Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Pengaruh Modal Asing-Utang Luar Negeri Terhadap Ekonomi

Latar Belakang Masalah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Sebelum krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1997, yang mendukung akan utang luar negeri tampak lebih dominan, terlepas dari kenyataan bahwa beberapa indikator keamanan utang luar negeri sebenarnya cukup memprihatinkan. Setelah krisis ekonomi menerpa Indonesia hingga kini, utang luar negeri masih saja mendapat kontra menjadi imperatif yang dominan.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

 

Pada kenyataannya, dengan indikator rasio total utang terhadap GNP sebesar 176,5% dan rasio total utang terhadap ekspor barang dan jasa sebesar 262,5 pada tahun 1998, Indonesia telah memasuki status severely indebted low income country. Sebagai perbandingan, saat Mexico mengalami krisis utang tahun 1983, besarnya total utang luar negeri terhadap GNP hanya mencapai angka 70% (Damayanti, 2002). Karena itu, utang luar negeri merupakan salah satu faktor dominan yang menyebabkan terjadinya krisis ekonomi.

Sementara itu, guna meningkatkan penanaman modal asing (PMA) di Indonesia, perlu diciptakan iklim investasi dan usaha yang lebih menarik. Sumber pertumbuhan ekonomi adalah adanya investasi dan kemajuan teknologi yang mampu memperbaiki kualitas modal atau sumber daya manusia dan fisik yang selanjutnya akan berhasil meningkatkan kualitas sumber daya melalui penemuan-penemuan baru serta inovasi (Parkin dan Bade, 1995).

Selanjutnya ketika kondisi di Indonesia mulai stabil, besar kemungkinan bagi para pengusaha asing masih tetap menaruh kepercayaan yang tinggi untuk menanamkan modalnya di Indonesia. PMA dapat diartikan sebagai penempatan uang atau modal dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau keuntungan tertentu atas uang atau modal tersebut. Investasi yang dilakukan antar negara atau suatu negara terhadap negara lain merupakan upaya kerjasama suatu negara untuk mengembangkan modalnya baik berupa dana, ilmu, ataupun teknologi di negara lain. Sehingga keuntungan masingmasing dirasakan oleh investor dan penerima investor. PMA merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan nasional disamping ekspor, tabungan domestik dan bantuan luar negeri (Kuncoro, 2000). Berdasarkan latar belakang kondisi utang luar negeri dan Penanaman Modal Asing berpengaruh terhadap perekonomian maka diadakan penelitian yang berjudul ”ANALISIS PENGARUH PENANAMAN MODAL ASING DAN UTANG LUAR NEGERI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA PERIODE TAHUN 2000:1-2008:4”

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Bagaimana pengaruh utang luar negeri terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia?
  2. Bagaimana pengaruh penanaman modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia?

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh utang luar negeri terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
  2. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh penanaman modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kesimpulan

  1.  Pengaruh Utang Luar Negeri terhadap Pertumbuhan Ekonomi Hipotesis kedua yang menyatakan ada hubungan positif antara pertumbuhan ekonomi dengan utang luar negeri terbukti kebenarannya. Dalam jangka pendek dan jangka panjang mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada α = 5%.
  2. Pengaruh Penanaman Modal Asing terhadap Pertumbuhan Ekonomi Hipotesis pertama yang menyatakan ada hubungan positif antara pertumbuhan ekonomi dengan penanaman modal asing terbukti kebenarannya. Dalam jangka pendek dan jangka panjang mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada α = 5%.B.