansi sering kali dijuluki sebagai “bahasa bisnis” (language of business). Perubahan yang cepat dalam masyarakat kita telah menyebabkan semakin kompleknya “bahasa” tersebut yang digunakan untuk mencatat, mengikhtisarkan, melaporkan dan menginterprestasikan data dasar ekonomi untuk keperluan perorangan, pengusaha, pemerintah dan anggota masyarakat lainnya.

 

Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan pelaporan dari peristiwa-peristiwa keuangan perusahaan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk komunikasi antara data keuangan atau aktifitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktifitas perusahaan tersebut. Karena bersifat sebagai alat komunikasi, maka setiap perusahaan harus membuat laporan keuangan yang merupakan sumber utama informasi keuangan.

Pengertian Pasar Modal

Pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Pada dasarnya pasar modal tidak berbeda dengan pasar lainnya. Pada pasar lain umumnya pembeli dapat memperoleh segala keterangan atau informasi dari penjual sedangkan di pasar modal, informasi diperoleh antara lain dengan membaca prospek perusahaan. Hal yang mungkin membedakan pasar modal dengan pasar lainnya adalah pasar modal yang bersifat abstrak yaitu pembeli tidak dapat informasi langsung dari penjual dan juga bersifat kongkrit yaitu berupa lembar surat berharga yang mempunyai keterikatan dalam investasi.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini dilakukan di pojok Bursa Efek Jakarta (BEJ) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Didalam penelitian ini yang menjadi populasi penelitian adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta tahun 2001-2004.

Tehnik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling.

Data yang diperlukan adalah data sekunder.

Cara Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan dokumentasi.

 

E. Kesimpulan Skripsi

Pada hipotesis 3 dan 5 dinyatakan bahwa Current Ratio dan EPS signifikan berpengaruh positif terhadap dividen kas di BEJ, terbukti dapat diterima. Sedangkan hipotesis 1, 2, 4, dan 6 tidak dapat diterima. Kemampuan keenam variabel tersebut (ROI, cash ratio, current ratio, DTA, EPS dan Size)secara bersama-sama signifikan berpengaruh posotif terhadap dividen kas sebesar 0,729 seperti yang ditunjukkan dalam Adjusted R Square. Hal ini berarti besarnya pengaruh variabel bebas tersebut terhadap dividen kas sebesar 72,9% sedangkan sisanya sebesar 27,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model analisis regresi.

Kemampuan factor lain tersebut adalah factor fundamental lainnya (seperti rasio solvabilitas atau leverage yang lain dan rasio aktivitas) serta variabel makro ekonomi (seperi tingkat bunga, kurs rupiah terhadap valuta asing, neraca pembayaran, ekspor-impor, dan kondisi ekonomi lainnya)dan variabel non ekonomi (seperti kondisi politik). Variabel-variabel diluar kondisi perusahaan tersebut sangat mungkin mempengaruhi kinerja perusahaan terutama yang tercermin dalam besaran pembayaran dividen terutama dividen kas.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Pengaruh Penanaman Modal Asing dan Ekspor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Negara
  2. Pengaruh Tenaga Kerja, Ekspor dan Inflasi terhadap Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Propinsi
  3. Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Bagi Hasil terhadap Deposito Mudharabah ( Bank Syariah Mandiri )
  4. Analisis Biaya – Volume – Laba Sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba
  5. Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Dividen Kas di Bursa Efek Jakarta