Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Matematika Berbasis Komputer dgn Metode STAD pada Kompetensi Pecahan

Judul Skripsi : Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Berbasis Komputer dengan Metode STAD pada Kompetensi Pecahan

 

A. Latar Belakang Masalah Skripsi

Penggunaan media dalam pembelajaran dipandang penting, terlebih dengan adanya perkembangan teknologi informasi. Pemerintah saat ini juga telah mengupayakan pembelajaran dengan media ini. Penerbitan e-book dan perkembangan e-learning, beredarnya berbagai software pembelajaran matematika, berbagai pengetahuan matematika yang tersebar di dunia maya, dan sebagainya dapat digunakan untuk proses pembelajaran berbasis komputer. Beberapa langkah inovativ ini dapat digunakan oleh guru untuk mengembangkan pembelajaran demi terselenggaranya pendidikan yang lebih berkualitas.

Proses pembelajaran yang berlangsung di kelas tidak dapat dilepaskan dari peran motivasi belajar siswa. Motivasi dapat dikatakan sebagai sebuah mesin penggerak pada diri seseorang untuk melakukan sesuatu termasuk diantaranya belajar. Pada diri seseorang yang memiliki motivasi belajar yang kuat tentunya akan memberikan keberhasilan dalam belajarnya. Tetapi sebaliknya jika motivasi belajar pada diri seseorang tersebut kurang atau bahkan tidak ada sama sekali sudah barang tentu keberhasilan dalam belajarnya pun akan sama sekali tidak ada. Oleh karena itu peran serta dari guru, orang tua, dan masyarakat dalam memberikan dorongan motivasi belajar terhadap anak perlu dilakukan dengan cara yang tepat sehingga keberhasilan belajar yang dicita-citakan bersama dapat berhasil tercapai.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah prestasi belajar matematika siswa kompetensi pecahan dengan pembelajaran berbasis komputer dengan metode STAD akan lebih baik jika dibandingkan pembelajaran dengan metode ekspositori?
  2. Apakah prestasi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar sedang? Apakah prestasi siswa yang memiliki motivasi belajar sedang lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar rendah?
  3. Apakah prestasi siswa yang dikenai pembelajaran berbasis komputer dengan metode STAD pada siswa dengan motivasi belajar tinggi lebih baik dari siswa dengan motivasi belajar sedang?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika kompetensi pecahan pada siswa yang dikenai pembelajaran berbasis komputer dengan metode STAD akan lebih baik jika dibandingkan dengan pembelajaran dengan metode ekspositori.
  2. Untuk mengetahui apakah prestasi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar sedang dan apakah prestasi siswa yang memiliki motivasi belajar sedang lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar rendah.
  3. Untuk mengetahui apakah prestasi siswa yang dikenai pembelajaran berbasis komputer dengan metode STAD pada siswa dengan motivasi belajar tinggi lebih baik dari siswa dengan motivasi belajar sedang.

 

D. Kesimpulan

1. Siswa yang dikenai pembelajaran berbasis komputer dengan metode STAD mempunyai prestasi belajar matematika yang secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi pengajaran dengan metode ekspositori.

2. Prestasi belajar siswa dengan motivasi belajar tinggi sama dengan siswa dengan motivasi belajar sedang. Prestasi belajar siswa dengan motivasi belajar tinggi lebih baik dari pada siswa dengan motivasi belajar rendah. Prestasi belajar siswa dengan motivasi belajar sedang sama dengan siswa dengan motivasi belajar rendah

3. Pada siswa yang dikenai pembelajaran berbasis komputer dengan metode STAD prestasi siswa dengan motivasi belajar tinggi sama baik dengan siswa bermotivasi belajar sedang, sedangkan prestasi belajar siswa dengan motivasi tinggi lebih baik dari pada siswa dengan motivasi rendah.