Skripsi Perilaku Penggunaan Informasi oleh Dokter Layanan Primer

Judul Skripsi : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Penggunaan Informasi oleh Dokter Layanan Premier dalam Mengambil Keputusan Medis di Kota Surakarta

 

A. Latar Belakang Masalah

Selain melakukan praktek klinis, banyak dokter yang juga memiliki aktivitas profesional lain sebagai tenaga pengajar atau dosen di institusi-institusi pendidikan. Sebagai tenaga pengajar, sangat penting memberikan materi belajar yang benar dan terkini, sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran. Maka tuntutan yang muncul dari aktivitas sebagai tenaga pengajar ini adalah agar dokter selalu juga mengikuti perkembangan ilmu kedokteran, yang berarti dokter harus aktif dan terus-menerus belajar dan mencari informasi guna memperkaya pengetahuannya. Dokter yang juga memiliki aktivitas profesional lain sebagai tenaga pengajar, diduga berbeda perilakunya dalam mencari informasi medis dengan dokter yang tidak berprofesi sebagai tenaga pengajar.

Di Kota Surakarta, sejauh penulis ketahui, belum diketahui bagaimana perilaku penggunaan informasi pada dokter layanan primer guna mengambil keputusan medis, terutama pada dokter yang telah lama praktek, yang memiliki banyak pasien, yang berprofesi sebagai tenaga pengajar dan yang memiliki strata pendidikan akademik lebih tinggi. Karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh faktor-faktor tersebut di atas terhadap perilaku penggunaan informasi oleh dokter layanan primer dalam mengambil keputusan medis

 

B. Rumusan Masalah

Apakah lama praktek, jumlah pasien, aktivitas profesional sebagai tenaga pengajar dan strata akademik berpengaruh terhadap perilaku penggunaan informasi oleh dokter layanan primer dalam mengambil keputusan medis?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan informasi oleh dokter layanan primer dalam mengambil keputusan medis.

Tujuan Khusus

  • Mengetahui pengaruh lama praktek terhadap perilaku penggunaan informasi oleh dokter layanan primer dalam mengambil keputusan medis
  • Mengetahui pengaruh jumlah pasien terhadap perilaku penggunaan informasi oleh dokter layanan primer dalam mengambil keputusan medis
  • Mengetahui pengaruh aktivitas profesional dokter sebagai tenaga pengajar terhadap perilaku penggunaan informasi oleh dokter layanan primer dalam mengambil keputusan medis
  • Mengetahui pengaruh strata akademik pendidikan dokter terhadap perilaku penggunaan informasi oleh dokter layanan primer dalam mengambil keputusan medis

 

D. Simpulan

Penelitian ini menyimpulkan bahwa prevalensi penggunaan informasi dari situs internet ilmiah pada dokter layanan primer yang berpraktek di Kota Surakarta adalah 61,3%, tetapi hanya 8,8% yang memilih situs internet ilmiah sebagai langkah pertama pencarian informasi guna membantu mengambil keputusan medis. Dari keempat faktor yang diduga mempengaruhi, lama praktek berpengaruh secara bermakna terhadap perilaku penggunaan informasi dari situs internet ilmiah. Dokter yang praktek lebih dari 10 tahun memiliki kemungkinan 3 kali lebih jarang mencari dan menggunakan informasi dari situs internet ilmiah daripada dokter yang berpraktek kurang dari 10 tahun (OR 0,28; CI 95% 0,10 s.d. 0,80; p 0,017).

 

E. Saran

Situs internet ilmiah sebagai sumber informasi berkualitas harus menjadi sumber informasi utama dan pertama bagi para dokter layanan primer dalam membantu mengambil keputusan medis, maka segala hambatan yang ada harus diatasi dan disingkirkan, mulai dari keterbatasan atau ketiadaan sarana dan prasarana hingga kemampuan dan ketrampilan pencarian yang diperlukan. Karena itu perlu dilaksanakan pelatihan-pelatihan secara teratur agar dokter layanan primer menjadi semakin akrab dengan situs internet ilmiah.