Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Pengetahuan dan Sikap Ibu dgn Perilaku Perawatan Bayi

Judul Skripsi : Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Perilaku Perawatan Bayi Ikterus Neonatorum di RSUD dr. Harjono Ponorogo

 

A. Latar Belakang Masalah

Faktor penyebab ikterus neonatorum patologis/ hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir di rumah sakit Dr Ciptomangunkusumo Jakarta antar lain: Hemolisis, Inkompatibilitas Rhesus, Inkompatibilitas Golongan Darah A,B,O, defisiensi enzim glukose-6-posfat dehidrogenase (G-6-PD), perdarahan tertutup, infeksi, sepsis/ meningitis, dan yang lain: hipoksia/ respirasi distress syndrome, asidosis metabolic, hipoglikemi, polisitemia. Di Negara yang sedang berkembang maka penyebab utama ikterus neonatorum patologis ialah infeksi dan hipoksia, kemudian menyusul proses hemolisis, kemudian menyusul proses karena defisiensi enzim glukose-6-posfat dehidrogenase (G-6-PD) (Hanifa W, 2002).

Melihat hal tersebut diatas penulis ingin mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Adakah hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum?
  2. Adakah hubungan antara sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum?
  3. Adakah hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum:

Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum, sehingga dapat diupayakan adanya pendidikan kesehatan yang lebih efektif dalam perawatan bayi dengan ikterus neonatorum sehingga dapat menurunkan angka mortalitas dan morbiditas bayi akibat kern-ikterus.

Tujuan Khusus:

  1. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum.
  2. Untuk mengetahui hubungan antara sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum.
  3. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Berdasarkan uji statistik didapatkan hubungan (cukup kuat) antara tingkat pengetahuan dengan perilaku perawatan bayi ikterus nenatorum dengan hasil analisis berupa koefisien korelasi diperoleh harga rX1y = 0.829 (0.83) dibulatkan dengan p=0.000 dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima). yang berarti ada hubungan linier yang signifikan. Jadi hasil dari penelitian menunjukkan arah hubungan positif yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan akan diikuti dengan peningkatan dari perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum.

2. Berdasarkan uji statistik didapatkan hubungan (cukup kuat) antara sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum diperoleh harga koefisien korelasi rX2y = 0.606 ( 0.61) dibulatkan dengan p= 0.001 dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima) yang berarti ada hubungan linier yang signifikan. Jadi hasil dari penelitian menunjukkan arah hubungan positif yang berarti bahwa semakin baik sikap ibu akan diikuti dengan peningkatan dari perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum.

3. Berdasarkan uji statistik didapatkan hubungan (cukup kuat) antara tingkat pengetahuan ibu dan sikap ibu dengan perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum dengan hasil analisis berupa koefisien korelasi sebesar point Biserial (RpBis).y (X1,X2) =0.872. dengan harga F=42.97 pada p=0.000 Dengan demikian H0 ditolak, dan H1 yang berbunyi Ada korelasi ganda antara variable Pengetahuan tentang perawatan bayi ikterus neonatorum dan Sikap ibu-ibu terhadap perawatan bayi ikterus neonatorum dengan Perilaku perawatan bayi ikterus neonatorum diterima yang berarti ada hubungan linier yang signifikan. Jadi hasil dari penelitian menunjukkan arah hubungan positif yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan akan diikuti dengan peningkatan dari sikap dan perilaku ibu dalam merawat bayi ikterus neonatorum.