Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Administrasi: Kualitas Pelayanan Perijinan DINKES

Judul Skripsi : Kualitas Pelayanan Perijinan Dinas Kesehatan Kota Surakarta

 

A. Latar Belakang

Kewenangan wajib di bidang kesehatan tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten / Kota dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan. Sebagai organisasi pemerintah, Dinas Kesehatan harus melaksanakan kelima kewenangan wajib tersebut. Dinas Kesehatan sebagaimana lokasi penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Pembentukan Dinas Kesehatan Kota Surakarta ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 17 tahun 2008. Dinas Kesehatan merupakan unsur pelaksana pemerintah daerah yang dipimpin oleh seorang kepala yang berada dibawah tanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. Secara rinci tugas dan ciri-ciri yang dibebankan kepada Dinas Kesehatan diatur dalam Peraturan Daerah yang tersusun dalam Keputusan Walikota Surakarta Nomor 6 Tahun 2008 tentang Struktur Organisasi, Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan. Keputusan Walikota Surakarta Nomor 6 Tahun 2008 ini masih berlaku hingga saat ini. Adapun tugas pokok Dinas Kesehatan adalah melaksanakan kewenangan bidang kesehatan. Sedangkan fungsi-fungsi Dinas Kesehatan yang digariskan dalam peraturan tersebut meliputi 3 (tiga) fungsi, yaitu :

  1. Perumusan kebijakan teknis bidang kesehatan,
  2. Pemberian perijinan dan pelaksanaan pelayanan umum bidang kesehatan,
  3. Pembinaan terhadap unit pelaksana teknis dinas.

Berdasarkan tugas dan fungsi-fungsi tersebut, maka dinas ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan kewenangan wajib bidang Kesehatan. Sebagai institusi pemerintahan daerah yang mengemban visi dan misi pembangunan kesehatan, Dinas Kesehatan berkewajiban menyelenggarakan upaya kesehatan yang harus menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan.

 

B. Rumusan Masalah

“Bagaimana Kualitas Pelayanan Perijinan Dinas Kesehatan Kota Surakarta ditinjau dari Perspektif Klien?”

 

C. Landasan Teori

Kualitas

Definisi kualitas seperti terdapat dalam kamus besar Bahasa Indonesia dimaknai sebagai tingkat baik buruknya sesuatu, maka untuk mengetahui sesuatu setiap orang akan berbeda pandangan berbeda pula dalam mengartikannya. Kualitas mempunyai arti yang berbeda tergantung dari orang yang menggunakannya dan dimana istilah itu dipakai. Sesuatu hal yang selalu dihubungkan ketika seseorang mengkonsumsi suatu produk adalah kualitas dari produk tersebut. Demikian halnya dengan konsumsi yang berupa jasa, maka hal itupun merupakan kualitas dari jasa yang diberikan oleh pihak pemberi jasa tersebut.

Pelayanan

Pengertian pelayanan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa “melayani adalah membantu, menyiapkan (mengurus) apa-apa yang diperlukan seseorang adalah meladeni, sedangkan pelayanan adalah perihal atau cara melayani” (1989:509).

Perspektif Klien

Arti kata perspektif sebagaimana disebutkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu sudut pandang atau pandangan (KBBI, 1989). Sedangkan kata klien dalam Kamus yang sama diartikan sebagai orang memperoleh bantuan. Kaitannya dengan Dinas Kesehatan maka penggunaan kata klien adalah pelanggan atau pengguna yaitu yang dalam pemaknaan umumnya adalah orang yang akan mengajukan perijian dan memperpanjang masa perijinan oleh petugas Dinas Kesehatan. Pembahasan mengenai perspektif klien disini akan sangat terkait dengan kepuasan pelanggan karena Dinas Kesehatan sebagai penyelenggara pelayanan perijinan dituntut untuk bisa memberikan pelayanan perijinan kepada masyarakat yang artinya menuntut Dinas Kesehatan agar mampu memenuhi pelayanan yang bisa memberikan kepuasan bagi pelanggan atau para klien, Sehingga untuk lebih mudah pembahasan klien disini disamakan dengan makna pelanggan dengan asumsi bahwa klien juga merupakan pelanggan dari Dinas Kesehatan.

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan mengambil lokasi pada Dinas Kesehatan Kota Surakarta.

Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan pengumpulan data melalui wawancara, dan observasi didukung data yang dimiliki Dinas Kesehatan.

Teknik analisis data menggunakan analisis interakstif yang terdiri dari data reduksi, data display, serta conclusion drawing. Dan untuk menjamin validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi data.

 

E. Kesimpulan Skripsi

  • Kompetensi Teknis

Terkait dengan kompetensi teknis yang dimaksudkan sebagai kemampuan pegawai, kepala bidang maupun setiap seksi meliputi ketrampilan, kecakapan, dan penampilan dalam memberikan pelayanan sudah cukup memenuhi kebutuhan para pengguna jasa pada umumnya. Hal ini terbukti para pegawai cukup terampil dan tanggap dalam melayani kebutuhan pengguna jasa. Dan berbagai pengakuan hasil pengakuan pengalaman pelayanan yang dialami oleh pengguna jasa menunjukkan bahwa kemampuan kerja dari para petugas termasuk kepala bidang dan kepala seksi maupun tenaga adminstratif relatif cepat dan sistematis.

  • Akses Terhadap Pelayanan

Berbagai akses pelayanan yang mampu diakses oleh pengguna jasa diantaranya terkait dengan aspek geografis, ekonomi, budaya, organisasi, maupun bahasa pada dasarnya relatif bisa diakses dan mampu diatasi oleh para pengguna jasa. Karena Dinas Kesehatan Kota Surakarta ini terletak di pusat kota Surakarta, maka akses transportasi dapat dengan mudah dijangkau oleh pengguna jasa. Tentang akses biaya, sebagian besar pengguna jasa tidak mengeluhkan besarnya tarif retribusi perizinan yang harus mereka bayar untuk registrasi dan rata-rata dari mereka memaklumi adanya hal tersebut dengan rincian biaya yang sudah di informasikan terlebih dahulu. Bahasa pun bukanlah kendala dalam proses pelayanan di Dinas Kesehatan Kota Surakarta ini karena para pegawai telah menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti oleh para pengguna jasa.

  • Hubungan Antar Manusia

Dalam dimensi ini termuat interaksi antara pegawai dan pengguna jasa, kepala bidang dan pegawai serta hubungannya masyarakat. Hubungan yang terjalin antara pegawai dengan pengguna jasa telah berlangsung baik. Hal ini terbukti dengan sikap dan perilaku ramah-tamah serta menghargai dari para pegawai dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.

 

Contoh Skripsi Administrasi

  1. Strategi Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta dalam Mengoptimalkan Penerimaan Retribusi Pasar Tahun 2008 Melalui Pemberdayaan Pasar Tradisional
  2. Peranan Puskesmas dalam Pelayanan Program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Peranan UPTD Puskesmas Rawat Inap Sibela dalam Pelayanan Program PKMS di Surakarta)
  3. Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Alokasi Dana Desa (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Alokasi Dana Desa di Desa Jatipuro Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar Tahun 2007)
  4. Kualitas Pelayanan Perijinan Dinas Kesehatan Kota Surakarta
  5. Peranan Kepala Desa dalam Pembangunan di Desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Tahun 2007