Kooperatif Tipe Jigsaw pada Materi Pokok Sistem Persamaan Linier dari Motivasi Belajar

Judul Skripsi : Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Materi Pokok Sistem Persamaan Linier Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri Se – Kabupaten Tulungagung

 

A. Latar Belakang

Berdasarkan pada Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP 2006) materi kajian matematika untuk SMA kelas X, meliputi: bentuk pangkat, akar, sistem persamaan linier, sistem persamaan campuran linier dan kuadrat dua variabel,logika, trigonometri, dan geometri. Sementara berdasar hasil observasi pendahuluan di lapangan terhadap beberapa guru matematika SMA, ternyata masih banyak siswa kelas X SMA mengalami kesulitan dalam belajar aljabar pada materti pokok sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV).

Oleh karena itu perlu adanya usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi pokok SPLDV dengan mengubah model pembelajaran yang dilakukan. Yaitu dari model pembelajaran langsung menuju pembelajaran kooperatif. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi pokok SPLDV diduga lebih efektif untuk meningkatkan prestasi belajar matematika pada materi pokok SPLDV. Hal ini sejalan dengan paradigma pembelajaran pada kurikulum 2004 yang dikenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang disempurnakan dengan kurikulum 2006 (KTSP); yaitu dari ”teaching” atau guru mengajar menjadi ”learning” atau siswa belajar. Artinya bahwa pusat pembelajaran era sekarang harus betul-betul terletak pada siswa. Guru bertindak selaku fasilitator, dinamisator, motivator, administrator dan mampu menciptakan atmosfir belajar yang menyenangkan (enjoy learning).

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah prestasi belajar siswa pada meteri pokok sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV) dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw lebih baik dari siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung ?
  2. Apakah prestasi belajar siswa dengan motivasi lebih tinggi, lebih baik dibanding prestasi belajar siswa dengan motivasi belajar lebih rendah pada materi pokok sistem persamaan linear dua variabel ?

 

C. Tujuan Penelitian

Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :

  1. Mana yang lebih baik antara prestasi belajar matematika pada materi pokok sistem persamaan linear dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan menggunakan model pembelajaran langsung.
  2. Apakah prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi lebih tinggi, lebih baik dari siswa yang memiliki motivasi lebih rendah pada materi pokok sistem persamaan linier dua variabel.

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan penelitian, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

1. Prestasi belajar matematika pada materi pokok sistem persamaan linear yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih baik dari pada yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung.

2. Prestasi belajar matematika pada materi pokok sistem persamaan linear siswa yang mempunyai motivasi belajar lebih tinggi lebih baik dari siswa yang mempunyai motivasi belajar lebih rendah.

3. Tidak ada interaksi penggunaan model pembelajaran dan tingkat motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada materi pokok sistem persamaan linear.

 

E. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan penelitian, peneliti dapat memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Saran bagi para guru

Seorang guru diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang model pembelajaran yang semakin berkembang, sehingga guru dapat memilih model pembalajaran yang tepat dalam proses pembelajaran.

2. Saran bagi Kepala Sekolah

Bagi Kepala Sekolah diharapkan dapat lebih intensif dan berkesinambu ngan dalam memantau dan mengarahkan guru dalam proses pembelajaran, mengingat guru sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan.