Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Akutansi: Efisiensi dan Keefektivan Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban

Judul Skripsi : Efisiensi dan Keefektivan Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Manajemen (Studi Kasus : PT PERKEBUNAN NUSANTARA V)

 

A. Latar Belakang

Dalam dua dekade terakhir banyak perusahaan-perusahaan mengalami perubahan yang drastis. Sebagian manajer telah belajar bahwa cara terbaik menjalankan bisnis adalah jangan bekerja lebih banyak dan perubahan terbesar harus dibuat mengenal bagaimana organisasi harus dikelola dan bagaimana pekerjaan dilakukan. Untuk dapat mewujudkan kondisi perusahaan yang sehat, strategi manajemen yang mutlak sangat dibutuhkan. Strategi merupakan perencanaan yang besar, menetapkan secara umum kearah mana organisasi bergerak yang diinginkan manajemen senior. Kebutuhan untuk memformulasikan strategi biasanya timbul dalam merespon ancaman yang diterima atau adanya kesempatan. Manajemen dituntut untuk dapat mengelola semua sumber daya yang dimiliki seperti modal, tenaga kerja, teknologi, serta sumber daya lainnya secara efektif dan efisien dalam usaha mencapai tujuan perusahaan, yaitu laba yang optimal.

Organisasi perusahaan terdiri atas orang-orang, manajemen harus mencapai tujuannya melalui orang-orang yang ada di organisasi tersebut. Oleh karena itu perusahaan memerlukan adanya desentralisasi, yaitu delegasi otoritas pembuatan keputusan organisasi dengan memberi manajer serangkaian level operasi dan otoritas untuk membuat keputusan yang berkaitan dengan daerah tanggung jawabnya. Suatu organisasi yang terdesentralisasi secara kuat adalah organisasi yang memberikan kebebasan manajer-manajer tingkat yang lebih rendah untuk membuat keputusan.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Seberapa jauh efisiensi dan efektifitas penerapan akuntansi pertanggungjawaban dalam mengendalikan dan mengevaluasi kinerja manajemen perusahaan ?
  2. Faktor-faktor apakah yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas peranan akuntansi pertanggungjawaban dalam mengendalikan dan mengevaluasi kinerja manajemen perusahaan ?

 

C. Landasan Teori

Tinjauan Sistem Pengendalian Manajemen

Penegendalian manajemen merupakan keharusan dalam suatu organisasi yang mempraktikan desentralisasi. Salah satu pandangan bahwa sistem pengendalian manajemen harus sesuai dengan strategi perusahaan. Yang dimaksud Sistem Pengendalian Manajemen menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam Management control system (Homewood : Illinois, Richard D. Irwin, Inc, 1984)

Sistem pengendalian manajemen adalah struktur dan proses sistematis yang terorganisir yang digunakan oleh manajemen untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan operasi organisasi sesuai dengan strategi dan kebijakan organisasi.

Desentralisasi Organisasi

Desentralisasi adalah masalah tingkatan, karena seluruh organisasi didesentralisasi sampai pada lingkup tertentu sejauh diperlukan.suatu organisasi yang terdesentralisasi secara kuat adalah organisasi yang memberikan kebebasan pada manejer-manejer tingkat yang lebih rendah atau karyawan untuk membuat keputusan. Dengan demikian yang dimaksud dengan desentralisasi menurut Thomas P. Edmons, Cindy D. E, dan Bor-Yi Tsay dalam Fundamental Managerial Accounting Concepts (Irwin : McGraw-Hill,inc.,2000) :

Pendelegasian otoritas dan tanggung jawab kepada individu yang berada pada posisi terbaik atas situasi dan kondisi tertentu sebagai pengambilan keputusan.

Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban

Akuntansi pertanggungjawaban mendasarkan pada pemikiran bahwa seorang manajer harus dibebani tanggung jawab atas prestasinya sendiri dan prestasi bawahannya. Konsep akuntansi pertanggungjawaban menjadi pedoman departemen akuntansi untuk mengumpulkan, mengukur dan melaporkan prestasi sesungguhnya, prestasi yang diharapkan dan selisih yang timbul dalam setiap pusat pertanggungjawaban. Defenisi akuntansi pertanggungjawaban menurut Robert N. Anthony dan Vijay Gonvindarajan dalam Management Control System (Irwin : McGraw-Hill, Inc, 1998) :

Sebuah sistem akuntansi yang dirancang bagi sebuah organisasi sedemikian rupa sehingga biaya-biaya dikumpulkan dan dilaporkan sesuai dengan tingkat pertanggungjawaban dalam organisasi. Setiap tingkat pengawasan (supervisory area) dalam organisasi hanya dibebani dengan biaya yang menjadi tanggung jawab dan yang berada dibawah kendalinya.

 

D. Metode Penelitian

Dalam penyusunana skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian yaitu Studi Pustaka, Studi Kasus dan Metode Analisis.

 

E. Kesimpulan

  1. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban dalam mengendalikan dan mengevaluasi kinerja manajemen perusahaan pada PT. Perkebunan Nusantara V (PERSERO) telah berjalan secara efektif dan efisien, hal ini dibuktikan dengan adanya partisipasi dari manajemen level bawah dalam proses penetapan anggaran. Anggaran yang telah disahkan tersebut kemudian akan digunakan sebagai alat pengendalian kegiatan operasi perusahaan oleh manajemen puncak dan para manajer pusat pertanggungjawaban akan dievaluasi dan dianalisa prestasi aktualnya berdasarkan anggaran tersebut.
  2. Faktor yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas peranan akuntansi pertanggungjawaban dalam mengendalikan dan mengevaluasi kinerja manajemen adalah adanya Struktur organisasi PT. Perkebunan Nusantara V telah menunjukkan adanya pemberian otoritas dan tanggung jawab yang mutlak dan absoulut antara superior dengan subordinat. Pemisahan fungsi-fungsi manajemen menjadi pusat pertanggungjawaban menunjukan bahwa perusahaan sangat mementingkan sistem pengendalian yang baik. PT. Perkebunan Nusantara V telah menetapkan proses penyusunan anggaran dengan baik, yakni dengan melibatkan seluruh anggota manajemen pada berbagai tingkat.

 

Contoh Skripsi Akutansi

  1. Analisis Struktur Pengendalian Intern terhadap Sistem Pemberian dan Pengembalian Kredit Pada Bank Kalbar
  2. Efisiensi dan Keefektivan Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Pengendalian dan Evaluasi
  3. Hubungan Antara Biaya Transaksi dan Post Earnings Announcement Drift
  4. Analisa Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Capital Gain dan Deviden pada Perusahaan Non Manufaktur Di Bej
  5. Analisis Dampak Pengumuman Right Issue terhadap Return Saham dan Likuiditas Saham di Bursa Efek Jakarta