Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Akutansi: Analisa Perbandingan Aliran Kas PT Aqua Golden Mississippi Tbk

Judul Skripsi : Analisa Perbandingan Aliran Kas PT Aqua Golden Mississippi Tbk Sebelum dan Selama Krisis Moneter

 

A. Latar Belakang

Perkembangan perindustrian di Indonesia dewasa ini sangat cepat. Banyak industri dan pabrik-pabrik bermunculan. Berbagai macam hasil industri di pasarkan, diantaranya adalah produk air minum kemasan, yang mana merupakan salah satu contoh industri manufaktur yang kompleks. Didalamnya terdapat berbagai macam bagian yang saling berhubungan untuk berproduksi dan mencapai apa yang dijadikan tujuan dari perusahaan. Diantaranya adalah tenaga kerja, modal, bahan baku dan lain sebagainya. Namun, industri-industri tersebut banyak diantaranya yang harus menutup operasinya karena datangnya krisis ekonomi.

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak pertengahan tahun 1997 lalu, diawali dengan krisis nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat dimana krisis moneter telah mengakibatkan perekonomian Indonesia mengalami suatu resesi ekonomi yang besar. Kondisi moneter dan perekonomian di Indonesia yang sedang mengalami krisis sangat berpengaruh pada dunia usaha dan ketenagakerjaan dimana keadaan ini juga mengakibatkan kemerosotan pendapatan perkapita nasional yang tajam yang akhirnya juga menyebabkan penurunan permintaan atas semua produk hasil industri.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana sumber-sumber dan penggunaan kas PT Aqua Golden Mississippi Tbk pada saat sebelum dan selama krisis moneter.
  2. Bagaimanakah perbandingan aliran kas yang dihasilkan PT Aqua Golden Mississippi Tbk pada saat sebelum dan selama krisis moneter.

 

C. Landasan Teori

Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah laporan yang berisi informasi keuangan sebuah organisasi. Laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan yang merupakan hasil proses akuntansi dimaksudkan sebagai sarana mengkomunikasikan informasi keuangan utama kepada pihak-pihak ekstern. Laporan keuangan yang sering disajikan adalah neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas dan laporan ekuitas pemilik atau pemegang saham. Selain itu, catatan atas laporan keuangan atau pengungkapan juga merupakan bagian integral dari setiap laporan keuangan.

Laporan Aliran Kas

Laporan aliran kas bertujuan untuk efek kas dari kegiatan operasi, investasi dan pendanaan. Klasifikasi arus kas menurut kegiatan perusahaan tersebut memberikan informasi yang memungkinkan bagi para pengguna laporan untuk menilai aktifitas tersebut terhadap posisi keuangan perusahaan dan terhadap jumlah kas dan setara kas. Selain itu, informasi tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara ketiga aktifitas tersebut diatas. Adapun klasifikasi arus kas adalah sebagai berikut:

  1. Aktifitas operasi (operating activities)
  2. Aktifitas Investasi (investing activities)
  3. Aktifitas Pendanaan (financing activities)

 

Pengertian Kas

Kas menurut pengertian sempit berarti uang. Di dalam akuntansi, istilah kas mengandung pengertian yang luas karena meliputi juga uang kertas, uang logam, cek, pos wesel, simpanan di bank dan segala sesuatu yang dapat disamakan dengan uang (Al Haryono Yusup, 1995).

 

D. Metode Penelitian

PT AQUA Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 oleh Tirto Utomo, sebagai produsen pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia. Pabrik pertama didirikan di Bekasi. Setelah beroperasi selama 30 tahun, kini AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia.

PT AQUA Golden Mississippi yang berada di bawah PT. Tirta Investama, beralamat di Jl. Pulo Lentut No.3 Kawasan Industri Pulogadung, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Telp 021-4609166.

Lokasi mata air AQUA senantiasa berada jauh dari pemukiman penduduk. Faktor ini penting dilakukan demi mencegah rembesan limbah pemukiman di sekitar sumber mata air.

Setiap pabrik AQUA di seluruh Indonesia memiliki standar kualitas yang sama untuk sumber mata air pegunungan dan proses perlindungannya.

