Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

Judul Skripsi : Hubungan Kecerdasan Spiritual dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Sukoharjo

 

A. Latar Belakang Masalah

Dari pengamatan kami sebagai guru di Madrasah Tsanawiyah, rata-rata murid yang menjadikan Madrasah Tsanawiyah sebagai pilihan kedua untuk sekolah, mereka cenderung memiliki motivasi belajar yang rendah serta cenderung tidak menyukai pelajaran Ilmu Agama. Hal ini bisa dilihat dari minimnya minat siswa tersebut dalam kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di sekolah, seperti kegiatan BTA (Baca Tulis Al-Qur’an), banyak siswa yang enggan ikut kegiatan ekstrakurikuler baca tulis Al-qur’an ini, meskipun sebagian dari mereka (hampir sepertiga dari jumlah siswa kelas VIII) belum bisa membaca Al-Qur’an. Kemudian kegiatan muhadhoroh (kultum) sehabis sholat dhuhur, yang sudah menjadi agenda sekolah, juga seringkali diabaikan oleh sebagian siswa yang memang memilki motivasi belajar yang rendah, kususnya pada materi pelajaran Pendidikan Agama Islam. Disamping kurangnya motivasi belajar siswa dalam belajar ilmu agama, tingkat kenakalan siswa di Madrasah Tsanawiyah juga bisa dikatakan cukup memprihatinkan, hal ini bisa dilihat dari banyaknya kasus yang seringkali dilaporkan guru Bimbingan Konseling dalam setiap rapat dinas yang diadakan di sekolah.

Dari latar belakang masalah tersebut diatas, maka perlu untuk melakukan kajian secara lebih mendalam mengenai hubungan Kecerdasan Spiritual dan Motivasi Belajar, dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri kabupaten Sukoharjo.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah ada hubungan yang signifikan antara Kecerdasan Spiritual siswa dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri kabupaten Sukoharjo?
  2. Apakah ada hubungan yang signifikan antara Motivasi Belajar siswa dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri kabupaten Sukoharjo?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Hubungan Kecerdasan Spiritual dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Sukoharjo.
  2. Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri kabupaten Sukoharjo.

 

D. Kesimpulan

1. Adanya hubungan positif yang signifikan, kecerdasan spiritual siswa dengan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa pada kelas VIII MTs Negeri di Kabupaten Sukoharjo. Hal ini ditunjukkan oleh Fhitung sebesar 133,05 yang lebih besar dari Ftabel(0.05,1:196) sebesar 3,89 atau nilai Sig sebesar 0,000 lebih kecil dari tingkat α yang digunakan yaitu 0,05. Hubungan ini juga ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,636 atau koefisien determinasi 0,4045. Untuk itu penelitian ini juga menunjukkan bahwa prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa pada kelas VIII MTs Negeri di Kabupaten Sukoharjo dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh 40,45% faktor kecerdasan spiritual siswa.

2. Ada hubungan positif yang signifikan, motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam pada kelas VIII MTs Negeri di Kabupaten Sukoharjo. Hal ini ditunjukkan oleh Fhitung sebesar 238,27 yang lebih besar dari Ftabel(0.05,1:196) sebesar 3,89 atau nilai Sig sebesar 0,000 lebih kecil dari tingkat α yang digunakan yaitu 0,05. Hubungan ini juga ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,741 atau koefisien determinasi 0,5491. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa pada kelas VIII MTs Negeri di Kabupaten Sukoharjo dapat dijelaskan oleh 54,91% motivasi belajar siswa.

Incoming search terms: