Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas

Judul Skripsi : Hubungan Sikap dan Motivasi dengan Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar

A. Latar Belakang Masalah

Motivasi pada kader tersebut dibentuk oleh sikap kader terhadap kegiatan Posyandu. Sikap kader dipengaruhi oleh tingkat karakteristik kader di antaranya adalah pendidikan, usia kader, kondisi pekerjaan, status pernikahan dan pengalaman yang dimiliki kader (Azwar, 2002). Motivasi seseorang menurut Robin (2003), dipengaruhi oleh banyak hal di antaranya adalah tingkat pendidikan dan usia seseorang, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin tinggi motivasinya untuk melaksanakan pekerjaannya. Sedangkan usia seseorang membawa dampak pada pengalaman yang dimilikinya, semakin banyak pengalaman yang dimiliki maka semakin tinggi motivasi yang dimilikinya.

Berdasarkan permasalahan yang sudah dipaparkan di atas, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penilitian dengan mengambil judul “Hubungan Sikap dan Motivasi dengan Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar”.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Adakah hubungan sikap dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar?
  2. Adakah hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar?
  3. Adakah hubungan sikap dan motivasi dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan umum

Menganalisis hubungan sikap dan motivasi dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar.

 

Tujuan khusus

  1. Menganalisis hubungan sikap dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar.
  2. Menganalisis hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Ada hubungan sikap dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar.

2. Ada hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar.

3. Ada hubungan sikap dan motivasi dengan kinerja kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Blitar. Besarnya pengaruh seluruh variabel bebas terhadap variabel terikat ditunjukkan oleh nilai R2. Sikap (X1) dan motivasi (X2) memberikan pengaruh kepada kinerja (Y) sebesar 97,1% sedangkan 2,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor di luar motivasi dan sikap.

 

E. Saran

1. Bagi Dinas Kesehatan

Disarankan untuk selalu memberikan pelatihan guna membangkitkan motivasi kader dan mendorong kader untuk selalu bersikap positif terhadap posyandu sehingga dapat meningkatkan kinerja posyandu, hal ini dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan aktualisasi diri kader melalui pemberian pengharagaan kader teladan.

2. Bagi Kader

Disarankan untuk selalu menjaga sikap, motivasi dan kinerjanya dalam pelaksanaan Posyandu karena ketiga hal tersbut akan membawa kader pada pemenuhan aktualisasi diri yaitu adanya pengakuan positif dari masyarakat di sekitar tempat tinggal kader.