Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Administrasi: Pelaksanaan Kebijakan ADD di Desa Kagokan Kecamatan Gatak

Judul Skripsi : Pelaksanaan Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Kagokan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo Tahun 2006

 

A. Latar Belakang

Kondisi yang mengungkung para birokrat yang sekian lama selalu tunduk kepada pimpinan politis dan kurang mengutamakan pelayanan publik tersebut berpengaruh negatif terhadap akuntabilitas birokrasi publik. Oleh sebab itu, di samping implementasi peraturan perundangan yang konsisten diperlukan pula reorientasi pejabat publik agar benar-benar menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik. Mekanise checks and balances harus terus dikembangkan diantara lembaga-lembaga pemerintah daerah yang ada, dan yang tidak kalah penting seluruh komponen dalam masyarakat hendaknya lebih berani untuk terus menerus menyuarakan aspirasi mereka kepada birokrasi publik (Wahyudi Kumorotomo, 2005:9).

Fenomena-fenomena di masa lalu telah melahirkan konsep pembangunan yang sedikit berbeda di masa sekarang. Pembangunan yang cenderung mengarah pada sentralisasi kekuasaan dan pengambilan keputusan dari atas ke bawah (top-down) kini mulai diminimalkan, dan muncul konsep pembangunan alternatif yang menekankan pentingnya pembangunan berbasis masyarakat (community based development), yang bersifat bottom up dan menggunakan pendekatan lokalitas yaitu pembangunan yang menyatu dengan budaya local serta menyertakan partisipasi masyarakat lokal bukan memaksakan suatu model pembangunan dari luar (Zubaedi, 2007:10). Prinsip pelayanan public harus dilaksanakan oleh jenjang pemerintahan yang sedekat mungkin kepada rakyat. Itu berarti pemerintah desa adalah sebagai ujung tombak pemerintah pusat dalam melaksanakan pembangunan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat karena pemerintah desa merupakan tingkat pemerintahan terkecil yang berhadapan langsung dengan rakyat.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Bagaimana pelaksanaan kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Kagokan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2006?
  2. Faktor-faktor apa yang mendukung keberhasilan kebijakan Alokasi Dana Desa Tahun 2006 di Desa Kagokan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo?

 

C. Landasan Teori

Kebijakan Publik

Ada banyak variasi definisi kebijakan publik dalam berbagai literatur. Thomas R. Dye (1981:1) dalam AG. Subarsono (2005:2) menyatakan, “public policy is whatever governments choose to do or not to do”. Kebijakan publik adalah apapun pilihan pemerintah untuk melakukan atau tidak melakukan. “Sesuatu yang dilakukan” oleh pemerintah akan mempunyai pengaruh yang sama besarnya dengan “sesuatu yang tidak dilakukan” pemerintah.

Pelaksanaan Kebijakan

Pengertian implementasi menurut Kamus Webster dalam Solichin Abdul Wahab (1997:64) adalah “to provide the means for carrying out” (berarti menyediakan sarana untuk melaksanakan sesuatu); “to give practical effect to” (menimbulkan dampak/akibat terhadap sesuatu). Implementasi berarti menyediakan sarana untuk melaksanakan kebijakan dan menimbulkan dampak/akibat terhadap sesuatu hal tertentu.

Alokasi Dana Desa

Alokasi Dana Desa (ADD) adalah dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten untuk desa, yang bersumber dari bagian dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh Kabupaten, diluar Dana Alokasi Khusus (DAK) setelah dikurangi belanja pegawai.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Kagokan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo.

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kebijakan alokasi dana desa dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Kagokan pada tahun 2006 dan faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan alokasi dana desa di desa tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.

Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling.

Untuk menjamin validitas data dilakukan trianggulasi sumber data. Sedangkan analisis data yang dipergunakan adalah analisis interaktif.

 

E. Kesimpulan Skripsi

  1. Tahap Sosialisasi dan Perencanaan

Tahap sosialisasi menggunakan dua media yaitu : pemasangan pamphlet di tempat-tempat umum yang strategis/mudah terbaca oleh masyarakat umum, dan forum sosialisasi di Balai Desa Kagokan pada tanggal 30 Oktober 2006. Hasil dari kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat mengetahui kebijakan ADD, apa tujuannya, bagaimana cara menlaksanakannya, dan siapa yang melaksanakannya.

  1. Tahap Pelaksanaan

Tahap pelaksanaan meliputi tahap penyaluran, pencairan, dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Tahap penyaluran dana dari kas pemerintah daerah Kabupaten Sukoharjo ke rekening pemerintah desa Kagokan dilakukan dalam satu tahapan/termin penyaluran untuk tahun anggaran yang berjalan yaitu tanggal 29 November 2006 dan menyerahkan sepenuhnya pemanfaatan ADD kepada desa sesuai dengan aturan yang ada.

  1. Tahap Evaluasi

Tahap evaluasi terdiri dari tahap pengendalian pengelolaan ADD dan tahap pengawasan pelaksanaan ADD. Pengendalian pengelolaaan ADD di Desa Kagokan dilakukan melalui mekanisme monitoring oleh Tim Pendamping tingkat kecamatan/kabupaten dan kegiatan pelaporan oleh Tim Teknis dan Tim Pengelola ADD. Pelaporan sudah terlaksana dengan baik dan cukup tertib meliputi berkala dan Laporan Pertanggungjawaban ADD secara keseluruhan disertai dengan bukti transaksi dan dokumentasi kegiatan.

 

Contoh Skripsi Administrasi

  1. Pelaksanaan Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Kagokan Kecamatan Gatak
  2. Peranan Kantor Lingkungan Hidup dalam Menjaga Konservasi Sumber Daya Air Di Kota Salatiga
  3. Kualitas Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta
  4. Evaluasi Dampak Program Penanggulangan Flu Burung Kabupaten Sragen
  5. Akuntabilitas Pelayanan Kepabeanan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A3 Surakarta

Incoming search terms: