Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Pembelajaran Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) PGSD Berbasis ICT

Latar Belakang Masalah Program Pendidikan Berbasis ICT

Perubahan paradigma dalam pengelolaan dan belajar akan mempengaruhi pada pelaksanaan serta keberhasilan pembelajaran pada program PJJ S-1 PGSD, namun beberapa penelitian menunjukan program pendidikan jarak jauh cenderung kurang berhasil dalam pelaksanaannya seperti yang dikemukakan oleh Howard, Schenk & Goal (2004) yang tertulis dalam naskah akademik konsorsium program PJJ S-1 PGSD (2006) menyebutkan ketidak-berhasilan mahasiswa dalam studi di program PJJ disebabkan oleh beberapa hal diantaranya

  1. Adanya anggapan mudah lulus dan memperoleh sertifikat atau ijasah,
  2. Kurang motivasi karena tidak ada dosen atau petugas yang mengontrol dan menjawab pertanyaan secara langsung dan cepat jika mahasiswa mempunyai masalah,
  3. Tidak terbiasa belajar mandiri secara terprogram,
  4. Merasa tidak memiliki cukup waktu untuk membaca bahan ajar, mengerjakan tugas-tugas, mengikuti tutorial dan mempersapkan ujian,
  5. Kesulitan dalam memahami bahan ajar
  6. Kesulitan menggunakan media pembelajaran elektronik.

Adanya pergesaran paradigma diatas memberikan dampak yang luas pada persiapan, proses, evaluasi pembelajaran, dan preferensi belajar mahasiswa serta faktor penghamabat dan pendukung pelaksanaan program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT. Dari hasil pengamatan awal menunjukan bahwa penguasaan ICT yang menjadi komponen utama dalam pelaksanaan program PJJ S-1 PGSD belum dikuasai sepenuhnya baik dari dosen sebagai tutor pengampu mata kuliah maupun dari mahasiswa. Hal ini sebagaimana di samapikan oleh Ariyawan Agung Nugroho selaku tutor peningkatan penguasaan ICT program PJJ S-1 PGSD “Sebagaian besar mahasiswa PJJ belum memiliki penguasaan yang baik terhadap ICT” (dialog lepas, 11 Agustus 2008).

Rumusan Masalah

Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT di Jurusan PPSD FIP UNY, dilihat dari:

  • persiapan pembelajaran
  • proses pembelajaran
  • evaluasi pembelajaran

Faktor-faktor apa saja yang menghambat optimalisasi program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT di Jurusan PPSD FIP UNY?

Sejauhmana pelaksanaan pembelajaran program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT berdampak pada kemandirian belajar bagi mahasiswa?

Kajian Teori

  • Pengertian dan Konsep Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)

Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) adalah pendidikan terbuka dengan program belajar yang terstruktur relatif ketat dan pola pembelajaran yang berlangsung tanpa tatap muka atau keterpisahan antara pendidik (tutor) dengan peserta didik (Yusufhadi Miyarso, 2004:304).

  • Pengertian umum kurikulum

Kata ”curriculum” semula dipergunakan dalam istilah olah raga berasal dari bahasa Yunani ”curir”, artinya pelari dan ”curere” atau artinya tempat berpacu.

  • Pengertian ICT

ICT (Information Communication and Technology) atau dalam terjemahan bahasa Indonesia disebut Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), sementara Yusufhadi Miyarso (2004: 481) menyebut dengan istilah teknologi komunikasi dan informasi.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kasus tunggal terpancang (embedded case study research) berusaha menggali sebanyak mungkin fakta sesuai dengan fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi melibatkan pengelola program, tutor dan mahasiswa program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT FIP UNY. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diperoleh dengan perpanjangan waktu penelitian, ketekunan pengamatan, keterlibatan terus menerus, triangulasi, memberchek dan review informan kunci. Triangulasi yang digunakan meliputi triangulasi data, metode dan waktu.

Kesimpulan

Pelaksanaan Pembelajaran Program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT Pelaksanaan pembelajaran program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT dilakukan melalui beberapa tahap kegiatan yaitu;

Persiapan program PJJ dengan kegiatan pembekalan program PJJ S-1 PGSD bagi tutor dan mahasiswa baru

Proses pembelajaran meliputi tutorial tatap muka pada masa perkulihan resedensial, materi yang diresedensialkan adalah semua mata kuliah yang akan ditempuh oleh mahasiswa pada semester tersebut, belajar mandiri terdiri atas beberapa jenis kegiatan yaitu kegiatan tutorial on-line melalui internet, praktek/ praktikum dan tutorial kunjung yang dilaksanakan 2 kali dalam satu semester

Evaluasi belajar

Faktor penghambat Beberapa faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT FIP UNY dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Aktivitas ganda mahasiswa
  • Peran ganda dosen yang tetap menjalankan tugas pada perkuliahan

Konvensional

  • Budaya ICT literacy mahasiswa dan tutor terindikasi masih rendah
  • Keterbatasan akses internet
  • Motivasi belajar dan berprestasi mahasiswa rendah

Pada pelaksanaan pembelajaran program PJJ S-1 PGSD berbasis ICT ditemukan perubahan prilaku mahasiswa yaitu peningkatan     intensitas belajar dan akses internet sebagai sumber dan media belajar, namun perubahan prilaku mahasiswa terkesan ‘formalistik’ untuk penyelesaian tugas inisiasi, bukan kebutuhan untuk menambah wawasan dan pengetahuan atau mencari referensi belajar dalam upaya mencapai tujuan belajar.