Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran Kooperatif Bertipe GI Terhadap Prestasi

Judul Skripsi : Efektifitas Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran Kooperatif Bertipe GI Terhadap Prestasi Siswa

A. Latar Belakang 

Pemilihan PBM tidak didasarkan pada ciri dari pendekatan pembelajaran itu sendiri tetapi terlebih pada sifat alami padaisi yang dipelajari, dimana siswa mengembangkan (secara kognitif, secara sosial) dan dilibatkan dalam kurikulum, yang secara khusus dikaitkan dengan pengetahuan dan ketrampilan. Selain itu, tujuan pembelajaran PBM akan mendorong siswa tidak hanya memperoleh isi/pengetahuan, tetapi dapat menemukan, menyeleksi dan mengintegrasikan informasi, hal ini sesuai pendapat Benjamin Bloom (dalam pembelajaran taksonominya) yang dikategorikan dalam ketrampilan berpikir ”higher-order”.

Sedangkanpada PKGI dalam proses pembelajarannya melibatkan siswa sejak dari perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara  mempelajarinya melalui investigasi. Sehingga model pembelajaran ini menuntutb keaktifan dari siswa sebagai subjek sekaligus objek pendidikan dan pengajaran. Siswa tidak hanya sebagai objek diam tanpa ada upaya dari diri sendiri untuk bagaimana seharusnya dia belajar, bukan bagaimana menulis pelajaran matematika. Selain itu PKGI menuntut siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok. Salah faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan suatu proses pembelajaran adalah siswa sendiri. Pada diri siswa mempunyai karakteristik yang dapat mempengaruhi kegiatan belajar siswa antara lain: latar belakang pengetahuan, taraf pengetahuan, gaya belajar, tingkat kematangan, lingkungan sosial ekonomi, kecerdasan, motivasi belajar, dan lain-lain.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Manakah pembelajaran yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, pada siswa dengan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) atau siswa dengan Pembelajaran Kooperatif bertipe Group Investigation (PKGI)?
  2. Apakah tipe kecerdasan majemuk yang dimiliki siswa memberikan pengaruh yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui pembelajaran yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, pada siswa dengan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) atau pada siswa dengan Pembelajaran Kooperatif bertipeGroup Investigation (PKGI).
  2. Untuk mengetahui tipe kecerdasan majemuk yang dimiliki siswa memberikan pengaruh yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika.

 

D. Kesimpulan

1. Siswa-siswa dengan Pembelajaran Kooperatif bertipe Group Investigation (PKGI) dan siswa-siswa dengan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) mempunyai prestasi belajar matematika yang berbeda pada tingkat signifikansi 5%. Dan berdasarkan rataan prestasi belajar matematikanya diperoleh bahwa prestasi belajar matematika siswa pada Pembelajaran Kooperatif bertipe Group Investigation (PKGI) lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa pada Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM).

2. Keempat tipe Kecerdasan Majemuk, yakni kecerdasan Linguistik, kecerdasan Matematis-Logis, kecerdasan Ruang Visual dan kecerdasan Interpersonal, memberikan efek yang sama terhadap prestasi belajar matematika pada tingkat signifikansi 5%. Dengan demikian antara kecerdasan Linguistik, kecerdasan Matematis-Logis, kecerdasan Ruang Visual dan kecerdasan Interpersonal berdasarkan prestasi belajar matematika siswanya tidak ada perbedaan atau memberikan prestasi belajar matematika siswa yang sama.

 

E. Saran

1. Bagi Siswa

Sebelum pembelajaran dilakukan, siswa sebaiknya lebih dahulu mempersiapkan diri dengan materi yang akan dipelajari, sehingga siswa telah memiliki bekal untuk berdiskusi di kelas saat pembelajaran berlangsung.

2. Bagi Guru

Dalam penggunaan pembelajaran matematika, baik dengan menggunakan Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (PKGI) maupun dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah (PBM), dipersiapkan sebaik mungkin agar pembelajaran lancar dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.