Keefektifan Focus Group Discussion dan Mekanisme Koping Wanita Menopause

Latar Belakang Masalah Keefektifan Focus Group Discussion dan Perubahan Mekanisme Wanita

Usia 40-55 tahun merupakan usia wanita mengalami masa perimenopause. Masa perimenopause merupakan masa perubahan antara premenopause dan menopause. Pada masa ini terjadi perubahan – perubahan kadar hormon reproduksi yang dapat menyebabkan berbagai perubahan psikis dan rasa tidak nyaman. Keadaan ini sebenarnya bukan suatu keadaan patologis, melainkan suatu proses yang menjadi bagian dalam perjalanan hidup wanita, walaupun demikian beberapa wanita dapat merasa terganggu bahkan hingga depresi dalam menghadapi berbagai perubahan tersebut, sehingga membutuhkan suatu penanganan khusus.

Menurut arti katanya,  menopause berasal dari kata “men” berarti bulan, “pause, pausis, paudo” berarti periode atau tanda berhenti, sehingga menopause diartikan sebagai berhentinya secara definitif menstruasi. Menopause secara teknis menunjukkan berhentinya menstruasi, yang dihubungkan dengan berakhirnya fungsi ovarium secara gradual, yang disebut klimakterium (Kartono, 2002).

Ketidakberanian individu dalam menghadapi suatu masalah dan ditambah dengan adanya kerisauan terhadap hal-hal yang tidak jelas merupakan tanda-tanda kecemasan pada individu. Pengertian kecemasan menghadapi menopause (Burn, 1988), bahwa kebanyakan wanita menopause sering mengalami depresi dan kecemasan dimana kecemasan yang muncul dapat menimbulkan insomnia atau tidak bisa tidur. Setiap orang mempunyai keyakinan dan harapan yang berbeda-beda. Karena perbedaan itu maka tidak ada dua orang yang akan memberikan reaksi yang sama, meskipun tampaknya mereka seakan-akan bereaksi dengan cara yang sama. Situasi yang membuat cemas adalah situasi yang mengandung masalah tertentu yang akan memicu rasa cemas dalam diri seseorang dan tidak terjadi pada orang lain (Tallis, 2005).

Perumusan Masalah Penelitian Keefektifan Focus Group Discussion

Apakah focus group discussion efektif dalam memaksimalkan mekanisme koping wanita menopause dalam menghadapi perubahan pola seksualitas?

Kajian Teori

  1. Focus Group Discussion

Focus group discussion adalah suatu kegiatan diskusi kelompok yang diadakan untuk kepentingan khusus guna mendiskusikan suatu masalah tertentu melalui curah pendapat (brain storming) dengan peserta terfokus dan bersifat homogen (Munir, 2004)

  1. Konsep Pendidikan Kesehatan

Pendidikan kesehatan merupakan proses perubahan perilaku secara terencana pada diri individu, kelompok atau masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan hidup.

  1. Koping Individu

Koping adalah setiap upaya yang diarahkan pada pelaksanaan stres termasuk upaya dan mekanisme pertahanan yang digunakan untuk melindungi diri dari masalah (Stuart dan Sundeen, 2005).

Mekanisme Koping
Mekanisme Koping
  1. Menopause

Kata “ menopause” terdiri dari dua kata yang berasal dari kata Yunani yang berarti “bulan” dan “penghentian sementara” yang lebih tepat disebut dengan “menocease”. Secara medis istilah menopause berarti “menocease” karena berdasarkan definisinya maka menopause itu berarti berhentinya masa menstruasi (Wirakusumah, 2004).

Metode Penelitian

Metode desain penelitian ini menggunakan randomized control trial yang digunakan untuk mengetahui keefektifan focus group discussion dalam memaksimalkan mekanisme koping wanita menopause.

Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas (konsistensi internal) dengan: item total correlation dan alpha Crohnbach.

Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 wanita menopause, yang diambil dengan teknik simple random sampling.

Kesimpulan

Penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan koping sebelum dan sesudah serta terjadi peningkatan kemampuan koping setelah dilakukan pendidikan kesehatan tanpa focus group discussion. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan koping sebelum dan sesudah serta terjadi peningkatan kemampuan koping setelah dilakukan pendidikan kesehatan tanpa focus group discussion. Terdapat perbedaan signifikan kemampuan koping pada kelompok pendidikan kesehatan tanpa focus group discussion dengan kelompok pendidikan kesehatan dengan focus group discussion. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa focus group discussion efektif dalam memaksimalkan mekanisme koping wanita menopause.