Analisis Pengaruh Peranan Pemerintah Terhadap Koperasi

LATAR BELAKANG MASALAH PENGARUH PARTISIPASI, KUALITAS-PERANAN

Keberadaan dan keberhasilan koperasi wanita tidak dapat dilepaskan dari konsep kepercayaan (trust) dari anggota kepada Pengurus dan sebaliknya. Kepercayaan antara koperasi dengan anggotanya terbangun jika kedua belah pihak saling memenuhi kewajiban dan hak masing-masing. Anggota akan percaya kepada koperasi jika koperasi mampu memenuhi kebutuhan anggotanya melalui mekanisme prinsip-prinsip perkoperasian yang menjadi kesepakatan. Sebaliknya koperasi ada, bertahan dan berkembang jika anggotanya memenuhi kewajiban-kewajibannya. Pengurus diharapkan aktif dan meningkatkan kualitas dalam memperhatikan dan memahami situasi, memberikan informasi dan mendorong anggota untuk menjalankan usahanya dengan baik.

Koperasi Indonesia
Koperasi Indonesia

 

 

Pemerintah Daerah sebagai pembina koperasi harus memberi dukungan berupa pembinaan yang terus menerus dan berkesinambungan agar Koperasi Wanita dapat berkembang dengan baik. Dari fenomena tersebut, dalam penelitian ini akan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Sisa Hasil Usaha Koperasi Wanita di Kabupaten Ngawi. Sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian ini dengan judul : Analisis Pengaruh Partisipasi Anggota, Kualitas Pengurus, dan Peranan Pemerintah Terhadap Sisa Hasil Usaha Koperasi Wanita Di Kabupaten Ngawi. (Studi Kasus Koperasi Wanita Penerima Dana Hibah Pemberdayaan Lembaga Keuangan Mikro Dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2009).

RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis merumuskan masalah yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah :

  1. Bagaimanakah pengaruh partisipasi anggota, kualitas pengurus dan peranan pemerintah secara parsial terhadap sisa hasil usaha Koperasi Wanita di Kabupaten Ngawi ?
  2. Bagaimanakah pengaruh antara partisipasi anggota, kualitas pengurus dan peranan pemerintah secara serempak terhadap sisa hasil usaha Koperasi Wanita di Kabupaten Ngawi ?

TUJUAN

  1. Untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggota, kualitas pengurus dan peranan pemerintah secara parsial terhadap sisa hasil usaha Koperasi Wanita di Kabupaten Ngawi .
  2. Untuk mengetahui pengaruh antara partisipasi anggota, kualitas pengurus dan peranan pemerintah secara serempak terhadap sisa hasil usaha Koperasi Wanita di Kabupaten Ngawi .

KESIMPULAN

Berdasarkan analisis yang telah diuraikan, maka dapat disimpulkan:

  1. Faktor partisipasi anggota, kualitas pengurus dan peranan pemerintah secara individu mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap sisa hasil usaha Koperasi Wanita Kabupaten Ngawi, sehingga setiap peningkatan salah satu variabel independen yaitu partisipasi anggota, kualitas pengurus atau peranan pemerintah akan menyebabkan peningkatan sisa hasil usaha Koperasi Wanita Kabupaten Ngawi . Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t yang lebih besar daripada t tabel dan signifikan di bawah 0,05.
  2. Faktor partisipasi anggota, kualitas pengurus dan peranan pemerintah secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap sisa hasil usaha Koperasi Wanita Kabupaten Ngawi. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji F yang lebih besar daripada F tabel dan signifikan di bawah 0,05.
  3. Faktor partisipasi anggota lebih berpengaruh terhadap sisa hasil usaha Koperasi Wanita Kabupaten Ngawi dibandingkan faktor peranan pemerintah dan kualitas pengurus, sehingga peranan pemerintah sebagai pembina koperasi dan pengurus sebagai pelaksana manajemen koperasi harus lebih ditingkatkan agar ketiga variabel tersebut dapat seimbang demi kemajuan usaha koperasi.

Incoming search terms: