Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Sikap Bidan tentang Penerapan Standar Antenatal Care dgn Jumlah Kunjungan Ibu Hamil

Judul Skripsi :  Pengetahuan dan Sikap Bidan tentang Penerapan Standar Antenatal Care dengan Jumlah Kunjungan Ibu Hamil dalam Pemeriksaan Antenatal

 

A. Latar Belakang Masalah

Sikap adalah bagian dari perilaku. Seorang bidan dituntut untuk menggunakan sikap yang baik dalam berbagai aspek kehidupan khususnya dalam memberikan pelayanan kepada pasien, Untuk itu diperlukan tenaga bidan yang memiliki kualitas profesional yang memberikan pelayanan kebidanan yang efektif dan efisien serta berkualitas yang akhirnya dapat membantu memperbaiki dan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan berorientasi pada upaya-upaya pencegahan baik primer, sekunder dan tersier. Kesehatan ibu hamil dapat dicapai jika kehamilan diperiksa secara teratur minimal 4 kali kunjungan yaitu 1 kali pada Trimester I, 1 kali pada Trimester II, 2 kali pada Trimester III dan resiko yang ditemukan ditangani secara memadai.(Saifudin, 2007:73). Tindakan yang diberikan oleh petugas kesehatan (bidan) pada saat pemeriksaan akan sangat banyak berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya karena dengan pemeriksaan yang lengkap akan mudah mendeteksi kelainan-kelainan yang mungkin terjadi saat kehamilan atau menjelang kelahiran. Pada bulan Mei 2010 dilakukan Studi Pendahuluan di wilayah Puskesmas Balong terhadap 8 orang bidan yang melakukan pemeriksaan antenatal dengan wawancara dan menggunakan angket/kuesioner. Dari data kuesioner yang terkumpul menunjukkan bahwa jumlah kunjungan ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya ke bidan rata-rata sebanyak 15 orang ibu/bulan.

Dari fenomena diatas penulis tertarik untuk meneliti mengenai Hubungan Pengetahuan dan Sikap Bidan tentang Penerapan Standar Antenatal Care dengan Jumlah kunjungan Ibu hamil dalam pemeriksaan Antenatal di Wilayah Kabupaten Ponorogo.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

  1. Adakah hubungan antara sikap bidan tentang penerapan standar antenatal care dengan jumlah kunjungan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal di Wilayah Kabupaten Ponorogo?
  2. Adakah hubungan antara pengetahuan dan sikap bidan tentang penerapan standar antenatal care dengan jumlah kunjungan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal di Wilayah Kabupaten Ponorogo?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum

Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap bidan tentang penerapan standar antenatal care dengan jumlah kunjungan ibu hamil dalam pemeriksaan Antenatal di Wilayah Kabupaten Ponorogo.

Tujuan khusus

  1. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan bidan tentang penerapan standar antenatal care dengan jumlah kunjungan ibu hamil dalam pemeriksaan Antenatal di Wilayah Kabupaten Ponorogo.
  2. Untuk mengetahui hubungan sikap bidan tentang penerapan standar antenata care dengan jumlah kunjungan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal di Wilayah Kabupaten Ponorogo.

D. Kesimpulan

1. Sikap bidan tentang penerapan standar antenatal care berhubungan positif dan signifikan dengan jumlah kunjungan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal yang ditunjukkan dengan adanya r hitung sebesar 0,543 dengan nilai t hitung korelasi sebesar 2,163. Sehingga t hitung korelasi (2,163) lebih besar dari t tabel (2,048) dan nilai F hitung 5.026 > F tabel (4.00).

2. Pengetahuan dan sikap bidan tentang penerapan stándar antenatal care berhubungan positif dan signifikan dengan jumlah kunjungan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal, ditunjukkan dengan adanya R hitung sebesar 0,383 dengan nilai Fh sebesar 7,043 sehingga F hitung korelasi (7,043) lebih besar dari F tabel (3,15).