Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Akutansi: Analisis Pengaruh Rasio-Rasio Keuangan dlm Memprediksi Perubahan Laba

Skripsi Akutansi: Analisis Pengaruh Rasio-Rasio Keuangan dalam Memprediksi Perubahan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta

 

A. Latar Belakang

Laporan keuangan akan menjadi lebih bermanfaat untuk pengambilan keputusan ekonomi, apabila dengan informasi laporan keuangan tersebut dapat di prediksi apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Dengan mengolah lebih lanjut laporan keuangan melalui proses perbandingan, evaluasi, dan analisis trend akan diperoleh prediksi tentang apa yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang. Disinilah arti penting suatu analisis laporan keuangan (Prastowo, 1995;29).

Menurut Hanafi dan Halim (1995;34), karakteristik kualitatif dari laporan keuangan antara lain adalah relevan dan mempunyai nilai prediksi serta umpan balik. Informasi yang relevan dapat membantu pemakai laporan keuangan untuk membentuk harapan dan kesimpulan mengenai hasil-hasil masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang. Informasi akuntansi mempunyai nilai prediksi apabila informasi tersebut dapat dipakai untuk memprediksi lebih akurat berdasarkan informasi masa lalu dan saat sekarang. Informasi memiliki kemampuan umpan balik apabila informasi tersebut dapat dipakai untuk mengkonfirmasikan kesimpulan-kesimpulan tertentu mengenai masa lalu. Informasi yang mempunyai nilai keduanya (prediksi dan umpan balik) bisa dipakai untuk memprediksi masa mendatang lebih tepat lagi.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini, yaitu apakah rasio-rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk memprediksi perubahan laba tahun pertama, tahun kedua, tahun ketiga dan tahun keempat yang akan datang?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Laporan Keuangan

Untuk memahami pengertian laporan keuangan, terlebih dahulu akan dijelaskan pengertian akuntansi karena laporan keuangan berkaitan erat dengan proses akuntansi. Menurut Hanafi dan Halim (1995), akuntansi didefinisikan sebagai proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan, dan pengkomunikasian informasi ekonomi yang biasa dipakai untuk penilaian dari pengambilan keputusan oleh pemakai informasi tersebut. Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi dan akuntan bertanggungjawab atas tugas-tugasnya dalam mengelola semua informasi keuangan yang berhubungan dengan perusahaan dan membantu dalam pengambilan keputusan.

Pengertian Analisis Rasio Keuangan

Menurut Bambang Riyanto (1995), dalam mengadakan interpretasi dan analisis laporan keuangan suatu perusahaan diperlukan adanya ukuran yang akan digunakan dalam analisis finansial yang disebut rasio. Pengertian rasio ini sebenarnya hanyalah alat yang dinyatakan dalam “aritmatical terms” yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macan data finansial.

Laba

Hampir setiap perusahaan menginginkan laba atau sering disebut juga dengan keuntungan (profit). Dimana laba itu diperlukan oleh perusahaan untuk dapat melangsungkan kehidupan perusahaan. Oleh karena itu, agar perusahaan dapat terus eksis didalam perekonomian maka diharapkan perusahaan tersebut akan mendapat laba.

 

D. Metode Penelitian

Sampel yang ada merupakan perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dari tahun 2000-2004.

Populasi penelitian ini perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) tahun 2000 sampai dengan 2004 yang tercatat dalam Indonesian Capital Market Directory (ICMD).

Sampel penelitian ditentukan secara Purposive Sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel yang representatif sesuai dengan kriteria yang ditentukan.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder.

 

E. Kesimpulan

  1. Tidak semua variabel dapat digunakan untuk memprediksi perubahan laba. Hal ini karena tidak semua variabel lolos seleksi, varaibel-variabel tersebut adalah :
  2. Untuk tahun pertama hanya satu variabel yaitu variabel GPNS (Rasio ini mengukur seberapa banyak keuntungan bisa diperoleh dari setiap rupiah penjualan)
  3. Untuk tahun kedua tiga variabel yaitu variabel GPNS (Rasio ini mengukur seberapa banyak keuntungan bisa diperoleh dari setiap rupiah penjualan), INS (untuk menilai apakah ada pergeseran nilai setelah suatu periode tertentu) dan NSQA (Merupakan alat ukur efisiensi dimana perusahaan menggunakan aktiva untuk menghasilkan penjualan).
  4. Pengaruh secara simultan terjadi pada prediksi tahun kedua, yaitu ada tiga variabel yang secara bersama-sama berpengaruh terhadap prediksi perubahan laba. Variabel tersebut adalah variabel GPNS (Gross Profit to Net Sales), variabel INS (Inventory to Net Sales) dan variabel NSQA (Net Sales to Quick Assets).

 

Contoh Skripsi Akutansi

  1. Penggunaan Informasi Keuangan untuk Memprediksi Laba dan Arus Kas Perusahaan Go Public di Indonesia
  2. Analisis Pengaruh Faktor Fundamental dan Kurs Valuta Asing terhadap Return Saham Sektor Telekomunikasi
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Underpricing pada Perusahaan yang Go Public
  4. Analisis Pengaruh Rasio-Rasio Keuangan dalam Memprediksi Perubahan Laba pada Perusahaan Manufaktur
  5. Hubungan Antara Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban dengan Efektivitas Pengendalian Biaya