Pelaksanaan KTSP Spektrum 2008 Pada Keahlian TKJ dalam Belajar

Latar Belakang Masalah Kurikulum di Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan

KTSP berupaya memandirikan dan memberdayakan sekolah dalam mengembangkan kompetensi yang akan disampaikan kepada peserta didik, sesuai dengan kondisi lingkungan. Pemberian wewenang (otonomi) kepada sekolah diharapkan dapat mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif. Disamping lulusan yang kompeten, peningkatan mutu dalam KTSP antara lain akan diperoleh melalui reformasi sekolah (school reform), yang ditandai dengan peningkatan partisipasi orang tua, kerja sama dengan dunia industri, kelenturan pengelolaan sekolah, peningkatan profesional guru, adanya hadiah dan hukuman sebagai control, serta hal lain yang dapat menumbuh kembangkan budaya mutu dalam suasana yang kondusif.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi penentuan jurusan atau program studi keahlian pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengacu kepada spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan yang diatur oleh direktorat teknis dijelaskan bahwa spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan yang sekarang berlaku dinilai sudah tidak sesuai dengan tuntutan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Perumusan Masalah

  1. Bagaimanakah proses perencanaan, kegiatan belajar mengajar, dan evaluasi pembelajaran dalam pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan spektrum 2008 kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 2 Sragen tahun diklat 2009/2010?
  2. Bagaimanakah peranan pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Spektrum 2008 dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 2 Sragen tahun diklat 2009/2010?

Landasan Teori

  1. Pengertian Kurikulum

Menurut Hilda Taba (dalam S. Nasution, 2006: 7) mengemukakan, bahwa pada hakikatnya tiap kurikulum merupakan suatu cara untuk mempersiapkan anak agar berpartisipasi sebagai anggota yang produktif dalam masyarakat.

  1. Hakikat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional dan peraturan pemerintahrepublik Indonesia nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan mengamanatkan tersusunnya kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah, mengacu kepada standar isi dan standar kompetensi kelulusan, serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Metodelogi Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Sragen Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, menggunakan metode deskeptif kualitatif.

Sampel dalam penelitian ini bersifat purposive sampling, dimana peneliti cenderung memilih informan yang dianggap tahu dan dapat dipercaya untuk menjadi sumber data yang mantap dan mengetahui masalah-masalah sehubungan dengan permasalahan secara mendalam (key person). Namun demikian informan yang dipilih dapat menunjuk informan yang lain yang lebih tahu, maka informan dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan peneliti dalam memperoleh data (snowball sampling).

Kesimpulan

  1. Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Spektrum 2008 di SMK Negeri 2 Sragen sudah sesuai dan sejalan dengan panduan penyusunan KTSP yang dikeluarkan BSNP dan Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 251/C/Kep/Mn/2008 Tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengh Kejuruan. Prinsip-prinsip pengembangan dan komponen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Spektrum 2008 yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi di SMK Negeri 2 Sragen Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan serta disesuaikan dengan tuntutan dunia usaha dan dunia industri.
  2. Dengan diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Spektrum 2008 di SMK Negeri 2 Sragen Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, guru dapat mengembangkan sendiri rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai tuntutan dan perkembangan siswa dan dunia usaha/ industry. Dengan demikian pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih baik dan terarah sehingga prestasi belajar siswa meningkat dan dapat menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.