Rasio Aktivitas

Rasio Aktivitas
Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas ~ produktivitas adalah alat analisis yang berguna untuk mengukur kesibukan, keaktifan atau produktifitas modal yang dimiliki.Rasio ini merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur efektifitas perusahaan dalammenggunakan aktiva yang dimilikinya.atau dapat pula dikatakan rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi (efektifitas) pemanfaatan sumber daya perusahaan.

Dalam bidang piutang-perusahaan dapat mengetahui berapa lama piutang mampu ditagih selamasaru periode. Kemudian perusahaan juga dapat mengetahui berapa kali dana yang ditanam dalam piutang ini beputar dalam satu periode. Dengan demikian, dapatdiketahui efektif atau tidaknya kegiatan perusahaan dalam bidang penagihan.-Perusahaan dapat mengetahui jumlah hari dalam rata-rata penagihan piutang (daysof receivable) sehingga perusahaan dapat pula mengetahui jumlah hari (berapa hari) piutang tersebut rata-rata tidak dapat ditagih.Dalam bidang persediaanPerusahaan dapat mengetahui hari rata-rata persediaan tersimpan dalam gudang.

Hasil inidibandingkan dengan target yang telah ditentukan atau rata-rata industri. Kemudian perusahaan dapat pula membandngkan hasil ini dengan pengukuran rasio beberapa periodeyang lalu.Dalam bidang modal kerja dan penjualanPerusahaan dapat mengetahui berapa kali dana yang ditanamkan dalam modal kerja berputar dalam satu periode atau dengan kata lain, berapa penjualan yang dapat dicapaioleh setiap modal kerja yang digunakan.Dalam bidang aktiva dan penjualan-perusahaan dapat mengathui berapa kali dana yang ditanamkan dalam aktiva tetap berputardalam satu periode.-Perusahaan dapat mengetahui penggunaan semua aktiva perusahaan dibandingkandengan penjualan dalam suatu periode tertentu.

Adapun jenis rasio aktivits yang sering digunkan perusahaan :

1.perputaran piutsang (receivable turn over)

2.hari rata-rata penagihan piutang (days of receivable)

3.perputaran persediaan (inventory turn over)

4.hari rata-rata penagihan persediaan (days of inventory)

5.perputaran modal kerja (working capital turn over)

6.perputaran aktiva tetap ( fixed assets turn over)

7.perputaran total aktiva ( total assets turn over)