Pendekatan Beyond Centers And Circle Time (BCCT) di Pusat Paud Firdaus

Latar Belakang Masalah Pelaksanaan Pembelajaran BCCT 

Pusat Pendidikan Anak Usia Dini Firdaus Internasional Preschool Banjarnegara merupakan lembaga yang menangani anak usia dini, yang pembelajarannya menggunakan pendekatan BCCT (Pembelajaran dengan menggunakan sistem sentra-sentra), dan memiliki 7 sentra dan Pusat PAUD Firdaus mempunyai keunggulan karena dalam pembelajarannya juga mengunakan bahasa asing (Inggris dan arab), sehingga banyak orang tua yang mengikutsertakan anaknya pada PAUD Firdaus International Preschool Banjarnegara.

Sehubungan dengan paparan di atas maka penulis tertarik untuk melaksanakan penelitian dengan judul “PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDEKATAN BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME (BCCT) DI PUSAT PAUD FIRDAUS INTERNATIONAL PRESCHOOL BANJARNEGARA.“

Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan BCCT di Pusat PAUD Firdaus International Preschool Banjarnegara?
  2. Sejauhmana pendekatan BCCT dapat mengembangkan perilaku dan kemampuan dasar anak di pusat PAUD Firdaus International Preshcool Banjarnegara?
  3. Faktor apa saja yang menjadi kekuatan dan kelemahan pelaksanaan pembelajaran melalui pendekatan BCCT pada Pusat PAUD Firdaus International Preschool Banjarnegara?

Kajian Teori

  1. Tinjauan Tentang Perkembangan Anak Usia Dini

Menurut Bredekamp (1992: 1), anak usia dini atau early childhood adalah anak usia 0 sampai 8 tahun. Ebbeck (1998: 2) menyatakan usia ini merupakan usia kritis bagi perkembangan anak.

  1. Tinjauan tentang Pendidikan Anak Usia Dini

Proses pendidikan bagi anak dini usia dapat berjalan secara efektif, apabila penyelenggaraan program pendidikan berpedoman pada kepentingan dan kebutuhan anak itu sendiri. Anak-anak harus diberi kesempatan yang luas untuk bermain dan berkreasi melalui aktivitas bermain dan tentunya tetap diarahkan pada pencapaian suatu tujuan pendidikan yang bermuara pada peningkatan potensi anak. Anak usia 0 sampai 6 tahun digolongkan pada usia bermain.

  1. Kajian tentang Beyond Centerand Circle Time (BCCT)

Beyond Centers and Circle Time (BCCT) adalah suatu metode atau pendekatan dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. Pendekatan ini dikembangkan berdasarkan hasil kajian teoritik dan pengalaman empirik, selain itu juga merupakan pengembangan dari pendekatan Montessori, High/Scope, dan Reggio Emilia. Pertama kali Beyond Center and Circle Time (BCCT) dikembangkan oleh Creative Center for Childhood Research and Training (CCCRT) Florida, USA.

Metode Penelitan

Penelitian ini dilaksanakan di Pusat PAUD Firdaus International Preschool adalah pendekatan kualitatif deskriptif.

Data dikumpulkan dari Kepala Sekolah,  Urusan kurikulum, ,guru sentra, pengurus PAUD, orang tua murid, wali kelas. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara yang mendalam dan tehnik dokumentasi, sedangkan proses keabsahan data mengikuti tiga langkah utama yaitu: tahap member check, tahap preerdepriefing dan tahap audit trail.

Analisa data menggunakan model interaktif yaitu mengumpulkan data, melakukan reduksi data, meyajikan data dan menarik kesimpulan.

Kesimpulan

Pusat PAUD Firdaus International Preschool Banjarnegara dalam rangka mengembangkan kemampuan anak dengan menggunakan pendekatan Beyond Centers and Circles Time (BCCT) atau disebut juga Lebih Jauh Tentang Sentra dan Saat lingkaran.Untuk kegiatan inti sentra Pusat PAUD Firdaus sudah sesuai dengan prosedur. Sedangkan adanya tambahan kegiatan yaitu kegiatan materi pagi, makan bersama keluarga makan dan sholat berjam’ah serta qiroatidisebabkan karena pelaksanaan pembelajaran di Pusat PAUD Firdaus diintegrasikan dengan pendidikan agama islam dan waktu pembelajaran lebih lama dari pada ketentuan pada rambu-rambu pebelajaran BCCT.

Perilaku dan kemampuan dasar yang nampak pada anak setelah pembelajaran dengan pendekatan BCCT di Pusat PAUD Firdaus International Preschool terdiri dari

  • Kategori perilaku yang meliputi: Moral dan nilai agama, sosial emosional dan kemandirian
  • Kategori kemampuan dasar meliputi: bahasa, kognitif, fisik/ motorik, seni.

Kelemahan pelaksanaan pendekatan BCCT pada Pusat PAUD Firdaus International Prschool meliputi:

  • Kurangnya tenaga administrasi sehingga guru/ pendidik tugasnya tidak hanya mengajar tetapi juga melaksanakan tugas-tugas adminstrasi.
  • Pembelajaran dengan pendekatan BCCT memerlukan ruang yang banyak.
  • Laporan kemajuan anak yang disebut Progress report dalam menyusun indikator penilaian masih tumpang tindih pada setiap sentra.