Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Kepuasan Mahasiswa dlm Proses Belajar Mengajar dgn Prestasi Belajar Mahasiswa

Judul Skripsi : Hubungan Motivasi Belajar dan Kepuasan Mahasiswa dalam Proses Belajar Mengajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa di Akademi Kebidanan Muhammadiyah Madiun

 

A. Latar Belakang Masalah

Hakikat motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku. Hal ini mempunyai peranan besar dalam keberhasilan seseorang dalam belajar. Dengan demikian motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa (Uno, 2011). Tingginya motivasi belajar berhubungan dengan tingginya prestasi belajar. Motivasi dapat menumbuhkan minat belajar. Bagi mahasiswa yang memiliki motivasi yang kuat akan mempunyai keinginan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (Imran, 2006). Keberhasilan dalam mencapai suatu tujuan akan menghasilkan kepuasan.

Dari latar belakang masalah diatas penulis merasa perlu melakukan penelitian lebih lanjut karena belum pernah dilakukan penelitian yang serupa sebelumnya agar dapat diketahui bagaimana hubungan antara motivasi belajar dan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dengan prestasi belajar mahasiswa di Akademi Kebidanan Muhammadiyah Madiun.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat dirumuskan masalah yaitu “Apakah ada hubungan antara motivasi belajar dan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dengan prestasi belajar mahasiswa?”

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara motivasi belajar dan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dengan prestasi belajar di Akademi Kebidanan Muhammadiyah Madiun.

Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk menganalisis:

  1. Hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa
  2. Hubungan antara kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dengan prestasi belajar mahasiswa
  3. Hubungan antara motivasi belajar dan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dengan prestasi belajar mahasiswa di Akademi Kebidanan Muhammadiyah Madiun.

 

D. Simpulan

1. Terdapat hubungan positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar. Mahasiswa dengan motivasi belajar tinggi berpotensi memiliki prestasi belajar 0,01 kali lebih tinggi daripada mahasiswa dengan motivasi belajar rendah (b = 0,01; CI = 95% 0,01 hingga 0,02; p < 0,001).

2. Terdapat hubungan positif antara kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dengan prestasi belajar. Mahasiswa dengan tingkat kepuasan dalam proses belajar mengajar tinggi berpotensi memiliki prestasi belajar 0,01 kali lebih tinggi daripada mahasiswa dengan tingkat kepuasan dalam proses belajar mengajar rendah (b = 0,01; CI = 95% 0,00 hingga 0,01; p = 0,064).

3. Motivasi belajar dan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar mampu mempengaruhi prestasi belajar sebesar 55,4%, sedangkan 44,6% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti (R2 sebesar 55,4%).

 

E. Saran Skripsi

Saran yang dapat dikemukakan terkait dengan penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Bagi Institusi Pendidikan

Institusi pendidikan sebaiknya memberikan pelayanan pendidikan yang memuaskan, yaitu dengan memenuhi semua komponen yang terkait dengan pengajaran meliputi: tujuan pendidikan dan pengajaran, siswa, tenaga kependidikan, kurikulum, strategi pembelajaran, media, dan evaluasi pengajaran. Dengan demikian dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

2. Bagi Mahasiswa

Timbulnya motivasi belajar dari diri mahasiswa terutama motivasi yang muncul dari dalam mahasiswa itu sendiri. Adanya motivasi belajarditunjang dengan kualitas pelayanan pendidikan yang bermutu diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar.

3. Bagi Peneliti Selanjutnya

Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa.