Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Akutansi: Ketidakpastian Lingkungan trhdp Karakteristik Informasi Sistem Akuntansi

Judul Skripsi : Pengaruh Ketidakpastian Lingkungan terhadap Karakteristik Informasi Sistem Akuntansi Manajemen dengan Moderasi Locus of Control pada Perusahaan Manufaktur di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

 

A. Latar Belakang

Ketidakpastian lingkungan (environment uncertainty) yang ada akn menyulitkan manajer dalam membuat perencanaan dan melakukan pengendalian terhadap operasi perusahaan. Salah satu potensi perusahaan yang harus memperoleh perhatian dari manajer adalah informasi. Informasi dapat berfungsi sebagai alat untuk mengidentifikasi aktifitas perusahaan yang relevan (Feather, 1968; Mock, 1971; Barron, et. al., 1974). Chenhall dan Morris (1986) mengelompokkan karakteristik informasi yang bermanfaat berdasarkan persepsi manajer menjadi 4 bagian, yaitu: Broadscope, timelines, dan Aggregate Integratet.

Ketidakpastian lingkungan merupakan persepsi dari anggota organisasi dalam mengantisipasi pengaruh faktor lingkungan terhadap organisasi. Duncan (1972) mendefinisikan lingkungan sebagai totalitas faktor sosial dan fisik yang berpengaruh terhadap perilaku pembuatan keputusan seseorang dalam organisasi.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah ketidakpastian lingkungan berpengaruh terhadap Karakteristik Informasi Sistem akuntansi Manajemen pada Perusahaan Manufaktur di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
  2. Apakah Ketidakpastian Lingkungan, Locus of Control dan Interaksi Ketidakpastian Lingkungan dengan Locus of Control berpengaruh terhadap Karakteristik Informasi Sistem akuntansi Manajemen pada Perusahaan manufaktur di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

 

C. Landasan Teori

Kontinjensi

Outley (1980) menyatakan, pendekatan kontinjensi dalam akuntansi manajemen berdasarkan pada premis bahwa tidak ada sistem akuntansi manajemen yang secara universal selalu tepat untuk bisa diterapkan dalam setiap keadaan. Pernyataan Outley (1980) ini telah banyak ditindaklanjuti dengan berbagai penelitian dalam bidang sistem akuntansi manajemen dengan memasukkan variabel kontinjensi, seperti ketidakpastian lingkungan (Gordon dan Narayanan, 1984; Fisher, 1986). Ketidakpastian tugas (Chong, 1996), kompleksitas teknologi (Chenhall dan Morris, 1986), serta strategi (Govindarajan dan Gupta, 1985; Simons, 1987). Analisis dengan menggunakan regresi linier sederhana telah banyak digunakan dalam melihat pengaruh variabel kontinjensi dalam kaitannya dengan sistem akuntansi manajemen.

Sistem Akuntansi Manajemen

Sistem Akuntansi manajemen adalah suatu mekanisme pengendalian organisasi, serta merupakan alat yang efektif dalam menyediakan informasi yang berguna untuk memprediksi konsekuensi yang mungkin terjadi dari berbagai alternatif aktifitas yang dapat di lakukan (Nazaruddin, 1998). Sedangkan Atkinson (1995) menyatakan bahwa sistem akuntansi manajemen adalah sistem informasi yang mengumpulkan data operasional dan finansial, memprosesnya, menyimpannya dan melaporkan kepada pengguna. Produk yang dihasilkan oleh sistem akuntansi manajemen adalah informasi akuntansi manajemen.

 

Karakteristik Informasi Akuntansi Manajemen

Informasi akuntansi manajemen merupakan produk dari sistem informasi akuntansi manajemen. Informasi ini digunakan untuk membantu para pekerja, manajer dan eksekutif untuk membuat keputusan yang lebih baik (Atkinson, 1995).

 

D. Metode Penelitian Skripsi

Metoda pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket, dimana angket tersebut berbentuk skala yang disusun berdasarkan teori-teori dukungan sosial dan teori-teori perilaku asertif.

Skala yang dibentuk yaitu skala dukungan sosial dan skala perilaku asertif yang disusun oleh Lili Yuniarti (1998), kemudian dimodifikasi dan penambahan oleh penulis dalam hal jumlah dan kata-kata. Sebelum data digunakan terlebih dahulu dilakukan uji coba data dengan uji validitas dan reliabilitas.

Sedangkan metoda analisis yang digunakan dengan metoda korelasi product moment pearson.

 

E. Kesimpulan

  1. Moderasi pengaruh variabel locus of control dapat memperkuat pengaruh ketidakpasatian lingkungan terhadap karakteristik sistem informasi akuntansi manajemen, dimana hasil yang didapat nilai R2 tahap II > R2 tahap I dengan selisih sebesar 0,099.
  2. Variabel ketidakpastian lingkungan berpengaruh signifikan terhadap karakteristik sistem informasi akutansi manajemen pada perusahaan manufaktur di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Artinya apabila variabel ketidakpastian lingkungan meningkat maka karakteristik sistem informasi akuntasi manajemen akan meningkat begitupun sebaliknya.
  3. Variabel ketidakpastian lingkungan dan locus of control berpengaruh signifikan terhadap karakteristik sistem informasi akutansi manajemen, artinya setiap terjadi kenaikan kedua variabel tersebut maka karakteristik sistem informasi akuntasi manajemen akan meningkat. Sedangkan interaski varaibel ketidakpastian lingkungan dengan locus of control berpengaruh signifikan secara negatif terhadap karakteristik sistem informasi akuntansi manajemen pada perusahaan manufaktur di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang artinya setiap terjadi penurunan variabel interaksi tersebut maka variabel karakteristik sistem informasi akuntansi manajemen akan meningkat, begitu sebaliknya.

 

Contoh Skripsi Akutansi

  1. Analisis Dampak Pengumuman Right Issue Terhadap Return Saham dan Likuiditas Saham di Bursa Efek Jakarta
  2. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Underpricing Saham pada Perusahaan Go Public di BEJ
  3. Analisis Perbandingan Resiko dan Tingkat Pengembalian Reksa Dana Syariah dan Reksa Dana Konvensional
  4. Dampak Pengumuman Bond Rating terhadap Return  Saham pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta
  5. Dampak Pengumuman Bond Rating terhadap Return Saham Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di BEJ 2001-2005