Dalam menyusun skripsi ini, dilakukan pendekatan studi kasus dengan metode penelitian deskriptif.

 

E. Kesimpulan Skripsi

Rasio kecukupan

Rasio kecukupan yang diperoleh PT Aqua Golden Mississippi Tbk sebelum krisis moneter yaitu pada tahun 1993, 1994, 1995 dan 1996 adalah sebesar 1.02; 0,69; 0,81; dan 1,56. Aliran kas paling besar digunakan untuk pembelian aktiva tetap. Sedangkan rasio kecukupan yang diperoleh PT Aqua Golden Mississippi Tbk selama krisis moneter pada tahun 1997 dan 1998 adalah sebesar 1,21 dan 0,60. Sedangkan tahun 1999 naik menjadi sebesar 1,68 danpada tahun 2000 turun kembali menjadi 0.49. Aliran kas paling besar adalah untuk pembelian aktiva tetap.

Rasio Efisiensi

  • Cash Flow Return on Asset

Cash Flow Return on Asset yang dicapai PT Aqua Golden Mississippi Tbk sebelum krisis moneter pada tahun 1993 adalah 0,16 sedangkan tahun 1994 dan 1995 turun menjadi sebesar 0,13. Dan untuk tahun 1996 naik menjadi 0,26. Hal ini disebabkan karena prosentase kenaikkan aliran kas operasi lebih besar dibandingkan dengan total aktiva. Cash Flow Return on Asset yang dicapai PT Aqua Golden Mississippi Tbk selama krisis moneter tiap tahunnya menurun dari tahun 1997 sampai dengan tahun 1998 hal ini disebabkan karena prosentase kenaikkan total aktiva lebih besar dari aliran kas.

  • Cash Flow Return on Sales

Cash Flow Return on Sales PT Aqua Golden Mississippi Tbk sebelum krisis moneter pada tahun 1993 sampai dengan tahun 1996 mengalami fluktuasi. Pada tahun 1993 Cash Flow Return on Sales sebesar 0,17 kemudian turun menjadi 0,10 pada tahun 1994. Pada tahun 1995 turun kembali menjadi 0,08 dan pada tahun 1996 naik menjadi 0,16. Cash Flow Return on Sales PT Aqua Golden Mississippi Tbk selama krisis moneter tahun 1997 sampai dengan tahun 2000 juga mengalami fluktuasi yaitu sebesar 0,25 pada tahun 1997, turun menjadi 0,05 pada tahun 1998 dan naik lagi menjadi 0,13 pada tahun 1999 dan naik kembali menjadi sebesar 0,14 pada tahun 2000.

  • Free Cash Flow

Free cash flow yang dicapai PT Aqua Golden Mississipi Tbk sebelum krisis moneter pada tahun 1993 adalah Rp 941.060.339. Tahun 1994 sebesar berubah menjadi Rp -4.054.076.790. Tahun 1995 sebesar Rp -135.115.966 dan pada tahun 1996 sebesar Rp 14.546.253.567. Sedangkan free cash flow yang dicapai PT Aqua Golden Mississipi Tbk selama krisis moneter pada tahun 1997 adalah Rp 17.502.829.750. Pada tahun 1998 sebesar Rp -4.851.460.961 dan pada tahun 1999 sebesar Rp 22.056.094.574 serta tahun 2000 sebesar Rp -79.349.986.560. Hal ini mengartikan bahwa perusahaan belum bisa menutupi pengeluaran modal dan pembayaran deviden.

 

Contoh Skripsi Akutansi

  1. Analisis Dampak Pengumuman Right Issue Terhadap Return Saham dan Likuiditas Saham di Bursa Efek Jakarta
  2. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Underpricing Saham pada Perusahaan Go Public di BEJ
  3. Analisis Perbandingan Resiko dan Tingkat Pengembalian Reksa Dana Syariah dan Reksa Dana Konvensional
  4. Dampak Pengumuman Bond Rating terhadap Return  Saham pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta
  5. Dampak Pengumuman Bond Rating terhadap Return Saham Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di BEJ 2001-2005

 

Incoming search terms: