Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Salah Satu Program Peningkatan Derajat Kesejahteraan Masyarakat Miskin

Judul Skripsi : Kajian Implementasi Program Keluarga Harapan Sebagai Salah Satu Program Peningkatan Drajat Kesejahteraan Masyarakat Miskin di Kabupaten Ngawi

A. Latar Belakang Masalah

Tahun 2007 Pemerintah Indonesia melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH), tujuan utama PKH adalah untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada kelompok masyarakat sangat miskin. PKH bukan kelanjutan dari Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang merupakan salah satu “crash program” untuk mengatasi dampak akibat kebijakan kenaikan harga BBM yang dirancang hanya untuk satu tahun. Program Keluarga Harapan merupakan salah satu strategi penanggulangan kemiskinan yang dirancang untuk membantu rumah tangga sangat miskin (RTSM) pada sisi beban pengeluaran, khususnya terkait dengan upaya peningkatan SDM untuk jangka pendek. PKH memperbaiki pola pikir serta merubah perilaku RTSM ke depan, dengan harapan dapat memutus mata rantai kemiskinan untuk jangka panjang (antar generasi). PKH prinsip dasarnya merupakan program yang memberikan bantuan kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) sepanjang penerima mematuhi ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan Pedoman Operasional Kelembagaan PKH (2008:12).

PKH sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya bidang pendidikan dan kesehatan berharap penerima bantuan tunai memperhatikan persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan sebagai konsekuensi program, antara lain; untuk menyekolahkan anaknya, melakukan imunisasi balita, memeriksakan kandungan bagi ibu hamil dan perbaikan gizi. Pengalaman negara-negara yang telah mengadopsi program serupa conditional cassh transfers menujukkan bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi keluarga yang sulit keluar dari kemiskinan dan menghadapi banyak masalah dalam membesarkan anak-anak mereka seiring tuntutan perekonomian dan perkembangan zaman. Pelaksanaan PKH di suatu negara diharapkan akan membantu penduduk sangat miskin. Pelaksanaan PKH secara berkesinambungan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan Milenium (Millennium Development Goals atau MDGs). Program Keluarga Harapan ada 5 komponen MDGs yang sangat potensial dapat dicapai yaitu; pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita, pengurangan kematian ibu melahirkan.

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

Bagaimana dampak Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap peningkatan derajat Kesejahteraan Masyarakat Miskin Di Kabupaten Ngawi?

 

C. Tujuan

Mendiskripsi dan menganalisa dampak Program Keluarga Harapan terhadap peningkatan derajat kesejahteraan masyarakat miskin di Kabupaten Ngawi.

 

D. Kesimpulan

1. Adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) mampu meningkatkan prosentase taraf pendidikan anak kelompok rumah tangga sangat miskin sebesar 31,2%.

2. Adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) mampu meningkatkan prosentase kualitas kesehatan kelompok keluarga yang mendapat bantuan PKH sebesar 27%.

3. Adanya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) mampu meningkatkan pendapatan rata-rata perbulan. Pendapatan rata-rata perbulan kelompok keluarga yang tidak mendapat bantuan PKH sebesar adalah 300 rb/bulan, sedangkan pendapatan rata-rata perbulan kelompok keluarga yang mendapat bantuan PKH yaitu 400 rb/bulan.