Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan STAD pada Materi Faktorisasi

Judul Skripsi : Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dan Student Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Faktorisasi Siswa Kelas SMP Ditinjau dari Minat Belajar Siswa

 

A. Latar Belakang Skripsi

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika unit Mathematics Playground pada tahun 2009 menyebutkan bahwa terdapat  perbedaan prestasi belajar pada siswa yang memiliki minat belajar yang berbeda, namun hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan secara umum karena sampel yang diambil hanya terdiri dari satu kelas siswa kelas VIII SMP yang mengunjungi unit Mathematics Playground. Dari hasil penelitian ini, dimungkinkan minat menjadi faktor penyebab perbedaan prestasi belajar matematika.

Hal ini juga sejalan dengan kenyataan bahwa pada diri siswa sering terjadi kejenuhan dalam belajar matematika. Untuk itu salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah dengan memanfaatkan alat peraga pembelajaran. Dalam pemanfaatan alat peraga pembelajaran terkadang hanya untuk verbalisme saja sehingga sifat alat peraga yang digunakan hanya sebagai alat bantu siswa dan siswa hanya sebagai penonton dari alat peraga yang digunakan. Oleh karena itu, alat peraga yang akan digunakan sebaiknya bersifat sebagai alat bantu pembelajaran dan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Alat peraga pembelajaran yang baik diharapkan dapat mencakup aspek visual, auditif dan motorik, hal ini bertujuan agar memudahkan siswa dalam belajar dan menanamkan konsep.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi masalah, pemilihan masalah dan batasan masalah tersebut di atas, maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik, pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT atau pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII SMP materi faktorisasi suku aljabar?
  2. Manakah yang memiliki prestasi belajar lebih baik, siswa yang memiliki minat belajar matematika rendah, minat belajar matematika sedang, atau minat belajar matematika tinggi pada siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII SMP materi faktorisasi suku aljabar?

 

C. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini dapat dituliskan sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe NHT atau STAD.
  2. Untuk mengetahui manakah yang memiliki prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang memiliki minat belajar matematika rendah, minat belajar matematika sedang, atau minat belajar matematika tinggi.

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan kajian teori dan didukung dengan adanya analisis serta mengacu pada perumusan masalah yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

1. Model pembelajaran kooperatif tipe NHT memberikan prestasi belajar matematika yang sama baik dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.

2. Siswa yang memiliki minat belajar matematika sedang memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik dibanding dengan siswa yang memiliki minat belajar matematika rendah, siswa yang memiliki minat belajar matematika tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik dibanding dengan siswa yang memiliki minat belajar matematika rendah, dan siswa yang memiliki minat belajar matematika sedang memiliki prestasi belajar matematika yang sama baik dengan siswa yang memiliki minat belajar matematika tinggi.