Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Lingkungan Belajar dgn Prestasi Belajar

Judul Skripsi : Hubungan Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa DIII Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta

A. Latar Belakang Masalah

Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan proses, sedangkan prestasi merupakan hasil dari proses belajar. Prestasi belajar merupakan tolok ukur yang utama untuk mengetahui keberhasilan belajar seseorang. Prestasi belajar juga dapat digunakan sebagai indikator mutu pendidikan. Slameto (2010), Prestasi belajar dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu

(1) Faktor internal yaitu fisiologi dan psikologi, fisiologi terdiri dari kondisi fisik secara umum dan kondisi panca indera. Psikologi terdiri dari kecerdasan siswa, minat, minat (motivasi) serta kemampuan kognitif tingkat kecerdasan atau inteligensi, sikap, bakat, minat, dan motivasi belajar

(2) Faktor eksternal merupakan faktor yang muncul dari luar diri siswa, seperti faktor lingkungan, metode mengajar dan sistem evaluasi (Hadikusumo, 1996).

Lingkungan yang baik perlu diusahakan agar dapat memberi pengaruh yang positif terhadap anak atau siswa sehingga dapat belajar dengan sebaik-baiknya. Slameto (2003), Lingkungan pendidikan dibedakan menjadi tiga bagian yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat (Ahmadi dan Uhbiyanti, 1992).

 

B. Rumusan Masalah

Apakah ada Hubungan Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa DIII Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta?

 

C. Tujuan Penelitian Skripsi

Tujuan Umum

Untuk mengetahui Hubungan Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, Dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa DIII Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta.

Tujuan Khusus

  1. Mengidentifikasi hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar mahasiswa DIII Kebidanan.
  2. Mengidentifikasi hubungan kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar mahasiswa DIII Kebidanan. Mengidentifikasi hubungan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa DIII Kebidanan.
  3. Mengidentifikasi hubungan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa DIII Kebidanan.
  4. Mengidentifikasi hubungan kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, Dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa DIII Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta.

 

D. Simpulan

1. Terdapat pengaruh positif dan secara statistik signifikan tentang lingkungan kecerdasan emosional terhadap indeks prestasi belajar (b = 0.02; p = 0.007) pengaruh tersebut secara substantif signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar, karena 10 kali peningkatan kecerdasan emosional menyumbang 0,2 IPK. Pengaruh tersebut telah mengendalikan pengaruh kecerdasan emosional dengan lingkungan belajar.

2. Terdapat pengaruh positif dan secara statistik signifikan kecerdasan intelektual terhadap indeks prestasi belajar (b = 0.02; p = <0.001) pengaruh tersebut secara substantif signifikan antara kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar, karena 10 kali peningkatan kecerdasan intelektual menyumbang 0,2 IPK. Pengaruh tersebut telah mengendalikan pengaruh kecerdasan emosional dengan lingkungan belajar.

3. Tidak terdapat pengaruh dan secara statistik tidak signifikan antara lingkungan belajar dengan indeks prestasi belajar (b = <-0.01; p = 0.61).