Kemampuan Menyelesaikan Soal Terapan Hitung Integral

Judul Skripsi : Hubungan Kausal Kemampuan Awal, Penguasaan Konsep Fungsi Aljabar, dan Penguasaan Konsep Hitung Integral dengan Kemampuan Menyelesaikan Soal Terapan Hitung Integral

 

A. Latar Belakang Masalah

Dalam pembelajaran perlu memperhatikan taksonomi Bloom yang menyatakan bahwa tujuan pendidikan itu dapat diklasifikasikan menjadi tiga kawasan yaitu kawasan kognitif, afektif, dan psikomotor (Atwi Suparman, 2001:78). Selanjutnya Atwi Suparman mengatakan bahwa diantara taksonomi kawasan kognitif, jenjang pemahaman paling banyak digunakan baik pada jenjang perguruan tinggi maupun jenjang di bawahnya. Alasannya adalah jenjang pemahaman merupakan dasar yang sangat menentukan untuk mempelajari dan menguasai jenjang-jenjang taksonomi di atasnya seperti penerapan, analisis, sistesis, dan evaluasi atau bentuk yang lebih terintegrasi seperti pemecahan masalah (2001:81).

Dan kejadian di lapangan (kegiatan MGMP) menunjukkan adanya keluhan dari guru fisika yang menyatakan bahwa beberapa struktur kurikulum mata pelajaran matematika tidak mendukung / relevan dengan struktur kurikulum mata pelajaran fisika, di mana matematika dalam hal ini materi kalkulus, materi deferensial diberikan di klas XI akhir semester genap dan materi integral diberikan di klas XII awal semester gasal. Sementara di mata pelajaran fisika materi kalkulus (integral dan deferensial) tersebut telah digunakan di klas X semester gasal pada materi kinematika gerak dan di klas XI juga di semester gasal pada materi kinematika gerak dengan analisis vektor. Untuk memperlancar mengajaran fisika pada materi tersebut, maka seorang guru fisika terpaksa harus mengajarkan (meski yang paling dasar) materi kalkulus (integral dan deferensial).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Adakah hubungan kausal yang signifikan kemampuan awal dengan penguasaan konsep hitung integral?
  2. Adakah hubungan kausal yang signifikan penguasaan konsep fungsi aljabar dengan penguasaan konsep hitung integral?
  3. Adakah hubungan kausal yang signifikan kemampuan awal dan penguasaan konsep fungsi aljabar secara bersama-sama dengan penguasaan konsep hitung integral?

 

C. Tujuan Penelitian Skripsi

  1. Ada tidaknya hubungan kausal yang signifikan kemampuan awal dengan penguasaan konsep hitung integral.
  2. Ada tidaknya hubungan kausal yang signifikan penguasaan konsep fungsi aljabar dengan penguasaan konsep hitung integral.
  3. Ada tidaknya hubungan kausal yang signifikan kemampuan awal dan penguasaan konsep fungsi aljabar secara bersama-sama dengan penguasaan konsep hitung integral.

 

D. Kesimpulan

1. Ada hubungan kausal yang signifikan kemampuan awal dengan penguasaan konsep hitung integral. Kemampuan awal mempengaruhi penguasaan konsep hitung integral secara langsung 1,97%, secara tidak langsung 8,10% dan pengaruh total 10,08%.

2. Ada hubungan kausal yang signifikan penguasaan konsep fungsi aljabar dengan penguasaan konsep hitung integral. Penguasaan konsep fungsi aljabar mempengaruhi penguasaan konsep hitung integral secara langsung 70,76%, secara tidak langsung 8,10% dan pengaruh total 78,86%.

3. Ada hubungan kausal yang signifikan kemampuan awal dan penguasaan konsep fungsi aljabar secara bersama – sama dengan penguasaan konsep hitung integral. Kemampuan awal dan penguasaan konsep fungsi aljabar bersama – sama mempengaruhi penguasaan konsep hitung integral sebesar 88,94%.