Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Pelaksanaan Bimbingan Kelompok yang Efektif Melalui Media Proyektor

Latar Belakang Masalah Pelaksanaan Bimbingan Berbasis IT

Konselor dalam melaksanakan tugas dan perannya harus menyusun dan melaksanakan program bimbingan dan konseling dengan mengadakan orientasi dan studi kelayakan, yang hasilnya akan dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program bimbingan dan konseling. Penggunaan instrumen tertentu untuk mengungkap kebutuhan warga sekolah akan pelayanan bimbingan dan konseling, menyusun konsep program pelayanan bimbingan dan konseling, serta mendiskusikan dengan personal yang terkait, seperti guru, wali kelas dan sebagainya tentang konsep-konsep program bimbingan dan konseling. Menyusun bentuk akhir program bimbingan dan konseling pada suatu lembaga secara menyeluruh, lengkap dan tepat. Menjelaskan program bimbingan dan konseling yang disusun pada pimpinan lembaga, mengajak warga sekolah untuk mewujudkan program bimbingan dan konseling tersebut, memantau pelaksanaan program bimbingan dan konseling dan mengadakan penyesuaian-penyesuaian terhadap pelaksanaan program bimbingan dan konseling agar lebih efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan siswa di lembaga tersebut.

Tetapi kenyataan yang ditemui di lapangan, guru pembimbing dalam memberikan layanan belum melaksanakan tugas dan perannya seperti di atas, bahkan guru pembimbing ada yang belum menyusun program. Program ini hendaknya berorientasi kepada seluruh warga sekolah dan bahkan tidak memperhatikan variasi masalah yang mungkin timbul dan jenis layanan yang diselenggarakan, penggunaan teknologi informasi dan kurangnya kesesuaian antara guru pembimbing dengan siswa dalam menangani masalah yang dihadapinya, serta pengembangan program bimbingan dan konseling sering kali terabaikan.

Rumusan Masalah.

  1. Sejauh mana penggunaan LCD Proyektor meningkatkan keefektifan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di sekolah?
  2. Bagaimanakah penggunaan LCD proyektor dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan profesionalisme konselor?
  3. Apa hambatan dan bagaimana mengatasinya untuk mencapai keefektifan bimbingan kelompok dengan LCD Proyektor?

Landasan Teori

  1. Media Pembelajaran

Istilah media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara/ pengantar. Media sering digunakan dalam proses pembelajaran baik di kelas maupun dalam kegiatan-kegiatan lain seperti seminar, rapat dan kegiatan ceramah lainnya, juga dalam kegiatan yang bersifat hiburan baik dalam ruang tertutup maupun di ruang terbuka.

  1. Pemilihan Media.

Pembelajaran yang efektif memerlukan perencaaan yang baik, begitu juga dengan media pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran,  agar tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan mudah tercapai. Pertimbangan lebih lanjut dalam pemilihan media adalah, tujuan pembelajaran, pebelajar, ketersediaan, ketepatgunaan, biaya, mutu, teknis dan kemampuan SDM.

Metode Penelitian

Pendekatan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, analisis dokumen, catatan lapangan. Kemudian data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan.

Untuk menjamin keabsahan data, peneliti menggunakan validitas triangulasi sumber yaitu membandingkan dengan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda, dan triangulasi metode untuk menentukan langkah yang mendukung kegiatan pelaksanaan penelitian.

Kesimpulan

Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Media LCD Proyector:

  1. Manfaat penggunaan media LCD Proyektor adalah mengurangi verbalisme, proses layanan menjadi menarik, mempertinggi konsentrasi siswa, efisien dapat menyampaikan informasi yang luas.
  2. Penggunaan media LCD proyektor oleh guru pembimbing meringankan tugas dalam menyampaikan informasi dan dampak terhadap siswa akan membawa siswa untuk berfikir kreatif, proses layanan tidak membosankan.

Penggunaan Media LCD Proyektor dalam Bimbingan Kelompok Meningkatkan Profesionalisme Konselor:

  1. Pelaksanaan tugas dan fungsi konselor semakin maksimal, karena seiring kemajuan teknologi konselor dituntut mengembangkan diri, agar dapat meggunakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dalam menjalankan tugas sehari-hari.
  2. Dengan menggunakan media LCD Proyektor konselor dituntut untuk kreatif, inovatif, mengembangkan kompetensi yang pada akhirnya meningkatkan profesionalitas konselor.

Hambatan dan Solusi Penggunaan Media LCD Proyektor dalam Bimbingan Kelompok:

  1. Keterbatasan sarana media LCD Proyektor kurang sebanding dengan kebutuhan.
  2. Pengadaan sarana dan prasarana terbentur biaya yang kurang memadai.