Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah-Langkah Polya

Judul Skripsi : Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah-Langkah Polya

 

A. Latar Belakang Masalah Skripsi

Berdasarkan kurikulum 2004 (Depdiknas, 2004: 346) bahwa ruang lingkup dalam pembelajaran di sekolah khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yakni meliputi beberapa aspek diantaranya Bilangan, Aljabar, Geometri dan Pengukuran, serta Statistika dan Peluang.Salah satu materi yang diajarkan dalam memenuhi aspek aljabar adalah materi Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Materi tersebut disampaikan pada kelas VIII. Dipilihnya materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dalam penelitian ini dikarenakan pada materi ini terdapat berbagai persoalan yang berupa pemecahan masalah sehingga dapat membantu peneliti dalam menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan kemampuan penalaran siswa. Pada materi SPLDV siswa lebih sering disajikan soal dalam bentuk soal cerita, yakni suatu permasalahan matematika yang disajikan dalam bentuk kalimat dan berhubungan dengan masalah sehari-hari. Oleh karena itu, penyelesaian soal cerita yang berkaitan dengan SPLDV dilakukan melalui prosedur perumusan model matematika. Hal tersebut berarti dibutuhkan kemampuan pemahaman soal dan kemampuan siswa dalam membuat model matematika.

Pada kenyataannya berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan observasi di SMP Negeri 9 Surakarta, siswa lebih sering mengalami kesulitan dalam memahami soal dan menentukan model matematika pada SPLDV. Ada kemungkinan bahwa kesulitan siswa dalam menentukan model matematika dikarenakan siswa kurang mampu memahami soal dengan cermat sehingga informasi-informasi yang penting tidak digunakan dalam penyelesaian soal.

 

B. Pertanyaan Penelitian

  1. Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Surakarta berdasarkan langkah-langkah Polya, bagi siswa yang tergolong pada kelompok penalaran tinggi?
  2. Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Surakarta berdasarkan langkah-langkah Polya, bagi siswa yang tergolong pada kelompok penalaran sedang?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan langkah-langkah Polya bagi siswa yang tergolong pada kelompok penalaran tinggi.
  2. Untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan langkah-langkah Polya bagi siswa yang tergolong pada kelompok penalaran sedang.

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan pada BAB IV diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Kemampuan pemecahan masalah berdasarkan langkah-langkah Polya pada siswa dengan kemampuan penalaran tinggi.

2. Siswa dengan kemampuan penalaran tinggi mampu menentukan syarat cukup dan syarat perlu untuk dapat menyelesaikan pemecahan masalah.

3. Siswa dengan kemampuan penalaran tinggi dapat menjelaskan hubungan antara yang diketahui dengan yang ditanyakan pada soal secara tepat walaupun belum begitu rinci.

4. Kemampuan pemecahan masalah berdasarkan langkah-langkah Polya pada siswa dengan kemampuan penalaran sedang.

5. Siswa dengan kemampuan penalaran sedang mampu menentukan syarat cukup dan syarat perlu untuk dapat menyelesaikan pemecahan masalah.

6. Siswa dengan kemampuan penalaran sedang dapat menjelaskan hubungan antara yang diketahui dengan yang ditanyakan pada soal secara tepat walaupun belum begitu rinci.

 

E. Saran

1. Dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika, hendaknya guru tidak hanya memperhatikan siswa yang memiliki kemampuan penalaran tinggi.

2. Pada siswa yang memiliki kemampuan penalaran cukup dalam pemecahan masalah matematika, hendaknya guru lebih dapat mengembangkan strategi dan metode pembelajaran .

Incoming search terms: