Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Persepsi dengan Kepatuhan Dokter pada Pengobatan Rasional Penyakit ISPA

Judul Skripsi : Hubungan Sikap dan Persepsi dengan Kepatuhan Dokter pada Pengobatan Rasional Penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung

A. Latar Belakang Masalah

Mengingat hal ini maka perlu ada evaluasi terhadap kepatuhan pengobatan rasional ISPA kepada para klinisi (dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan). Hasil evaluasi dapat disampaikan pada pertemuan koordinasi antara Dinas Kesehatan dengan Perencana Pengadaan Obat. Koordinasi dimaksud adalah Dinas Kesehatan harus menyediakan data kesakitan (LB1 Kesakitan) secara cepat dan akurat. Bagian gudang obat membuat perencanaan obat atas dasar jumlah penyakit a sesuai LB1 kesakitan. Petugas kesehatan puskesmas memberikan penyuluhan kepada masyarakat (pasien) bahwa penyakit ISPA tidak perlu menggunakan antibiotika di dalam pengobatannya. Jika sudah terjalin koordinasi semacam ini maka akan dapat dijamin adanya kepatuhan pengobatan rasional ISPA dan akan dapat terwujud adanya efisiensi anggaran untuk pengadaan obat.

Berdasarkan latar belakang masalah diatas peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian terhadap penggunaan obat rasional untuk ISPA dengan merumuskan dalam judul penelitian : “Hubungan Sikap dan Persepsi dengan Kepatuhan Dokter pada Pengobatan Rasional Penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung ”

 

B. Perumusan Masalah

  1. Adakah hubungan sikap dengan kepatuhan dokter pada pengobatan rasional penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung
  2. Adakah hubungan persepsi dengan kepatuhan dokter pada pengobatan rasional penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di PuskesmasKabupaten Tulungagung .
  3. Adakah hubungan sikap dan persepsi dengan kepatuhan dokter pada pengobatan rasional penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung .

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum

Menganalisis hubungan sikap dan persepsi dengan kepatuhan dokter pada pengobatan rasional penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung .

Tujuan Khusus

  1. Menganalisis hubungan sikap dengan kepatuhan dokter pada pengobatan rasional penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung .
  2. Menganalisis hubungan persepsi dengan kepatuhan dokter pada pengobatan rasional penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung .
  3. Menganalisis hubungan sikap dan persepsi dengan kepatuhan dokter pada pengobatan rasional penyakit ISPA (Infeksi Akut Saluran Pernapasan Atas) di Puskesmas Kabupaten Tulungagung Tahun 2010.

D. Kesimpulan

1. Tidak ada hubungan sikap dengan kepatuhan pengobatan rasional ISPA di Puskesmas Kabupaten Tulungagung (p = 0,995).

2. Tidak ada hubungan antara persepsi dengan kepatuhan pengobatan rasional ISPA di Puskesmas Kabupaten Tulungagung (p = 0,993).

3. Tidak ada hubungan antara sikap dan persepsi dengan kepatuhan pengobatan rasional ISPA di Puskesmas Kabupaten Tulungagung (Y = -114,1 -0,7X1 – 0,7X2).

 

E. Saran

1. Bagi Dinas Kesehatan

Diharapkan Dinas Kesehatan melaksanakan penyegaran tentang pengobatan rasional ISPA secara rutin ataupun studi banding ke institusi kesehatan lainnya sehingga timbul sikap positif dan persepsi baik serta minat dan motivasi yang kuat untuk tetap mematuhi pengobatan ISPA secara rasional.

2. Bagi Dokter

Diharapkan dokter melaksanakan pengkajian terhadap hasil penelitian terbaru mengenai pengobatan rasional ISPA dengan mencari hasil penelitian di internet.