Sikap Pasangan Usia Subur tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Penundaan Kehamilan

Judul Skripsi : Sikap Pasangan Usia Subur tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Penundaan Kehamilan

 

A. Latar Belakang Masalah

Mengingat hal ini maka sebaiknya Pasangan Usia Subur mengetahui tentang usia reproduksi yang aman untuk menunda kehamilan. Hal ini didasari oleh suatu fakta bahwa kurangnya pengetahuan tentang reproduksi yang aman untuk kehamilan dapat berpengaruh pada kesehatan reproduksi (Wahyu, 2000). Faktor lain yang mempengaruhi perilaku penundaan kehamilan juga dapat dikaji dari konsep perilaku. Menurut konsep ini dijelaskan bahwa perilaku dipengaruhi oleh faktor pengetahuandan sikap seperti dalam konsep KAP (Knowledge Attitude Practice) yang artinya bahwa suatu perilaku pada umumnya didahului oleh suatu sikap dan sikap terbentuk karena didahului faktor pengetahuan (Notoatmodjo, 2003 : 131).

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan diatas maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul : “Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Penundaan Kehamilan di Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung Tahun 2010”.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat dirumuskan masalahnya sebagai berikut :

  1. Adakah hubungan antara pengetahuan pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan?
  2. Adakah hubungan antara sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan?
  3. Adakah hubungan antara pengetahuan dan sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan di Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum

Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan di Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung Tahun 2010

Tujuan Khusus

  1. Menganalisis hubungan antara pengetahuan pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan .
  2. Menganalisis hubungan antara sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan.
  3. Menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan di Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung Tahun 2010

 

D. Kesimpulan

1. Ada hubungan antara pengetahuan pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan.

2. Ada hubungan sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan.

3. Ada hubungan pengetahuan dan sikap pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi terhadap penundaan kehamilan.

 

E. Saran

1. Bagi Masyarakat

Disarankan agar masyarakat aktif mengikuti penyuluhan yang diadakan petugas kesehatan agar memiliki pengetahuan yang baik dan sikap positif terhadap penundaan kehamilan demi tercapainya kesehatan reproduksi.

2. Bagi Petugas Kesehatan

Diharapkan agar petugas kesehatan tetap memberikan penyuluhan kesehatan berkaitan dengan penundaan kehamilan sehingga masyarakatmemiliki dasar pengetahuan yang baik untuk memutuskan sikap dan tindakan dalam menunda kehamilan dengan benar.

3. Bagi Pendidikan

Diharapkan pihak pendidikan menyebarkan hasil penelitian ini melalui berbagai media sehingga dapat menjadi tambahan kepustakaan untukmemperkaya pustaka yang sudah ada dan dapat dimanfaatkan oleh peserta didik berikutnya dalam proses pendidikan di profesi pendidikan kesehatan.

4. Bagi Peneliti Selanjutnya

Diharapkan melaksanakan penelitian dengan tema yang sama di waktu dan tempat yang berbeda sehingga hasilnya dapat dipakai sebagai bahan perbendingan atau evaluasi kelebihan dan kekurangan dari penelitian ini.