Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Pengetahuan dan Jarak Rumah dgn Motivasi Penderita TB Paru

Judul Skripsi : Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan dan Jarak Rumah dengan Motivasi Penderita TB Paru Berobat Rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun

A. Latar Belakang Masalah

Data di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun tahun 2009 terdapat 238 penderita TB dengan rincian, 18 penderita dengan BTA (+) dan 220 penderita dengan BTA (-). Dari data di atas pasien yang berobat rutin dan dinyatakan sembuh (sucses rate) 72 penderita (30%), sedangakan yang droup out (DO) terdapat 34 penderita (14%) dan sisanya 133 penderita (56%) pindah pengobatan atau pindah alamat yang tidak bisa dilacak oleh Wasor TB Rumah Sakit. Untuk tahun 2008 terdapat 219 penderita dengan success rate (SR) 68%, sedangkan penderita yang DO 27% .

Padahal biaya pengobatan di rumah sakit bisa dibilang sangat murah karena semua obat program TB diberikan kepada penderita gratis secara nasional, selain itu masih ditunjang program Jamkesmas (Nasional) dan Jamkesda (Provinsi Jawa Timur) bagi penduduk miskin yang di gratiskan dari segala biaya rumah sakit. Dari data di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa angka keberhasilan program TB di Rumah Sakit cukup rendah di bandingkan dengan Renstra Penangulangan TB di Indonesia tahun 2006-2010, Angka Kesembuhan minimal 85%. sehingga dalam jangka waktu 5 tahun ke depan angka prevalensi TB di Indonesia dapat diturunkan sebesar 50%, (Depkes RI, 2007). Muksin (2006) membuktikan bahwa tingkat pendidikan mempengaruhi keteraturan minum obat pasien, sedangkan pengetahuan dan jarak rumah dengan rumah sakit mempengaruhi kepatuhan berobat rutin (Sutanta, 2008). Dengan permasalahan di atas peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian terhadap hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan jarak rumah pasien TB dengan motivasi berobat rutin di RS Paru Dungus Madiun.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah ada hubungan tingkat pendidikan dengan motivasi penderita TB paru berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun?
  2. Apakah ada hubungan pengetahuan dengan motivasi penderita TB paru berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun?
  3. Apakah ada hubungan jarak rumah dengan motivasi penderita TB paru berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum

Untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan jarak rumah penderita TB dengan motivasi penderita TB paru berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun.

Tujuan Khusus

  1. Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan motivasi penderita TB paru berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun.
  2. Mengetahui hubungan pengetahuan dengan motivasi penderita TB paru berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Tidak ada hubungan positif antara tingkat pendidikan dengan motivasi penderita TB berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun menghasilkan korelasi 0,119 dengan angka signifikan 0,210, karena sebagian besar pendidikan reponden SD dan SMP.

2. Ada hubungan positif antara pengetahuan dengan motivasi penderita TB berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun menghasilkan korelasi 0,404 dengan angka signifikan 0,002.

3. Tidak ada hubungan positif antara jarak rumah dengan motivasi penderita TB paru berobat rutin di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun menghasilkan korelasi 0,102 dengan angka signifikan 0,245, karena sebagian besar responden jarak rumah dengan rumah sakit sangat jauh.