Metode Pembelajaran Peta Konsep dlm Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika

Judul Skripsi : Efektivitas Metode Pembelajaran Peta Konsep dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kreativitas Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Palangka Raya

A. Latar Belakang Masalah 

Peta konsep memperlihatkan bagaimana konsep-konsep saling terkait. Untuk menyusun peta konsep diperlukan konsep-konsep dan kata-kata yang menghubungkan konsep-konsep menjadi proposisi yang bermakna. Metode peta konsep melatih siswa untuk membuat peta konsep sendiri. Untuk menghasilkan peta konsep, siswa tidak hanya sekedar membaca dan menghafal, tetapi juga berusaha untuk menemukan hubungan yang ada dalam materi yang sedang dipelajari.

Rendahnya prestasi belajar matematika siswa mungkin tidak hanya dipengaruhi oleh metode mengajar, tetapi mungkin dipengaruhi oleh kreativitas siswa dalam mempelajari mata pelajaran matematika. Tingginya kreativitas siswa mungkin dapat berakibat pada tingginya prestasi belajar matematika, begitu pula sebaliknya kreativitas siswa yang rendah dimungkinkan dapat berakibat pada rendahnya prestasi belajar matematika siswa.

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah siswa yang diajarkan dengan metode peta konsep mempunyai prestasi belajar lebih baik dari siswa yang diajarkan dengan metode konvensional.
  2. Apakah siswa dengan kreativitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih baik dari siswa dengan kreativitas sedang dan kreativitas rendah; dan apakah siswa dengan kreativitas sedang mempunyai prestasi belajar lebih baik dari siswa dengan kreativitas rendah.

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Mengetahui lebih baik tidaknya prestasi belajar matematika antara siswa yang diajarkan dengan metode peta konsep dan metode konvensional.
  2. Mengetahui lebih baik tidaknya prestasi belajar matematika antara siswa yang mempunyai kreativitas tinggi dibandingkan dengan siswa yang mempunyai kreativitas sedang dan kreativitas rendah; serta prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kreativitas sedang dibandingkan dengan siswa yang mempunyai kreativitas rendah.

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan penelitian dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut.

1. Prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan metode peta konsep lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan metode konvensional.

2. Prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kreativitas tinggi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa dengan kreativitas sedang dan kreativitas rendah, prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kreativitas sedang lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa dengan kreativitas rendah.

 

E. Saran

Berdasarkan kesimpulan dan implikasi hasil penelitian di atas maka dapat diajukan beberapa saran sebagai berikut:

1. Kepada Guru Matematika

Kepada guru matematika disarankan agar pada materi pokok rumus-rumus trigonometri, pembelajaran dengan menggunakan metode peta konsep dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.

2. Kepada Siswa

Sudah saatnya para siswa sadar akan pentingnya prestasi belajar dan menyadari benar bahwa prestasi belajar akan dicapai secara optimal apabila siswa sendiri yang mengupayakan. Upaya mendasar yang paling tepat adalah meningkatkan kreativitas dalam belajar dan dalam mengikuti proses pembelajaran.

Incoming search terms: