Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Administrasi: Evaluasi Pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara

Judul Skripsi : Evaluasi Pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pendidikan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo (Studi Kasus Desa Bulakrejo tentang Pemberantasan Buta Aksara oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pendidikan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo Tahun 2007/2008)

 

A. Latar Belakang

Pendidikan adalah hal yang utama didalam kehidupan era sekarang ini. Pendidikan dapat diperoleh melalui jalur pendidikan formal dan pendidikan non formal. Ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pendidikan merupakan unsur dasar yang menentukan kecekatan seseorang berpikir tentang dirinya dan lingkungannya.seseorang yang mampu mengubah dirinya menjadi lebih baik maka akan mampu pula mengubah keluarganya, kelak dapat mengubah daerahnya kemudian dapat mengubah negara ke arah yang lebih baik. Begitu pentingnya ilmu pengetahuan, pendidikan dan keterampilan sebab hal itu merupakan modal utama untuk bersaing dengan negara lain.

Misalnya Amerika Serikat mempunyai penemuan-penemuan baru di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dapat digunakan sebagai “nilai jual” ke negara lain tanpa menghilangkan keoriginalan penemuan awal yang mereka lakukan. Melihat kondisi pendidikan di Indonesia, masih jauh perlu dilakukan pembenahan di berbagai bidang pendidikan. Dilihat dari ruang lingkup di Indonesia yang sempit ini, masih saja ada masyarakat yang terbelakang yaitu masih banyak masyarakat yang menyandang status buta aksara. (http://google.com/gwt/. 24 Juli 2009) Dengan melihat permasalahan tersebut, maka dalam upayanya meningkatkan tingkat keaksaraan di Indonesia, Direktorat Pendidikan Masyarakat telah mengintensifkan pelaksanaan program Kelompok Belajar Keaksaraan Fungsional. Program ini merupakan pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan bagi warga masyarakat penyandang buta aksara untuk menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan keaksaraan (membaca, menulis, menghitung, tematik) serta keterampilan fungsional yang dibutuhkan terkait dengan kemampuan keaksaraan itu, sehingga dengan kemampuan keaksaraan itu mereka dapat menguasai pengetahuan dasar yang dibutuhkan dalam habitat dan komunitas hidupnya.

 

B. Perumusan Permasalahan

  1. Bagaimanakah pelaksanaan program Pemberantasan Buta Aksara di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo?
  2. Bagaimanakah hasil evaluasi pelaksanaan program Pemberantasan Buta Aksara di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo?

 

C. Tinjauan Pustaka

Evaluasi

Istilah evaluasi menurut Djudju Sudjana mempunyai pengertian bahwa : “Evaluasi merupakan kegiatan yang bermaksut untuk mengetahui apakah tujuan yang telah ditentukan dapat dicapai, apakah pelaksanaan program sesuai dengan rencana, dan/ atau dampak apa yang terjadi setelah program dilaksanakan. Evaluasi program berguna bagi para pengambil keputusan untuk menetapkan apakah program akan dihentikan, diperbaiki, dimodifikasi, diperluas, atau ditingkatkan”. (Djudju Sudjana, 2006 : 7)

Program

Dalam Djudju Sudjana (2006 : 4) Program dapat diartikan sebagai kegiatan yang disusun secara terencana dan memiliki tujuan, sasaran, isi dan jenis kegiatan, pelaksana kegiatan, proses kegiatan, waktu, fasilitas, alatalat biaya, dan sumbersumber pendukung lainnya. Secara lebih luas, program yaitu kegiatan yang memiliki komponen, proses dan tujuan program.

 

Evaluasi Program

Dalam Djudju Sudjana (2006 : 1718), dijelaskan bahwa evaluasi program bukanlah kegiatan untuk menetapkan baik buruknya suatu program karena kegiatan tersebut termasuk pada keputusan (judgement). Evaluasi program bukan kegiatan untuk mengukur karakteristik unsur–unsur program, seperti komponen, proses, dan hasil program, sebab kegiatan itu lebih tepat apabila dikategorikan kedalam pengukuran (measurement). Secara singkat, dapat dikemukakan bahwa evaluasi program bukan kegiatan untuk mencari kesalahan orang lain atau lembaga, mengetes dan mengukur, atau memutuskan sesuatu yang berkaitan dengan program.

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik cuplikan.

Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.

Penelitian ini menggunakan teknik analisa data interaktif, yang terdiri dari empat tahap yakni pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan, sedangkan untuk menguji validitas data digunakan teknik triangulasi data.

 

E. Kesimpulan Skripsi

Langkah-langkah dalam Pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara meliputi :

Langkah Persiapan

  • Sosialisasi
  • Pendataan Calon Warga Belajar
  • Pengajuan Proposal

 

Pelaksanaan

Pelaksanaan program Pemberantasan Buta Aksara terdiri dari 3 tahap, yaitu :

  • Tahap Pemberantasan (Tahap I)
  • Tahap Pembinaan (Tahap II)
  • Tahap Pelestarian (Tahap III)
  1. Monitoring dan Evaluasi
  2. Langkah Pelaporan dan Tindak Lanjut
  3. Evaluasi Pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara
  4. Evaluasi Konteks (Contex), yang mengarah pada penilaian :

 

Tujuan Program

  • Sasaran Pelaksanaan Program

Evaluasi Masukan (Input), hal-hal yang dievaluasi :

  • Kondisi Kelompok Sasaran
  • Tingkat Pendidikan Tutor
  • Sarana dan Prasarana
  • Dana Pelaksanaan Program

Evaluasi Proses (Process), mengarah pada penilaian :

  • Pelaksanaan Program
  • Hambatan Pelaksanaan Program
  1. Evaluasi Produk (Product)

 

Contoh Skripsi Administrasi

  1. Evaluasi Pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pendidikan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo
  2. Dampak Perubahan Organisasi terhadap Kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  3. Hubungan Antara Pendidikan dan Latihan dengan Pengembangan Karier Pegawai di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Boyolali
  4. Implementasi Rencana Strategis Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dllaj) Kota Surakarta
  5. Peranan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. d Soeharso Surakarta