Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Persepsi Anak terhadap Keharmonisan Keluarga

Judul Skripsi : Hubungan Persepsi Anak Terhadap Keharmonisan Keluarga dan Pola Asuh Orang Tua dengan Motivasi Belajar (Studi Di Prodi D-III Kebidanan Fik Unipdu Jombang)

 

A. Latar Belakang Masalah

Ketidakharmonisan keluarga dan tidak sesuainya pola asuh yang diterapkan oleh orang tua berakibat anak yang menjadi korban. Anak, cenderung mengalami konflik-konflik internal, pemikiran kritis, perasaan mudah tersinggung, cita-cita dan kemauan yang tinggi sukar dikerjakan sehingga menjadi frustasi, motivasi belajar menjadi menurun, bahkan bisa mengalami pergaulan yang tidak sehat (Dheky, 2010).

Fenomena yang terjadi di D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang, berdasarkan data yang ada, terlihat bahwa sebagian mahasiswa kurang termotivasi dalam belajar. Hal ini ditunjukkan dari 129 mahasiswa yang ikut UAS pada tahun pembelajaran 2009/ 2010, ada 3 mahasiswa (2,3 %) yang tidak bisa mengikuti ujian dikarenakan tidak memenuhi syarat lebih dari 75 % kehadiran, dan ada 47 mahasiswa (36,4 %) bisa mengikuti ujian dengan menyerahkan tugas pra-ujian, karena presentasi kehadiran kurang dari 90 %. Untuk itulah penulis tertarik untuk meneliti hubungan keharmonisan keluarga dan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar di D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah ada hubungan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dengan motivasi belajar?
  2. Apakah ada hubungan antara persepsi anak terhadap pola asuh orang tua dengan motivasi belajar?
  3. Apakah ada hubungan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar di D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Mengetahui hubungan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dengan motivasi belajar.
  2. Mengetahui hubungan antara persepsi anak terhadap pola asuh orang tua dengan motivasi belajar.
  3. Mengetahui hubungan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar di D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang.

 

D. Kesimpulan

1. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dengan motivasi belajar.

2. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi anak terhadap pola asuh orang tua dengan motivasi belajar.

3. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar. Setiap peningkatan 1 skor persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga akan meningkatkan motivasi belajar sebesar 0.921 dan setiap peningkatan 1 skor persepsi anak terhadap pola asuh orang tua akan meningkatkan motivasi belajar sebesar 0.878.