Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Analisis Pengaruh Penerimaan Retribusi Daerah Terhadap PAD

Latar Belakang Pengaruh Penerimaan Retribusi

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber penerimaan yang signifikan bagi pembiayaan rutin dan pembangunan di suatu daerah otonom. Jumlah penerimaan komponen pajak daerah dan retribusi daerah sangat dipengaruhi oleh banyaknya jenis pajak daerah dan retribusi daerah yang diterapkan serta disesuaikan dengan peraturan yang berlaku yang terkait dengan penerimaan kedua komponen tersebut.

Simulasi Target Pendapatan Asli Daerah

Simulasi Target Pendapatan Asli Daerah

 

Retribusi daerah yang merupakan pembayaran atas jasa atau pemberian ijin khusus yang disediakan dan/atau diberikan oleh Pemda kepada pribadi/badan, diharapkan dapat mendukung sumber pembiayaan daerah dalam menyelenggarakan pembangunan daerah, sehingga akan meningkatkan dan memeratakan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat di daerahnya. Beberapa faktor yang menyebabkan sektor retribusi daerah lebih potensial sebagai sumber keuangan daerah daripada sumber-sumber yang lainnya, antara lain:

  1. Retribusi daerah dipungut atas balas jasa sehingga pembayarannya dapat dilakukan berulang kali. Siapa yang menikmati jasa yang disediakan oleh pemerintah daerah dapat dikenakan retribusi. Faktor perbedaan antara pungutan retribusi dengan sumber-sumber pendapatan yang lain adalah ada tidaknya jasa yang disediakan oleh pemerintah daerah.
  2. Pelaksanaan pemungutan retribusi dapat dilakukan di luar waktu yang telah ditentukan oleh petugas perundang-undangan selama pemerintah daerah dapat menyediakan jasa dengan persetujuan pemerintah pusat.
  3. Sektor retribusi terkait erat oleh tingkat aktivitas sosial ekonomi masyarakat di suatu daerah. Artinya, semakin maju dan berkembang tingkat sosial ekonomi masyarakat, maka semakin besar potensi retribusi yang bisa dipungut.

Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Apakah Retribusi Daerah berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sragen Tahun 2000 – 2009?

Tujuan Penelitian

Berdasarkan uraian pada latar belakang dan perumusan masalah, tujuan penelitian ini yaitu : Mengetahui pengaruh Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sragen Tahun 2000 – 2009.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diatas, kesimpulan dalam penelitian ini antara lain:

  1. Retribusi daerah yang terdiri dari retribusi jasa pelayanan umum, retribusi jasa usaha dan Retribusi perijinan khusus berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sragen tahun 2000 – 2009. Rata – rata kontribusi retribusi daerah terhadap PAD Kabupaten Sragen tahun 2000-2009 adalah yang paling besar dibandingkan kontribusi pajak daerah, bagian laba usaha daerah maupun pendapatan lain-lain. Kontribusi retribusi daerah terhadap PAD sebesar 54,90%, kontribusi laba usaha daerah sebesar (6,08%), kontribusi pajak daerah menyumbang (17,46%) dan kontribusi pendapatan lain-lain sebesar 22,19%.
  2. Retribusi jasa pelayanan umum berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sragen tahun 2000 – 2009. Rata – rata kontribusi retribusi jasa pelayanan umum terhadap PAD Kabupaten Sragen tahun 2000-2009 merupakan yang paling besar dibandingkan kontribusi retribusi jasa usaha dan retribusi perijinan khusus, yaitu sebesar 48,77 %.
  3. Retribusi jasa usaha yang terdiri berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sragen tahun 2000 – 2009. Rata – rata kontribusi retribusi jasa usaha terhadap PAD Kabupaten Sragen tahun 2000-2009 sebesar 4,84%.
  4. Retribusi perijinan khusus berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sragen tahun 2000 – 2009. Rata – rata kontribusi retribusi jasa perijinan khusus terhadap PAD Kabupaten Sragen tahun 2000-2009 sebesar 2,54%.